Bunga Kaliandra

Calliandra tergemina var. emarginata (Humb. & Bonpl. ex Willd.) Barneby

Fabaceae

Lokasi di kebun Buah

Ringkasan

Bunga kaliandra (Calliandra tergemina var. emarginata) adalah perdu atau pohon kecil setinggi 1-5 meter dari famili Fabaceae yang berasal dari Meksiko hingga Panama, tumbuh alami di tepi sungai dan lereng pegunungan. Nama genusnya berasal dari bahasa Yunani 'kalos' (indah) dan 'andros' (benang sari), merujuk pada benang sari merah sutranya yang mencolok. Bunga kaliandra dipakai sebagai bahan penyamak sekaligus secara tradisional dipercaya mengobati radang mata dan borok kulit.

Agroekologi

Bunga kaliandra dibudidayakan di zona iklim tropis dan subtropis di bawah sinar matahari penuh atau sedikit teduh. Tanaman ini tahan, dengan kerusakan pada dedaunan, hingga sekitar -2 °C dan hingga sekitar -5 °C, untuk waktu yang sangat singkat. Bunga kaliandra membutuhkan tanah yang kaya bahan organik, dikeringkan (drainase baik) dan disiram secara teratur selama periode kering. Untuk ukuran yang tertampung dan pertumbuhan yang relatif lambat, dapat dimanfaatkan juga pada kebun-kebun kecil; itu menanggung cukup baik pemangkasan untuk postur yang lebih kompak.

Morfologi

  • Akar tunggang dengan banyak akar serabut.
  • Batang silindris, tegak, berkayu, banyak percabangan rendah, dan padat.
  • Daun majemuk, berhadapan, anak daun berbentuk seperti ginjal atau paru-paru, berwarna hijau muda sampai sedang, dengan 3 anak daun (2 pasang terminal, 1 tunggal dan lebih kecil) per tangkai daun. Daun muda berwarna jingga, matang menjadi hijau. Daun dan tangkai daun agak beludru karena bulu-bulu halus di permukaan. Daun terkulai dan terlipat di malam hari.
  • Bunga globular mimosa seperti puff bedak, diameter 2,5 sampai 6 cm, dengan banyak benang sari berserabut merah atau merah muda-merah, berlangsung 2-3 hari sebelum layu. Kuncup bunga yang belum dibuka menyerupai seikat buah merah. Berbunga bebas, menyediakan nektar untuk kolibri, lebah, dan kupu-kupu seperti Parthenos sylvia (Malaysian Blue Clipper).
  • Buah polong dengan ujung runcing panjang 5-10 cm dan lebar sekitar 0,7 cm warna cokelat.
  • Biji pecah-pecah pipih. matang dari hijau menjadi cokelat, lonjong sampai elips, kira-kira 0,6 cm panjang dan lebar 0,3 cm, dengan margin menebal, sebelum membelah secara eksplosif dari ujung ke pangkal, memutar ke belakang dalam kurva ganda untuk mengeluarkan biji beberapa meter jauhnya.

Budidaya

Perbanyakan dengan biji (lebih mudah) atau stek batang. Untuk perkembangbiakan dengan biji, sebelumnya biji disimpan selama satu hari di air, kemudian letakan di tanah berpasir dan kaya humus lempung pada suhu 20-24 °C, dengan waktu perkecambahan 1-3 minggu dan pembungaan pertama dimulai dari usia tahun kedua.

Kandungan Kimia

Flavonol rhamnosides tergaloilasi diidentifikasi sebagai kaempferol-3-O-(2″,3″,4″-tri-O-galloyl)-α-l-rhamnopyranoside, quercetin-3-O -(3″,4″-di-O-galloyl)-α-l-rhamnopyranoside, dan quercetin-3-O-(2″,3″,4″-tri-O-galloyl)-α-l-rhamnopyranoside , bersama dengan lima rhamnosides flavonol tergaloilasi dan non-galloy.

Khasiat

Mengobati radang mata dan borok pada kulit, keluhan internal tubuh.

Nama Lokal

Bunga lusiana.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Borok pada kulit dari Bunga Kaliandra

1. Borok pada kulit

  • Ambil bunga kaliandra secukupnya cuci hingga bersih.
  • Lumatkan dan campur dengan sedikit air.
  • Tapal pada borok.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Calliandra tergemina var. emarginata (Humb. & Bonpl. ex Willd.) Barneby. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:1119494-2#synonyms. 22-06-2022.
  2. Flora Fauna Web. 2022. Calliandra tergemina var. emarginata (Humb. & Bonpl. ex Willd.) Barneby. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/2/7/2771. 22-06-2022.
  3. Pietro Puccio. Calliandra tergemina var. emarginata. Monaco Nature. Encyclopedia. https://www.monaconatureencyclopedia.com/calliandra-tergemina-var-emarginata/?lang=en. 22-06-2022.
  4. Elaine Wan Ling Chan, Alexander I Gray, John O Igoli, Sui Mae Lee, Joo Kheng Goh. 2013. Galloylated flavonol rhamnosides from the leaves of Calliandra tergemina with antibacterial activity against methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). DOI: 10.1016/j.phytochem.2014.07.028