Air Mata Pengantin

Antigonon leptopus Hook. & Arn.

Polygonaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Air mata pengantin (Antigonon leptopus) adalah tumbuhan merambat setinggi hingga 12 meter dari famili Polygonaceae yang berasal dari Meksiko, tersebar hingga Filipina dan Afrika. Bunganya yang merah muda cerah menjadi sumber nektar penting bagi produksi madu, selain populer sebagai penutup pagar. Di Hindia Barat dan Amerika Tengah, teh dari daun dan bunganya secara tradisional dipakai mengobati pilek dan penyempitan tenggorokan.

Agroekologi

A. leptopus lebih suka tumbuh di daerah dengan suhu hangat dan curah hujan tinggi di ketinggian rendah (dari permukaan laut hingga sekitar 1.000 m dpl). Tanaman ini memiliki kemampuan untuk tumbuh dihampir semua jenis tanah termasuk tanah yang berasal dari karang, tanah berpasir, tanah tergenang air musiman, dan tanah kapur alkali dengan derajat keasaman dari tanah asam sampai alkali. Curah hujan tahunan rata-rata 300-3.500 mm/th. Menyukai sinar matahari penuh dengan sedikit air.

Morfologi

  • Akar menggelembung, memanjang, dan berbentuk umbi.
  • Batang berkayu, puber, pentagonal, dengan banyak cabang lateral, berambut haus, memiliki sulur.
  • Daun berseling, bulat telur sampai lonjong-bulat telur, dengan pangkal berbentuk hati, tepi bergerigi, panjangnya hingga 10 cm.
  • Bunga tersusun dalam tandan, muncul di ketiak atas terminal cabang. Berwarna putih atau pucat hingga merah muda terang, panjangnya mencapai 2 cm. Setiap bunga memiliki 5 mahkota, tiga mahkota bunga yang paling luar berbentuk bulat telur menyerupai jantung, sedang dua yang lebih dalam berbentuk lebih runcing. Benang sari berjumlah 7-9 buah, pangkal tangkai sari bersatu. Tangkai putik berjumlah tiga buah, kepala putik berbentuk tombol.
  • Buah berbentuk bulat telur hingga kerucut dengan panjang kurang lebih 1 cm dengan ujung yang runcing dan segitiga.
  • Biji terdapat pada alur buah yang membujur dan dalam.

Budidaya

A. leptopus berkembang biak secara generatif dengan biji juga berkembang biak secara vegetatif dengan stek batang, potongan tanaman, dan umbi bawah tanah.

Kandungan Kimia

Alkaloid, saponin, tanin, sterol dan/atau triterpen tak jenuh, flavonoid, glikosida, kumarin, fitosterol, sapogenin triterpenoidal, fenol, asam amino, steroid, xanthoprotein, asam karboksilat, quinines, resin, n-hentriacontane, ferulic acid, 4-hydroxycinnamic acid, quercetin-3-rhamnoside, kaempherol-3-glucoside bersama dengan ß-sitosterol, ß-sitosterol-glucoside, dan d-mannitol.

Khasiat

Digunakan sebagai penutup luka, mengurangi pembengkakan, digunakan dalam pengobatan diabetes, tekanan darah tinggi, sebagai tonik jantung, obat flu, pilek dan nyeri, batuk dan penyempitan tenggorokan.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mencegah batuk dan flu dari Air Mata Pengantin

1. Mencegah batuk dan flu

  • Cuci semua bagian tanaman air mata pengantin sampai bersih.
  • Rebusan hingga mendidih.
  • Saring hasil rebusan.
  • Minum selagi hangat.
Ramuan tradisional Mengurangi pembengkakan dari Air Mata Pengantin

2. Mengurangi pembengkakan

  • Cuci daun segar secukupnya.
  • Giling sampai halus hingga menjadi pasta.
  • Oleskan pasta daun segar pada bagian yang bengkak.

Sumber Referensi

  1. National Park. 2019. Antigonon leptopus Hook. & Arn. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/3/1312. 31-08-2021.
  2. CAB International. 2021. Antigonon leptopus (coral vine). https://www.cabi.org/isc/datasheet/112316. 31-08-2021.
  3. Anakagronomy[dot]com. 2013. Bunga Air Mata Pengantin (Antigonon leptopus). https://www.anakagronomy.com/2013/03/bunga-air-mata-pengantin-antigonon.html. 31-08-2021.