Akar Ampelas Putih

Tetracera scandens (L.) Merr.

Dilleniaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Akar ampelas putih (Tetracera scandens) adalah liana berkayu sepanjang 3-4 meter dari famili Dilleniaceae yang tersebar dari China dan India hingga Asia Tenggara termasuk Indonesia. Daunnya yang bertekstur kasar lazim dipakai warga untuk menghaluskan permukaan ukiran kayu, sedangkan batangnya dimanfaatkan sebagai tali pengikat. Di luar kegunaan itu, tanaman ini juga dipercaya berkhasiat mengatasi disentri, bisul, dan luka bakar.

Agroekologi

Umumnya tumbuh baik di hutan sekunder terutama tepi sungai dan dekat pantai. Banyak ditemukan pada ketinggian 1.000 m dpl, dengan pH tanah dibawah 7. Tanaman ini memerlukan daerah yang teduh dan tanah subur.

Morfologi

  • Batang tegak berkayu, silindris, diameter bisa mencapai 16 cm.
  • Daun kasar, lonjong-bulat telur sampai lonjong-lonjong, panjangnya 6-12 cm, bergigi di pinggirannya.
  • Bunga banyak, warna putih, berdiameter sekitar 8 mm dan ditanggung pada malai terminal dan aksila, panjangnya 10-25 cm.
  • Buah bentuk bujur oval, runcing, panjangnya hampir 1 cm.
  • Biji berbulu, bergigi.

Budidaya

  • Perbanyakan generatif (biji).
  • Belum dibudidayakan, umumnya tumbuh liar.

Kandungan Kimia

Flavonoid (kaempferol, quercetin, isocutellarein, hypoletin, astragalin), terpenoid, alkaloid, fenol, minyak esensial, tanin, neophytadiene, hexadecanoic acid, terpenoid (stigmasterol, betulinic acid).

Khasiat

Antidiare, antibakteri, hepatitis, pembengkakan dan asam urat, anti-HIV, disentri, bisul, sariawan, luka bakar, gigitan hewan berbisa, tonik, obat penenang, anemia, demam.

    Simplisia

    Belum tersedia 

    Nama Lokal

    Akosempalay (Jambi), Akar mempelas (Melayu), Kasapan (Jawa), Rempelas (Aceh)

    Ramuan Tradisional

    Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

    Ramuan tradisional Demam dari Akar Ampelas Putih

    1. Demam

    • Cuci 5-7 lembar daun ampelas putih, cuci hingga bersih.
    • Rebus daun dengan 2 gelas air hingga agak mendidih lalu angkat daun. Diamkan hingga hangat.
    • Tempelkan daun pada dahi atau badan yang panas.
    Ramuan tradisional Menghilangkan gatal-gatal dari Akar Ampelas Putih

    2. Menghilangkan gatal-gatal

    • Ambil daun dan akar secukupnya, cuci bersih.
    • Tumbuk bahan hingga halus.
    • Oleskan pada kulit yang gatal.
    Ramuan tradisional Tonik setelah melahirkan dari Akar Ampelas Putih

    3. Tonik setelah melahirkan

    • Ambil seluruh bagian tanaman secukupnya, cuci hingga bersih.
    • Rebus hingga cairan berkurang setengahnya.
    • Minum air rebusan tersebut.