Buah Buni
Ringkasan
Buah buni (Antidesma bunius) adalah pohon tegak setinggi 15-30 meter dari famili Phyllanthaceae, tumbuhan asli Asia Tenggara dan Australia Utara yang tumbuh liar di daerah basah dari Assam hingga Indonesia. Daun mudanya biasa dijadikan lalapan, sementara buahnya yang asam-manis populer sebagai obat tradisional penurun tekanan darah tinggi. Buah buni juga dipercaya membantu melancarkan ASI dan mengatasi anemia.
Agroekologi
Tumbuh di daerah tropis dari 0-1.000 m dpl, tanah subur hingga tanah liat berlempung. Di Indonesia umumnya ditanam di bagian timur dengan iklim muson dan bagian barat yang lembap.
Morfologi
- Batang lurus, cokelat atau abu-abu, licin, biasanya bercabang di dekat pangkal, bercabang banyak membentuk tajuk rindang.
- Daun tunggal, hijau gelap, berselang-seling.
- Bunga kecil, tandan, berbau menyengat, hijau terang (awal) menjadi kemerah-merahan saat mekar, berumah dua (dioesis).
- Buah berair, berdaging, bulat telur atau bulat, diameter 8-10 mm, merah kekuningan hingga violet kebiruan.
Budidaya
- Perbanyakan generatif (biji), vegeratif (stek batang, cangkok, menempel, dan menyambung).
- Cangkok umumnya berakar setelah 95 hari.
- Penempelan menggunakan tunas agak tua, panjang 3-4 cm, licin dan berwarna hijau, bertangkai daun dan berlentisel.
Kandungan Kimia
Fenolik (kaempferol, kuersetin, antosianin), polifenol (catechin, epicatechin, rutin dan tran-resveratrol), asam fenolik (gallic, caffeic, ellagic acids).
Khasiat
Antioksidan, antibakteri, sifilis, kurang darah, jantung berdebar, darah tinggi, obat luka, pelancar ASI, antidiabetes, obat hipertensi, anemia, dan gigitan ular.
Simplisia
- Siapkan buah buni yang sudah matang dan tidak busuk.
- Cuci buah buni sampai bersih.
- Keringkan dengan cara dikeringanginkan sampai benar-benar kering. Haluskan hingga menjadi serbuk.
- Simpan di tempat yang kedap udara.
Nama Lokal
Huni (Sunda), Wuni (Jawa), Onded, Huni wera (Madura), Katakuti Kutikata (Maluku), Bune (Sulawesi Selatan).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Obat luka
- Siapkan daun buni segar ±10 g, cuci bersih kemudian tumbuk sampai lumat.
- Tempelkan pada luka lalu balut dengan kain bersih.
2. Darah tinggi
- Cuci hingga bersih 30 butir buah buni. Kunyah buah hingga halus lalu telan. Kemudian minum 1 cangkir air hangat.
- Lakukan 2-3 kali sehari.
Sumber Referensi
- Lim, T.K. (2012). Edible Medicinal And Non-Medicinal Plants: Volume 4, Fruits. pg220.
- Fern, ken. (2019). Useful Tropical Plants. Antidesma bunius. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Antidesma+bunius 30-01-2021.
- StuartXchange. (2020). Philippine Medicinal Plants. Bignay. http://www.stuartxchange.com/Bignay 30-01-2021.
- Md Shariful Islam. (2018). A review on phytochemical and pharmacological potentials of Antidesma bunius.Journal of Analytical & Pharmaceutical Research. https://medcraveonline.com/JAPLR/a-review-on-phytochemical-and-pharmacological-potentials-of-antidesma-bunius.html. 30-01-2021.
- Dalimartha Setiawan, Adrian, Felix. 2013. Ramuan Herbal Tumpas Penyakit. Penebar Swadaya, Jakarta.
- Widyaningrum Herlina. 2019. Kitab Tanaman Obat Nusantara, Media Pressindo, Jakarta.