Adas

Foeniculum vulgare Mill.

Apiaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Adas (Foeniculum vulgare) adalah herba dari famili Apiaceae yang tumbuh merumpun setinggi 50-200 cm, aslinya berasal dari kawasan Mediterania dan Eropa Selatan sebelum akhirnya dibudidayakan luas di berbagai belahan dunia. Bijinya lazim dipakai sebagai bumbu dapur beraroma khas sekaligus bahan jamu tradisional, sementara minyak atsirinya diolah menjadi bahan baku sabun, losion, dan parfum. Secara turun-temurun, adas dipercaya membantu meredakan batuk, gangguan pencernaan, dan melancarkan air seni.

Agroekologi

Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m dpl, beriklim sejuk, dan sangat sensitif terhadap garam, menyukai tanah liat lembap dengan pH tanah antara 6,3-8,3, curah hujan rata-rata 500-2.000 mm/th, suhu tahunan 12-24 °C, juga tumbuh dengan baik di tanah berpasir.

Morfologi

  • Batang berbentuk galah dengan alur sejajar, bercabang banyak.
  • Daun berbentuk silinder terbuka, panjang 2-15 cm.
  • Bunga majemuk dengan 6-40 gagang bunga, mahkota kuning, keluar dari ujung batang.
  • Buah lonjong, berusuk, panjang 6-10 mm, lebar 3-4 mm, saat muda berwarna hijau, dan berwarna cokelat agak hijau atau kuning sampai sepenuhnya cokelat saat tua atau matang.

Budidaya

  • Perbanyakan dengan biji atau anakan.
  • Biji langsung ditanam ataupun disemai dahulu. Jarak tanam di lapangan 50 cm.

Kandungan Kimia

Daun: kuersetin-3-glukuronida, limonen, kaempferol-3-glukuronida, felandren, nelumbosida, pinen, funikularin. Biji: flavonoid, terpenoid, alkaloid, fenol, sterol, estragole, asam gallik, L-limonene.

Khasiat

Mengobati batuk, sakit perut, sariawan, susah tidur, haid tidak teratur, peluruh air seni, pencahar, albuminuria (tingginya kandungan protein albumin dalam urin), penambah nafsu makan, dan mengobati infeksi jamur.

Simplisia

  • Ambil biji adas yang sudah tua, cuci bersih dan tiriskan.
  • Jemur biji di bawah sinar matahari sampai beberapa hari, sampai benar-benar kering, ditandai dengan kadar air mencapai 10%.
  • Setelah kering, biji disimpan dalam wadah tertutup dan kedap udara.

Nama Lokal

Adas pedas (Aceh), Hades (Sunda), Adas landa, Adas landi, Adas welanda (Jawa), Adhas (Madura), Papang, Pampas (Manado), Papas (Alfuru), Wala wunga (Sumba), Adasa rempasu (Makassar), Denggu-denggu (Gorontalo).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Batuk Berdahak dari Adas

1. Batuk Berdahak

  • Siapkan 3-7 g buah adas. Cuci hingga bersih lalu tiriskan. Giling adas hingga menjadi serbuk.
  • Seduh dengan 1 cangkir air mendidih, diamkan kemudian saring.
  • Minum selagi hangat. Minum 2 kali sehari.
Ramuan tradisional Mengobati infeksi jamur dari Adas

2. Mengobati infeksi jamur

  • Pilih adas kering sebanyak 10 g.
  • Giling hingga menjadi serbuk halus.
  • Oleskan pada bagian luar tubuh yang sakit.

Sumber Referensi

  1. Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Foeniculum vulgare Mill. http://www.theplantlist.org/tpl1.1/record/kew-2813604 21-01-2021
  2. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017. 2017. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia: Batuk Berdahak
  3. Utami P, P Desty E. 2013. The Miracle of Herbs: Mengobati Infeksi Jamur. AgroMedia Pusaka, Jakarta. https://books.google.co.id/books?id=7T1XAQAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false 28-05-2020
  4. Sirait Midian dkk. 1985. Cara Pembuatan Simplisia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta 27.