Cabe

Capsicum annuum L.

Solanaceae

Lokasi di kebun Sayuran

Ringkasan

Cabai (Capsicum annuum) adalah perdu semusim setinggi 1-2,5 meter dari famili Solanaceae yang berasal dari Amerika tropis, dipakai sebagai bumbu pedas sejak 3.000 tahun sebelum masehi. Kandungan bioaktif dalam buahnya yang pedas memiliki efek farmakologis, salah satunya sebagai penghilang nyeri alami. Beragam varietas cabai yang kini ada juga membuatnya populer ditanam sebagai tanaman hias, selain dipercaya melancarkan pencernaan dan meningkatkan nafsu makan.

Agroekologi

Tanaman cabe dapat tumbuh di dataran rendah maupun pegunungan yang tingginya mencapai 2.000 m dpl, beriklim tropis yang bersuhu sekitar 16-23 °C, pH-nya sekitar 5,5-6,8. Di Indonesia umumnya dibudidayakan di daerah pantai sampai pegunungan.

Morfologi

  • Akar tunggang, dengan banyak akar samping yang dangkal.
  • Batang berkayu, silindris, banyak cabang.
  • Daun tunggal, bentuk oval dengan ujung meruncing, tulang daun meyirip.
  • Bunga berbentuk terompet, berwarna putih dan ungu.
  • Buah berwarna hijau dan putih kekuningan (sebelum masak) dan warna merah atau kuning (masak), daging buah berupa keping-keping tidak berair.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif (biji), biji berasal dari tanaman induk yang sehat.
  • Rendamlah benih pada air hangat (6 jam).
  • Tanam benih sedalam 1,5 cm. Tutupi kembali dengan media tanam.

Kandungan Kimia

Kapsaisin, dihidrokapsaisin, flavonoid, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, fenolik (lutein, capsaicinoids, quercetin), alkaloid, terpenoid, steroid, saponin.

Khasiat

Mengobati rematik, sariawan, sakit gigi, influenza, meningkatkan nafsu makan, antiseptik, membunuh sel kanker, melancarkan pencernaan, meningkatkan kinerja otak, menghilangkan stres, mencegah obesitas, membantu menurunkan berat badan, membantu pembentukan sel darah merah.

Simplisia

Belum tersedia.

Nama Lokal

Capli (Aceh), Lacina (Batak Karo), Lombok, Mengkreng (Jawa), Cabi (Lampung), Lombok, Sabrang (Sunda), Rica (Manado), Tabia (Bali).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Diabetes dari Cabe

1. Diabetes

  • Cuci bersih 25 g cabe. Haluskan menggunakan blender bersama 100 g wortel, 50 g tomat dan air secukupnya. Saring.
  • Minum 1 kali sehari sebelum makan.
Ramuan tradisional Rematik dari Cabe

2. Rematik

  • Giling 10 buah cabe rawit sampai halus. Tambahkan 1⁄2 sendok teh kapur sirih dan air perasan sebuah jeruk nipis, lalu aduk sampai rata.
  • Balurkan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang sakit.

Sumber Referensi

  1. Adi Lukas Tersono. 2007. Terapi herbal berdasarkan golongan darah. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  2. Herbalisnusantara.com. Referensi asosiasi herbalisnusantara (pusat pelatihan dan pengobatan herbal indonesia), download 699 ebook tanaman obat indonesia. 18-07- 2020