Bunga Anthurium

Anthurium andraeanum Linden ex André

Araceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Bunga anthurium (Anthurium andraeanum) adalah herba setinggi hingga 1,2 meter dari famili Araceae yang berasal dari Ekuador dan Kolombia, kini menjadi bunga nasional Mauritius dan peringkat kesembilan dalam perdagangan bunga global. Bentuk bunganya yang tahan lama menjadikannya tanaman hias dan bunga potong bernilai ekonomi tinggi, sekaligus efektif menyaring formaldehida dari udara ruangan. Perlu kehati-hatian karena kristal kalsium oksalatnya dapat mengiritasi kulit.

Agroekologi

Bunga anthurium dapat ditemukan tumbuh dengan baik di hutan basah pada ketinggian tempat 400‒1.200 m dpl. Pertumbuhannya menyukai tanah yang lembap, berdrainase baik, posisi berada di bawah naungan parsial. Terlalu sedikit cahaya akan menyebabkan tanaman berbunga lebih sedikit dan tumbuh lambat. Menghendaki suhu minimum adalah 14 °C, dan maksimum 30 °C. Suhu yang terlalu rendah menurunkan produksi bunga, seludang bunga membesar. Sebaliknya pada suhu yang terlalu tinggi, tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik. lntensitas cahaya yang dibutuhkan adalah 20-30% dengan kebutuhan kelembapan udara rendah hingga sedang. Lebih disukai kelembapan udara yang tidak lebih dari 60%.

Morfologi

  • Akar serabut.
  • Batang pendek, tegak, terkadang memanjang, memanjat, dengan akar udara adventif.
  • Daun sederhana (unifoliate), berseling (alternate), berwarna hijau tua, besar, berbentuk hati dan mengkilap dengan tepi daun halus, panjangnya dapat mencapai 20 cm, bertangkai. Tekstur permukaan daun agak kasar. Tulang daun menyirip dan mungkin memiliki urat berwarna lebih terang daripada permukaan daun lainnya.
  • Perbungaan aksila, terdiri dari spadix dan spathe. Spadix tegak seperti ekor, silindris, terkadang bengkok, berwarna kuning krem, sedangkan seludang atau spathe berwarna variasi (merah cerah, oranye terang hingga putih) yang lebar, datar, mengkerut, berbentuk hati, berlilin.
  • Buah berry, kecil, bulat, berdaging, berwarna kuning yang dihasilkan di sepanjang tangkai.

Budidaya

  • Perbanyakan dilakukan melalui biji, bagian vegetatif tanaman (pemisahan anakan maupun stek batang), dan kultur in vitro.
  • Bibit tunas anakan berasal dari induk yang sehat dan tumbuh subur. Pemisahan anakan dari induk yang anakannya sudah berakar dan mempunyai 3-4 daun.
  • Perbanyakan stek batang dengan cara memotong batang induk sepanjang 3-4 cm beserta akarnya (akar udara). Induk disarankan sudah berumur di atas 2 tahun dengan ketinggian minimal 45 cm. Sebelum ditanam, bagian yang luka diolesi fungisida/bakterisida. Tunas tumbuh dalam waktu 1-2 bulan. Bibit yang sudah bertunas tersebut dapat ditanam dalam pot atau langsung di tanah.

Kandungan Kimia

Alkaloid, flavonoid, fenol, phlobatanin, steroid, dan tanin.

Khasiat

Membantu penyembuhan penyakit ginjal, bisul, gangguan pencernaan, penambah darah, mengatasi pegal linu, memiliki aktivitas sebagai antimikroba.

Nama Lokal

Anturium flamingo, Anturium merah, Bunga flamingo, Bunga buntut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Gangguan pencernaan dari Bunga Anthurium

1. Gangguan pencernaan

  • Siapkan daun bunga flamingo segar cuci hingga bersih.
  • Haluskan / blender daun peras ambil airnya.
  • Minum airnya untuk mengobati gangguan pencernaan.
Ramuan tradisional Obat penambah darah dari Bunga Anthurium

2. Obat penambah darah

  • Ambil daun bunga flamingo segar cuci hingga bersih.
  • Rebus hingga mendidih.
  • Biarkan hangat / dingin.
  • Saring lalu minum.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Anthurium andraeanum Linden ex André. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:84549-1. 23-02-2022.
  2. Flora Fauna Web. 2021. Anthurium andraeanum Linden ex André. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/6/1672. 23-02-2022.
  3. Stuartxchange. 2020. Philippine Medicinal Plants. Anthurium. http://www.stuartxchange.org/Anthurium. 23-02-2022.
  4. BALITHI. 2020. PERBANYAKAN KLONAL ANTHURIUM SECARA IN VITRO UNTUK PRODUKSI BENIH ANTHURIUM. 23-02-2020.
  5. Munawaroh E., Yuzammi, Solihah S. M., Suhendar. 2017. Koleksi Kebun Raya Liwa, Lampung: Tumbuhan Berpotensi sebagai Tanaman Hias. Jakarta: LIPI Press.
  6. North Carolina. Extension Gardener: Anthurium. https://plants.ces.ncsu.edu/plants/anthurium/. 23-02-2022.