Brotowali

Tinospora crispa (L.) Hook.f. & Thomson

Menispermaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Brotowali (Tinospora crispa) adalah liana yang dapat merambat hingga 15 meter dari famili Menispermaceae, tumbuh alami di kawasan Indo-China, Semenanjung Melayu, Filipina, dan Indonesia. Batangnya yang terasa sangat pahit menjadikannya salah satu bahan jamu paling populer di Asia Tenggara. Secara tradisional, brotowali dipakai membangkitkan nafsu makan serta meredakan rematik, demam, dan peradangan sendi.

Agroekologi

Brotowali menyukai tempat terbuka dan panas (membutuhkan banyak sinar matahari), dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi hingga 1.700 m dpl, suhu 20-28 °C, dengan curah hujan 1.500-3.000 mm/th.

Morfologi

  • Akar tunggang.
  • Batang berduri semu yang lunak serupa bintil-bintil, merambat, mengandung air, rasanya pahit.
  • Daun tunggal, bentuk seperti jantung, ujung runcing, tulang daun menjari, dan tersebar.
  • Bunga majemuk, oranye, terletak pada batang, kelopak berjumlah tiga, bentuk bulat telur, mahkota berjumlah enam.
  • Buah terbentuk dalam tandan, warnanya merah muda.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif (biji).
  • Perbanyakan secara vegetatif (stek batang).
  • Penanaman dilakukan di media tanam terlebih dahulu hingga terbentuk akar.

Kandungan Kimia

Alkaloid, glikosida, pikroretosid, harsa, zat pahit pikroretin, tinokrisposid, berberin, palmatin, kolumbin, kaokulin atau pikrotoksin.

Khasiat

Penambah nafsu makan, mengobati rematik, arthritis, rematik sendi pinggul (sciatica), memar, demam, demam kuning, koreng, kudis dan luka-luka, analgesik, antipiretik, antihipertensi, antimalaria, antidiabetes, antiinflamasi, antikoagulan, tonikum, antiperiodikum, dan hepatitis.

Simplisia

  • Kumpulkan batang brotowali segar.
  • Cuci dan tiriskan. Potong-potong batang.
  • Keringkan menggunakan oven dengan suhu 40 °C hingga kadar air kurang dari 10%.
  • Setelah kering kemas dan vakum batang agar tidak mudah berjamur.

Nama Lokal

Bratawali (Melayu), Andawali (Sunda), Brotowali (Jawa Tengah), Antawali (Bali).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Penambah nafsu makan dari Brotowali

1. Penambah nafsu makan

  • Siapkan 3 lembar daun brotowali dan 30 g batang brotowali
  • Cuci daun dan batang lalu rebus dengan 2 â„“ air hingga mendidih.
  • Minum 1 gelas per hari.
Ramuan tradisional Hepatitis dari Brotowali

2. Hepatitis

  • Sediakan 1 jari batang brotowali, madu secukupnya. Cuci bersih batang lalu potong tipis-tipis. Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan air tersisa 1 gelas, dinginkan dan saring.
  • Minum ramuan 1 kali sehari.

Sumber Referensi

  1. Ahmad, W., Jantan, I., and Bukhari, S. N. A. (2016). Tinospora crispa (L.) Hook. f. & Thomson: A Review of Its Ethnobotanical, Phytochemical, and Pharmacological Aspects. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fphar.2016.00059/full 24-11-2020.
  2. E-Flora of India. (No date). Database of Plants of Indian Subcontinent: Tinospora crispa. https://sites.google.com/site/efloraofindia/species/m---z/m/menispermaceae/tinospora/tinospora-crispa 24-11-2020.
  3. Fern, Ken. (2014). Useful Tropical Plants. Tinospora crispa. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Tinospora+crispa 27-09-2020.
  4. Health Benefit Times. (No date). Health benefits of Tinospora crispa. https://www.healthbenefitstimes.com/tinosporacrispa 27-09-2020.
  5. Kew Science. (No date). Plants of the World online - Tinospora crispa (L.) Hook.f. & Thomson. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:581600-1 27-09-2020.
  6. PFAF. (No date). Tinospora crispa - (L.) Hook.f. & Thomson. https://pfaf.org/user/Plant.aspx?LatinName=Tinospora+crispa 24-11-2020.
  7. StuartXchange. (2016). Philippine Medicinal Plants. Makabuhay - Tinospora crispa (L.) Hook.f. & Thomson, HEAVENLY ELIXIR http://www.stuartxchange.org/Makabuhay.html. 27-09-2020.