Buah Salju

Inga edulis Mart.

Fabaceae

Lokasi di kebun Buah

Ringkasan

Inga edulis atau buah salju berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Selatan, terutama Amazon, dan populer di Amerika Selatan karena buahnya yang berasa mirip es krim serta kaya vitamin A, kalsium, dan protein. Penduduk asli Amazon memanfaatkannya sebagai sumber kayu bakar, tanaman naungan, dan bahan minuman beralkohol cachiri, sementara kemampuannya memperbaiki nitrogen tanah turut menyuburkan tanaman di sekitarnya. Secara tradisional, buah salju juga dipakai mengatasi batuk, disentri, dan sariawan.

Agroekologi

Buah salju merupakan tanaman tropis di dataran rendah yang panas, lembap, yang juga dapat ditemukan pada ketinggian hingga 2.200 m dpl. Habitatnya ditemukan tumbuh di dataran banjir sungai, hutan dataran tinggi di tepi sungai, hutan hujan yang berdekatan, hutan lembap, basah, atau kadang-kadang agak kering, atau di tempat terbuka. Di Peru, spesies ini ditemukan tumbuh di semak belukar dan rawa berhutan pada ketinggian 110 - 540 m dpl. Buah salju atau I. edulis dapat tumbuh paling baik di daerah di mana rata-rata suhu tahunan siang hari berada dalam kisaran 23 - 30 °C, tetapi dapat mentolerir 18 - 35 °C. Tumbuhan dewasa dapat mati pada suhu -2 °C atau lebih rendah, sedangkan pertumbuhan baru akan rusak pada suhu 0 °C. Curah hujan tahunan rata-rata dalam kisaran 1.200 - 2.500 mm, tetapi mentolerir 640 - 4.000 mm. Pertumbuhan I. edulis yang optimal menghendaki posisi area yang cerah atau mendapat sinar matahari penuh, tetapi juga berhasil dalam naungan belang-belang. Tumbuh subur di semua jenis tanah dalam rentang pH 4-8. Spesies ini dapat menangani beberapa genangan air selama 2 - 3 bulan setiap tahun dan juga sangat tahan terhadap periode kekeringan pendek. 

Morfologi

  • Batang silinder, sering berkerut, sering bercabang dari dekat pangkal. Cabang-cabangnya membentuk kanopi yang lebar, rata, dan cukup lebat. Kulit kayunya berwarna abu-abu pucat dan halus, dengan lentisel memanjang pucat. Ranting dan batang muda berpenampang siku-siku dan ditutupi rambut cokelat pendek halus.
  • Daun berseling (alternate), menyirip, panjangnya sekitar 10-30 cm, dengan 4-6 pasang anak daun yang berseberangan, berbentuk oval, berwarna hijau tua, berselaput, agak puber. Pasangan terminal selebaran lebih besar dari pasangan basal. Di antara setiap selebaran terdapat kelenjar nektar pada daun rhachis dan ini berukuran besar (2 hingga 3 mm). Selebaran dan rhachis ditutupi dengan rambut cokelat yang lebat, pendek, dan kasar.
  • Bunga biasanya harum, memiliki tabung kelopak dengan 5 lobus (panjang 4 hingga 9 mm), tabung mahkota dengan 5 lobus (panjang 13 hingga 25 mm), dan sejumlah besar benang sari putih hingga 4,5 cm, disatukan dalam tabung di bagian bawah.
  • Buah polong, berbentuk silinder berusuk membujur atau bergaris, yang bisa lurus, melengkung atau sering dipelintir secara spiral, berwarna cokelat kekuningan hingga hijau. Di dalam polongnya terdapat biji berwarna hijau yang ditutupi oleh daging buah yang manis, seperti kapas, berwarna putih.
  • Biji berbentuk bulat telur (ovoid), jumlah biji bervariasi, 10-20 biji, berwarna hitam keunguan hingga berwarna zaitun.

Budidaya

  • Perbanyakan dilakukan melalui biji.
  • Benih berkecambah dalam 2-3 hari (tingkat perkecambahan 95 hingga 100%). Pindahkan bibit ke wadah individu ketika mereka memiliki 4 - 6 daun dan setelah berumur 4 - 5 bulan tanaman siap untuk ditanam di lahan luas atau kebun.

Kandungan Kimia

Flavonoid (5,7,3 ́,4 ́-tetrahydroxy-3-methoxy-flavone; 6,3 ́,4 ́-trihydroxyaurone and 5,7,4 ́-trihydroxy-6,8-dimethylflavonone, asam galat, catechin, epicatechin, myricetin-3-O-α-L-rhamnopyranoside, quercetin-3-O-α-L-glucopyranoside, quercetin-3-O-α-L-rhamnopyranoside).

Khasiat

Meredakan batuk dan sariawan, membantu penyembuhan luka pada bibir karena herpes, menjaga kesehatan mata, membantu menurunkan berat badan, baik untuk kesehatan otot (membentuk otot tubuh), menjaga kesehatan jantung, mengobati disentri, diare, rematik, menurunkan kolesterol, mengontrol gula darah, memperkuat tulang, mengurangi nafsu makan yang berlebihan, menjaga kesehatan sel tubuh, melancarkan sistem pencernaan dan menyehatkan organ pencernaan (sembelit), mencegah perut kembung, meredakan sakit kepala, mencegah kanker, mengurangi stres dan kecemasan, menghilangkan racun dari tubuh, membantu penyembuhan iritasi pada lapisan usus yang parau.

Nama Lokal

Buah krim, Buah eskrim.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Memperkuat tulang dari Buah Salju

1. Memperkuat tulang

  • Siapkan buah salju secukupnya.
  • Makan daging buah salju dapat bermanfaat untuk memperkuat tulang.
Ramuan tradisional Mengobati diare dari Buah Salju

2. Mengobati diare

  • Ambil daun buah salju secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus daun hingga mendidih.
  • Biarkan hangat/dingin.
  • Saring lalu minum.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Inga edulis. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:128451-2. 13-12-2022.
  2. Healthbenefitstimes. 2021. Health benefits of Ice Cream Bean. https://www.healthbenefitstimes.com/ice-cream-bean/. 13-12-2022.
  3. Plants For A Future. 2022. Inga edulis - Mart.. https://pfaf.org/user/Plant.aspx?LatinName=Inga+edulis. 13-12-2022.
  4. Souza, J. N. S., Silva E. M., Silva M. N., Arruda M. S. P., Larondelle Y., Rogez H. 2007. Identification and Antioxidant Activity of Several Flavonoids of Inga edulis Leaves. Journal of the Brazilian Chemical Society, Vol. 18, No. 6, 1276-1280.