Bunga Tetepok

Nymphoides indica (L.) Kuntze

Menyanthaceae

Lokasi di kebun Akuatik

Ringkasan

Bunga tetepok (Nymphoides indica) adalah tumbuhan air setinggi hingga 2 meter dari famili Menyanthaceae yang tersebar dari Nepal hingga Australia dan Pasifik, dijuluki 'water snowflake' dalam bahasa Inggris karena bunganya yang putih menyerupai serpihan salju. Pada 2011, bunga ini ditetapkan sebagai salah satu puspa nasional Indonesia. Bunga tetepok secara tradisional dipakai meredakan sakit kepala dan mengobati demam serta disentri.

Agroekologi

Bunga tetepok tumbuh di perairan dangkal, tergenang, kolam, sawah tergenang, dan tepi danau, hingga ketinggian 1.900 m. Tanaman ini menyukai area dengan posisi di bawah sinar matahari penuh namun toleran terhadap naungan parsial. Tanaman tumbuh paling baik ketika akarnya terendam dalam air setinggi 30-60 cm.

Morfologi

  • Akar geragih yang pendek, berada di dalam air, memiliki rimpang.
  • Batang silindris, tidak bercabang, berwarna hijau kekuningan.
  • Daun berwarna hijau mengkilap di bagian atas dan bagian bawahnya pucat serta terdapat kelenjar putus-putus. Helai daun bulat telur hingga subkordata, pangkal daun membentuk seperti hati, tepi daun rata, mengambang di permukaan air, berdaging tebal.
  • Bunga berjumlah banyak, kecil, berbentuk bintang dengan lima helai mahkota berwarna putih, ditutupi dengan rambut putih panjang di atasnya dengan bagian berwarna kuning di tengahnya. Bunga dari tumbuhan tetepok mencuat di atas permukaan air dengan tangkai antara 2-4 cm, sedikit harum.
  • Buah berbentuk ellipsoid, mengandung banyak biji.
  • Biji berbentuk bulat halus, berwarna cokelat pucat.

Budidaya

Perbanyakan secara generatif (biji) atau vegetatif (stek daun dan batang).

Kandungan Kimia

5 senyawa lipofilik (azelaic (nonanedioic), asam 4-metil-heptanedioat, heksadekanoat, asam stearat, dan alkohol lemak heksadekanol), 3 seco-iridoid (7-epiexaltoside, 6″,7″-dihydro-7-epiexaltoside, menthiafolin), flavonoid (3,7-di-O-methylquercetin-4'-O-β-glucoside, 3-O-methylquercetin-7-O-β-glucoside, 3,7-di-O-methylquercetin, quercetin 3,7-dimethyl ether 4′-glucoside), scopoletin, ferulic acid, monoterpenoids foliamenthoic acid, dan 6,7-dihydrofoliamenthoic acid methyl ester.

Khasiat

Mengobati disentri, kudis, gigitan ular, penyakit kuning, sakit kepala, demam, rematik, empedu, bengkak, memiliki aktivitas sebagai antipiretik, antikonvulsan (mencegah atau mengatasi kejang), afrodisiak, antimikroba, antiprotozoa, antioksidan, dan antidiabetes ringan sampai sedang.

Simplisia

  • Ambil tanaman tetepok segar lalu cuci hingga bersih.
  • Keringkan di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan oven.
  • Setelah daun benar-benar kering simpan pada wadah tertutup baik dan terlindung dari cahaya untuk menjaga mutu simplisia.

Nama Lokal

Teratai sudamala (Bali), Bunga telepok, Bunga telipuk, Tarate, Teratai bulu ayam.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Sakit kepala dari Bunga Tetepok

1. Sakit kepala

  • Ambil daun bunga tetepok secukupnya lalu cuci hingga bersih.
  • Haluskan daun hingga menjadi pasta.
  • Oleskan pasta daun pada dahi untuk meredakan sakit kepala.
Ramuan tradisional Demam dari Bunga Tetepok

2. Demam

  • Ambil tanaman tetepok lalu cuci hingga bersih.
  • Rebusan tanaman hingga mendidih.
  • Saring hasil rebusan.
  • Minum untuk menyembuhkan demam.

Sumber Referensi

  1. Biodiversity Warriors. 2017. Artikel: Water snowflake (Nymphoides indica). https://biodiversitywarriors.kehati.or.id/artikel/water-snowflake-nymphoides-indica/. 24-09-2021.
  2. Royal Botanic Gardens. 2021. Plants of the World Online: Nymphoides indica (L.) Kuntze. http://powo.science.kew.org/taxon/1182548-2. 24-09-2021.
  3. Flora Fauna Web. 2019. Nymphoides indica (L.) Kuntze. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/2/2/2272. 24-09-2021.
  4. Useful Tropical Plants Database. 2021. Nymphoides indica. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Nymphoides+indica. 24-09-2021.
  5. Amin A et al. 2016. Phytochemical and Pharmacological Investigations on Nymphoides indica Leaf Extracts. Phytotherapy research 30(10):1624-1633. [diakses 24 September 2021]. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27282639/
  6. Kim Y A et al. 2018. Article: Anti-Inflammatory and Skin-Moisturizing Effects of a Flavonoid Glycoside Extracted from the Aquatic Plant Nymphoides indica in Human Keratinocytes. Molecules 23. doi:10.3390/molecules23092342.
  7. Swapna et al. 2011. Review: A review on the medicinal and edible aspects of aquatic and wetland plants of India. Journal of Medicinal Plants Research 5(33): 7163-7176. DOI: 10.5897/JMPRx11.005.