Bangle
Ringkasan
Bangle (Zingiber purpureum) adalah herba tegak setinggi 1,2-1,8 meter dari famili Zingiberaceae yang berasal dari India Selatan dan Asia Tenggara, mencakup Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Masyarakat Jawa secara turun-temurun memakai rimpangnya untuk mengatasi kulit kemerahan, sekaligus dipercaya secara tradisi dapat menjauhkan bayi baru lahir dari gangguan makhluk halus. Bangle juga dipercaya bersifat antiinflamasi dan membantu meredakan demam serta migrain.
Agroekologi
Tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.300 m dpl. Menyukai daerah terbuka dengan pasokan cahaya matahari yang cukup, tanah berdrainase baik, bahan organik tinggi.
Morfologi
- Akar berimpang bulat tidak beraturan, menjalar dan berdaging kuning, kulit berwarna cokelat muda kekuningan.
- Batang semu tersusun dari kumpulan pelepah daun yang di pinggir ujungnya berambut sikat, tumbuh tegak.
- Daun tunggal, letak berseling, helaian daun lonjong, tipis, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, berambut halus, pertulangan menyirip, panjang 23-35 cm, lebar 20-40 cm, berwarna hijau, punggung daun berbulu.
- Bunga majemuk, bentuk tandan, keluar di ujung batang, bulat telur. Kelopak tersusun seperti sisik tebal, tabung, berwarna merah menyala.
- Buah berbentuk bulat, berukuran 17 mm, memiliki kulit buah yang tipis, berbiji banyak, berwarna ungu.
Budidaya
- Perbanyakan vegetatif (rimpang).
- Rimpang dewasa berat 25-40 g yang telah bertunas dalam pot/polybag (1-1,5 bulan) dapat dipindah ke lahan.
Kandungan Kimia
Sineol, pinen, tanin, saponin, flavonoid, steroid, essential oils (sabinene, Y-terpinene, terpinen-4-ol, butadiene).
Khasiat
Antiinflamasi, penurun demam, obat diare, cacingan, migrain, vertigo, mencegah komplikasi malaria, mempercepat penyembuhan luka, rematik, bengkak, pilek pada bayi, menghangatkan badan.
Simplisia
- Cuci bersih rimpang bangle. Tiriskan dan timbang lalu iris-iris melintang.
- Tata di atas wadah kemudian keringkan di bawah sinar matahari.
- Setelah ± 6 hari penjemuran simpan bangle dalam wadah tertutup rapat.
Nama Lokal
Mungle (Aceh), Bengle (Sumatra), Banglai (Palembang), Pangle, Panglai (Sunda), Kunyit bolai (Bali), Bangalai (Kalimantan), Pandiyang (Madura), Bengle (Jawa).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Migrain
- Ambil 50 g rimpang bangle.
- Bersihkan bangle kemudian parut.
- Gosok secara lembut di dahi atau pelipis atau tengkuk leher.
Sumber Referensi
- CABI. (2014). Invasive Species Compendium. Zingiber cassumunar. https://www.cabi.org/isc/datasheet/57536. 16-01-2021
- Pharmacognosy. (2015). Ethnobotany, Phytochemistry and Pharmacology of Zingiber cassumunar Roxb. (Zingiberaceae). Cb Singh, Manglembi N, Swapana N, Sb Chanu. Ethnobotany, Phytochemistry and Pharmacology of Zingiber cassumunar Roxb. (Zingiberaceae). J Pharmacogn Phytochem 2015;4(1):01-06. https://www.phytojournal.com/archives/?year=2015&vol=4&issue=1&ArticleId=535 16-01-2021
- Researchgate. (2009). Zingiber cassumunar. https://www.researchgate.net/publication/237046149_Chemical_Composition_and_Physical_Properties_of_Oil_from_Plai_Zingiber_cassumunar_Roxb_Obtained_by_Hydro_Distillation_and_Hexane_Extraction. 16-01-2021.