Adas sowa
Ringkasan
Adas sowa (Anethum graveolens) adalah herba semusim setinggi hingga 1,5 meter dari famili Apiaceae yang berasal dari kawasan Aljazair hingga Arab Saudi, dibawa biarawan ke seluruh Eropa sejak zaman Romawi. Tanaman ini menjadi bumbu dapur sekaligus obat penting dalam Ayurveda, Unani, dan Sidha. Adas sowa secara tradisional dipercaya mengatasi perut kembung pada anak dan memperlancar ASI.
Agroekologi
Adas sowa merupakan tanaman musim panas di daerah beriklim sedang sedangkan di daerah tropis tumbuh lebih baik pada ketinggian 200-2.000 m dpl. Menyukai tanah yang gembur dan subur, berdrainase baik, terlindung dari angin, dan mentoleransi pH tanah dalam kisaran 5,3 hingga 7,8. Tanaman akan lebih kokoh di bawah sinar matahari penuh dibandingkan dengan semi-teduh.
Morfologi
- Akar tunggang berdiameter hingga 12 mm.
- Batang subterete, bercabang banyak, sulcate, ruas sering berongga.
- Daun filiform, membelah menjadi tiga atau empat bagian menyirip, serupa dan lebih lebar dari daun adas.
- Bunga umbel (perbungaan yang terdiri dari sejumlah tangkai bunga pendek (disebut pedicels) yang menyebar dari titik yang sama, agak seperti rusuk payung). Warna kuning.
- Buah lonjong, padat, bersayap, lebarnya sekitar 2 cm, dengan tiga tonjolan memanjang di bagian belakang dan tiga garis gelap di permukaan datar.
- Biji kecil, oval, pipih, memiliki wangi yang menyengat, dan rasa manis yang sedikit pahit.
Budidaya
Adas sowa berkembang biak secara generatif menggunakan biji. Benih berkecambah dalam 2 minggu jika tanahnya hangat.
Kandungan Kimia
Tanin, terpenoid, saponin, steroid, flavonoid, kardiak glikosida, anthraquinon, kumarin, minyak esensial (carvone, limonene, phellandrene termasuk pinene, diterpene, cineole, myrcene, myristin, apiol).
Khasiat
Mengatasi perut kembung pada anak kecil, kolik, asam lambung, obat batuk, pilek dan flu, menghilangkan bau mulut, memperlancar aliran ASI pada ibu menyusui.
Simplisia
- Siapkan biji adas sowa, cuci hingga bersih dengan air mengalir lalu tiriskan.
- Jemur di bawah sinar matahari langsung selama beberapa hari atau dengan oven suhu 40 °C hingga kadar air 10%.
- Simpan simplisia dalam plastik atau wadah yang bersih dan kedap udara.
Nama Lokal
Adas manis, Ender.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Bau mulut
- Ambil biji adas lalu cuci hingga bersih dengan air mengalir.
- Kunyah biji secara langsung dapat membantu mengurangi bau mulut.
2. Memperlancar ASI
- Siapkan 10 g buah/biji adas kering lalu tumbuk hingga halus dan seduh dengan air panas.
- Tambahkan madu murni secukupnya.
- Minum ramuan tanaman adas ini secara teratur 2 kali sehari (pagi dan malam) selama 3 hari, setelah itu kondisional sesuai kebutuhan.
Sumber Referensi
- Stuartxchange. 2021. Philippine Medicinal Plants: Dill. http://www.stuartxchange.org/Dill. 31-08-2021.
- Royal Botanic Gardens. 2017. Plants of the World Online: Anethum graveolens L. http://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:837530-1. 31-08-2021.
- Useful Tropical Plants. 2021. Anethum graveolens. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Anethum+graveolens. 31-08-2021.
- CAB International. 2021. Anethum graveolens (dill). https://www.cabi.org/isc/datasheet/3472. 31-08-2021.