Belimbing

Averrhoa carambola L.

Oxalidaceae

Lokasi di kebun Buah

Ringkasan

Belimbing (Averrhoa carambola) adalah pohon setinggi 3-15 meter dari famili Oxalidaceae yang berasal dari Malaysia, tersebar hingga Jawa Tengah dan Maluku di Indonesia. Buahnya yang berbentuk bintang unik kaya senyawa antioksidan yang baik untuk kulit dan rambut. Berbagai bagian belimbing secara tradisional dipakai di Malaysia, China, Brasil, dan India untuk mengobati batuk, rematik, dan penyakit kuning.

Agroekologi

Belimbing dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl. Pertumbuhannya menyukai tempat dengan kondisi terbuka dan mendapat sinar matahari dengan intensitas penyinaran 45–50%, namun juga toleran terhadap naungan serta curah hujan sedang. Belimbing cocok ditanam di hampir semua jenis tanah. Menyukai tanah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainasenya baik, dengan derajat keasaman tanah (pH) 5,5–7,5.

Morfologi

  • Akar tunggang.
  • Batang berkayu (lignosus), berbentuk silindris, tumbuh tegak, berwarna cokelat tua, kulit kayu tipis, permukaan kasar. Percabangan banyak, arah cabang miring ke atas dan mendatar sehingga membentuk pohon yang rindang.
  • Daun majemuk, bertangkai panjang, warna hijau tua, bentuk bulat telur, helaian daun tipis, ujung meruncing (acuminatus), pangkal tumpul (obtusus), tepi rata, susunan pertulangan menyirip (pinnate), tidak memiliki daun penumpu, permukaan atas dan bawah halus.
  • Bunga majemuk, kelopak berbentuk bintang (stellatus) dan berjumlah 5, mahkota berwarna ungu muda, panjang mahkota ± 8 mm, daun mahkota berlekatan (gamopetalus). Cabang dan kuncup bunga berwarna merah tua.
  • Buah berlekuk 5 menyerupai bintang, panjang 10-12 cm, berdaging dan berair, rasanya manis-asam. Buah muda berwarna hijau setelah tua menjadi kuning.
  • Biji berbentuk pipih, berjumlah banyak, berwarna cokelat kehitaman.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif dengan biji, tetapi perbanyakan ini tidak dianjurkan, karena hampir selalu memberikan keturunan berbeda dengan induknya (segregasi genetis). Biasanya perbanyakan generatif hanya dimaksudkan untuk menghasilkan bibit batang bawah (onderstam) yang kelak digunakan pada perbanyakan vegetatif.
  • Perbanyakan secara vegetatif (cangkok, okulasi, susuan dan enten).
  • Periode panen, umumnya panen perdana pada umur 3-4 tahun setelah tanam.

Kandungan Kimia

Alkaloid, glycosides, phenol, tanin, flavonoid, saponin, diterpen, asam amino, asam askorbat, asam oksalat, asam tartarat, asam galat, asam sitrat, α-ketoglutaric acid, benzoquinone, proanthocyanidin, flavon C-glikosida, carambolaflavon, dua alkil fenol diglukosida baru, carambolasida K dan L, empat fenilpropanoid, (+)-isolariciresinol 9-O-ß-D-glucoside, (+)-lyoniresinol 9-O-ß-D-glucoside, (-)- lyoniresinol 9-O-ß-D-glucoside, 1-O-feruloyl-ß-D-glucose, 1-O-vanilloyl-ß-D-glucose, tecomin, koaburaside, naphthoquinone, (+)-cryptosporin.

Khasiat

Obat pencahar, obat cacing, sakit kepala, cacar air, kurap, tekanan darah tinggi dan kolesterol, mengobati kencing batu, menurunkan demam, mengurangi kadar gula darah, meredakan batuk, rematik, mengobati asma, kolik dan penyakit kuning, menghentikan pendarahan dan meredakan pendarahan wasir, memiliki aktivitas sebagai antioksidan.

Nama Lokal

Belimbing amis (Sunda), Blimbing legi (Jawa), Bainang sulapa (Makasar), dan Balireng (Bugis).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Kencing batu dari Belimbing

1. Kencing batu

  • Potong-potong 3-5 buah belimbing manis.
  • Rebus sampai mendidih.
  • Tambahkan madu secukupnya.
  • Lalu minum.
Ramuan tradisional Kolesterol dan darah tinggi dari Belimbing

2. Kolesterol dan darah tinggi

  • Makan 2 belimbing manis yang sudah masak.
  • Konsumsi pagi dan sore.
Ramuan tradisional Batuk dari Belimbing

3. Batuk

  • Potong-potong 1 buah belimbing segar.
  • Kunyah secara perlahan.
  • Lakukan 3-4 kali sehari atau selagi batuk.

Sumber Referensi

  1. Plants of the World Online. 2021. Averrhoa carambola L. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:371870-1. 23-09-2021.
  2. Tropical Plants Database. 2021. Averrhoa carambola. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Averrhoa+carambola. 01-09-2021.
  3. IPBiotics. 2014. Averrhoa carambola L. http://ipbiotics.apps.cs.ipb.ac.id/index.php/tumbuhan/1073. 01-09-2021.
  4. CAB International. 2021. Averrhoa carambola (carambola). https://www.cabi.org/isc/datasheet/8082. 01-09-2021.
  5. StuartXchange. 2021. Philippine Medicinal Plants: Balimbing. http://www.stuartxchange.org/Balimbing. 01-09-2021
  6. Dinas Pertanian D.I Yogyakarta. 2000. TTG BUDIDAYA PERTANIAN: Belimbing. https://distan.jogjaprov.go.id/wp-content/download/buah/belimbing.pdf. 01-09-2021.
  7. Luan F et al. 2021. Traditional Uses, Phytochemical Constituents and Pharmacological Properties of Averrhoa carambola L.: A Review. Frontiers in Pharmacology. https://doi.org/10.3389/fphar.2021.699899. 01-09-2021.
  8. Deherba.com. 2021. Buah Belimbing Berkhasiat untuk Kolesterol, Darah Tinggi, hingga Kecantikan. https://www.deherba.com/buah-belimbing.html#. 01-09-2021.