Biduri
Ringkasan
Biduri (Calotropis gigantea) adalah perdu setinggi hingga 4 meter dari famili Apocynaceae, tumbuhan asli Indonesia yang sering dianggap gulma meski tersebar luas hingga India dan China. Di Thailand, bunganya justru dimanfaatkan sebagai bunga potong dalam rangkaian bunga. Biduri secara tradisional dipercaya meredakan radang telinga anak, radang lambung, dan bisul.
Agroekologi
Calotropis gigantea tumbuh liar di tempat tidak tergenang air (daerah kering), pantai berpasir, lahan berbatu sampai ketinggian 1.400 m dpl. Memerlukan sinar matahari penuh. Tumbuh pada berbagai jenis tanah tetapi lebih suka tanah latosol dan tanah berpasir.
Morfologi
- Akar tunggang.
- Batang bulat, kukuh, kulit pucat, permukaan halus, percabangan simpodial (batang utama tidak tampak jelas), dan mengeluarkan lateks berwarna putih seperti susu.
- Daun tunggal, bertangkai sangat pendek, helaian daun memanjang atau bulat telur.
- Bunga majemuk dalam anak payung, tangkai bunga tebal dengan panjang 3-5 cm mahkota bunga berbentuk roda.
- Buah bumbung, berdiri sendiri atau berpasangan, bulat telur, berwarna hijau.
- Biji lonjong, kecil, berwarna cokelat.
Budidaya
- Perbanyakan tanaman secara generatif (biji) dan vegetatif (stek batang).
- Setelah biji disemai sebaiknya dipindahkan ke dalam pot dengan ukuran 20-30 cm.
Kandungan Kimia
Glukosida (kalotropin, fuscharin, kalotoksin), damar, floavil, alban, dehydrovomifoliol, resin, pleurone, calotropagenin, flavonoid, terpenoid, tanin.
Khasiat
Mengobati radang telinga anak (otitis), radang lambung (gastritis), kejang jantung, kudis (scabies), campak/gabag, gigi rusak, bisul, eksim, dan digunakan untuk mencabut duri pada tubuh.
Simplisia
- Petik daun biduri pada pagi hari. Cuci dengan air mengalir agar bersih dari kotoran yang melekat.
- Rajang daun agar mudah kering.
- Keringkan dengan cara diangin-anginkan pada suhu kamar 15-30 °C hingga kering lalu disimpan dalam wadah tertutup rapat.
Nama Lokal
Rubek (Aceh), Widuri (Jawa), Rumbigo (Minang), Maduri (Bali).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Campak
- Siapkan ¼ genggam daun biduri, ¼ genggam daun asam jawa muda, ½ jari rimpang kunyit, 1 sdm madu.
- Cuci bersih semua bahan lalu tumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak dan aduk rata kemudian saring.
- Minum sekaligus 2 kali sehari.
2. Bisul, eksim dan mencabut duri pada tubuh
- Ambil getah biduri lalu oleskan pada bagian yang sakit.
Sumber Referensi
- Tropical Plants Database, Ken Fern. (2021). Calotropis gigantea (L.) Dryand. ex W.T.Aiton. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Calotropis+gigantea. 02-02-2021.
- Flora Fauna Web. (No date). Calotropis gigantea (Linn.) Aiton f. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/7/1774. 02-02-2021.
- Parvin, S., Kader, M.A., Chouduri, A.U., Rafshanjani, M.A.S., & Haque.M.E. (2014). Antibacterial, antifungal and insecticidal activities of the n-hexane and ethyl-acetate fractions of methanolic extract of the leaves of Calotropis gigantea Linn. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry Vol. 2 (5): 47-51. http://www.phytojournal.com/archives/2014/vol2issue5/PartA/12.1.pdf. 02-02-2021.
- StuartXchange. (2014). Philippines Medicinal Plants: Kapal-kapal. http://www.stuartxchange.com/Kapal-kapal.html. 02-02-2021.
- Wang, Z.N., Wang, M.Y., Mei, W.L., Han, Z., & Dai, H.F. (2008). A New Cytotoxic Pregnanone from Calotropis gigantea. Molecules Journal List. Vol. 13(12). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6244834/. 02-02-2021.
- Sotyati. 2016. Biduri Tumbuhan Multikhasiat yang Terabaikan. http://www.satuharapan.com/read-detail/read/biduri-tumbuhan-multikhasiat-yang-terabaikan 12-06-2020.
- Sukardan MD, et al. 2017. KARAKTERISASI SERAT DARI TANAMAN BIDURI (Calotropis gigantea) DAN IDENTIFIKASI KEMUNGKINAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SERAT TEKSTIL. https://media.neliti.com/media/publications/54000-ID-karakterisasi-serat-dari-tanaman-biduri.pdf 12-06-2020.