Akar Ular
Ringkasan
Akar ular (Scindapsus hederaceus) adalah tumbuhan merambat sepanjang hingga 20 meter dari famili Araceae yang berasal dari Indo-China, tersebar hingga Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Dedaunan hijau tuanya yang indah menjadikannya tanaman hias taman maupun indoor populer. Di Semenanjung Malaysia, rebusan batang akar ular secara tradisional dipakai sebagai obat gosok untuk rematik.
Agroekologi
S. hederaceus hidup di dataran rendah dan hutan pegunungan bawah hingga ketinggian 1.500 m dpl. Ia memanjat di batang pohon, kadang-kadang juga di bebatuan, dan juga ditemukan di hutan sekunder dan semak belukar, bahkan di pohon pinggir jalan. Tanaman ini dapat tumbuh pada kondisi ternaungi penuh sampai ternaungi sebagian, dan lebih mudah tumbuh di tanah lempung yang lembap dan subur.
Morfologi
- Batang bawah tanah berupa umbi stolon yang agak bulat, berdiameter hingga 4 cm dan tinggi 2 cm, berwarna putih, dengan stolon berukuran 10 × 1 cm, batang palsu, hijau, belang-belang abu-abu dan merah muda.
- Daun tunggal, bifoliate, daun skala panjang hingga 20 cm, warna ungu. Tangkai daun dengan panjang 1 cm, warnanya mirip dengan batang semu. Helaian daun seperti pedang yang menyebar, bulat telur, 10–20 × 4–6 cm, tepi rata, puncak lancip, berakhir dengan ketajaman 1 cm, pangkal runcing, helaian daun hijau polos, dengan urat di atas, bagian bawah lebih pucat.
- Bunga di bawah dedaunan, panjang tangkai 5–20 cm, berbintik-bintik hijau dan merah muda, tabung spathe silindris, 4–6 × 1-1,2 cm, hijau dengan garis-garis putih tipis, tepi mulut spathe melengkung. Spathe tungkai lanset, 5–8 × 3–4 cm, hijau, merah-coklat kemerahan, berakhir dengan ekor cokelat panjang hingga 25 cm. apendiks spadix dikeluarkan dengan baik dari tabung, panjang 5–6 cm × lebar 3-4 mm, hijau pucat, kekar, silindris, berakhir dengan puncak bulat dan rugose melengkung ke depan, sessile, perbungaan putik dengan bulu hijau di atas bagian subur, zona subur staminate atau pistillate, silindris, panjang 1,5–2 cm; bunga staminate diatur secara longgar, bunga putik tersusun rapa, ovarium berbentuk botol, hijau, stigma sessile, penicillate, putih. Infructescence pada tangkai tegak, bulat, 3-5 cm.
- Buah merah-oranye saat matang, 8–10 × 5–7 mm, bulat atas, memiliki 3 biji dalam setiap buah.
- Biji bulat, diameter 3-4 mm.
Budidaya
Akar ular dapat diperbanyak dengan biji atau stek batang.
Kandungan Kimia
Informasi tidak ditemukan. Butuh penelitian lebih lanjut.
Khasiat
Memiliki sifat stimulan yang dapat mengeluarkan keringat, afrodisiak, karminatif dan anthelmintik, digunakan untuk menghentikan diare dan sebagai ekspektoran, mengobati asma, mengobati rematik. Memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi, antidiare, dan antipiretik.
Nama Lokal
Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Rematik
- Siapkan daun akar ular segar lalu cuci hingga bersih.
- Rebus daun hingga mendidih.
- Biarkan hangat lalu rendam atau basuh bagian yang sendi yang sakit.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. 2017. Scindapsus hederaceus Miq. http://plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:88882-1. 6-10-2021.
- PROSEA. Scindapsus hederaceus. https://uses.plantnet-project.org/en/Scindapsus_hederaceus_(PROSEA). 6-10-2021.
- Md. Mazharul Islam, Mohammed Ibrahim, Mohiminul Adib, Syed Mohammed Tareq, Mohammad Rashedul Haque and Mohammad A. Rashid. 2017. Pharmacological Investigation on Ethanol Extract of Scindapsus hederaceus Miq.. Bangladesh Pharmaceutical Journal 20(1): 85-89, 2017. https://www.researchgate.net/publication/315951533_Pharmacological_Investigation_on_Ethanol_Extract_of_Scindapsus_hederaceus_Miq. 6-10-2021.