Begonia

Begonia cucullata Willd.

Begoniaceae

Lokasi di kebun Rumah Kaca

Ringkasan

Begonia (Begonia cucullata) adalah herba setinggi 60-75 cm dari famili Begoniaceae, tumbuhan asli Amerika Selatan yang tersebar dari Bolivia hingga Argentina Utara. Umumnya ditanam dalam pot sebagai tanaman hias, namun di Paraguay getahnya secara tradisional dipakai mengobati sakit tenggorokan. Daun dan bunganya juga dapat dikonsumsi mentah maupun dimasak sebagai sayuran.

Agroekologi

Biasanya tumbuh liar di hutan tropis basah pada dataran rendah hingga pegunungan dan pada lereng berbukit yang lembap. Ditemukan pada ketinggian 0-1.000 m dpl. Tidak toleran terhadap suhu rendah, di bawah 12 °C dan kondisi tergenang air, tetapi toleran terhadap kondisi kering. Menyukai tanah dengan drainase yang baik, kaya bahan organik, serta pH tanah 5,5-6,5.

Morfologi

  • Akar tunggang, berwarna putih kotor.
  • Batang hijau kemerahan, jarang berbulu ketika muda, berbulu ketika dewasa.
  • Daun tunggal, duduk seperti roset akar, bentuk asimetris, ujung hampir bulat, daun bagian atas mengkilap, hijau pucat di bawah berbulu halus, tepi bergerigi, pertulangan menjari.
  • Bunga majemuk, bentuk malai, tangkai panjang 80-90 cm, daun pelindung satu, tipis, panjang 5-6 cm, lebar 3-4 cm, berbulu halus, benang sari terbagi tiga, berpasang-pasangan, mahkota bersayap tiga, satu lebar, dua lainnya pendek, putih sampai merah jambu.
  • Buah kapsul, panjang 24-30 mm, bersayap 3 tidak sama besar.
  • Biji berbentuk bulat, berukuran kecil, dan berwarna putih.

Budidaya

Perbanyakan secara vegetatif (stek daun) dan generatif (biji).

Kandungan Kimia

Flavonoid, phenolic, asam oksalat, dan antosianin.

Khasiat

Mengobati luka, kutil, demam, batuk, sakit perut, pembengkakan limpa, sakit gigi dan gusi, sakit tenggorokan, cegukan, diare, disentri, malaria, memiliki aktivitas sebagai analgesik, antiinflamasi, pencahar, dan diuretik.

Simplisia

  • Petik daun yang bagus, tidak rusak dan busuk.
  • Cuci bersih bahan dengan air mengalir.
  • Keringkan daun di bawah sinar matahari selama beberapa hari.
  • Simpan bahan simplisia yang sudah kering dalam wadah bersih.

Nama Lokal

Riang-riang (Sumatra Utara), Hariang.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Demam dari Begonia

1. Demam

  • Cuci bersih 30 g tanaman segar. Rebus dengan 1 gelas air, didihkan hingga air tersisa setengahnya.
  • Minum sekaligus, lakukan 2-3 kali sehari.
Ramuan tradisional Sakit saat haid dari Begonia

2. Sakit saat haid

  • Bersihkan 50 g tanaman segar. Rebus dengan 400 ml air selama 15 menit kemudian saring.
  • Minum ramuan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

Sumber Referensi

  1. Academia. (No date). TRADITIONAL USES OF BEGONIA SPECIES (BEGONIACAE) IN NEPAL. https://www.academia.edu/32450803/TRADITIONAL_USES_OF_BEGONIA_SPECIES_BEGONIACAE_IN_NEPAL 27-01-2021.
  2. Encyclopedia.com. (No date). Begonia. https://www.encyclopedia.com/plants-and-animals/plants/plants/begonia 27-01-2021.
  3. Philippine Medicinal Plants. (No date). Begonia. http://www.stuartxchange.org/Begonia.html#:~:text=Common%20names&text=Begonia%20(Tag.%2C%20Engl.)&text=Angel%20wing%20begonia%20(Engl.),Coral%20begonia%20(Engl.) 27-01-2021.
  4. Wahyu Ami, Ulung Gagas. 493 Resep Ramuan Herbal Berkhasiat untuk Cantik Alami Luar Dalam. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
  5. http://kahaku.go.jp//Foliar flavonoids from begonia species in Japan 18-01-2021.