Capit Udang

Cylanthus bipartitus Poit. ex A.Rich.

Cyclanthaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Cyclanthus bipartitus atau capit udang adalah tumbuhan hutan tropis pesisir Amerika Tengah dan Selatan, ditemukan di berbagai negara bagian utara Brasil hingga Mato Grosso. Di negara-negara tropis, tumbuhan ini umumnya diambil dari alam untuk keperluan obat dan hiasan tubuh, sementara di Ekuador dibudidayakan karena aroma bunganya yang harum dan dipakai sebagai bahan parfum. Secara tradisional, capit udang juga dipercaya berkhasiat mengobati gigitan ular dan katarak.

Agroekologi

C. bipartitus umumnya ditemukan tumbuh di hutan, terutama di sepanjang sisi sungai, dan menghendaki lingkungan yang hangat dan relatif lembap. Di Kosta Rika, spesies ini ditemukan di hutan basah, pada ketinggian hingga 1.400 m dpl. C. bipartitus lebih menyukai mendiami hutan dataran rendah yang lembap, tumbuh dalam populasi padat di pinggiran kota kecil sungai, di daerah banjir, dan juga dapat terjadi di daerah terbuka atau hutan yang diubah. Pertumbuhan optimalnya menyukai lingkungan dengan suhu di atas 16 °C, namun mampu mentolerir suhu di atas 1 °C. Secara alami, spesies ini tumbuh di bawah hutan tropis lembap, sehingga naungan atau naungan parsial sudah cukup. Tumbuh paling baik di humus organik yang dijaga selalu kelembapannya.

Morfologi

  • Daun tersusun spiral, daun bercabang atau terbelah atau terkadang utuh, muncul dari pangkal tanaman, dapat tumbuh hingga sekitar satu meter panjangnya, berwarna hijau. Daun berbentuk lanset linier hingga falcate, dengan tepi bergelombang tetapi tidak berlipit, bertangkai, ujung daun runcing (acute), pangkal daun attenuate (jaringan daun meruncing ke bawah tangkai daun ke basis yang sempit, selalu memiliki beberapa daun berdaging di kedua sisi tangkai daun), memiliki venasi paralel dengan vena sentral yang jelas. Saat matang, daun terbelah dari puncak menjadi dua lobus. Tangkai daun silindris, berwarna hijau muda, bercabang dua membuat daunnya terlihat seperti telinga kelinci.
  • Bunga membentuk piramida bercincin seperti struktur dan menghasilkan aroma yang sebanding dengan kayu manis dan vanila. Bunga-bunga staminate dengan benang sari diatur dalam lingkaran, biasanya 4, menyatu dengan benang, bunga putik dengan cincin yang dimiliki rongga ovarium umum. Staminode terdiri dari insang disalurkan dengan kepala sari steril. Perbungaan muncul dari tanah, tertutup dengan bract kuning samar, terdiri dari bagian-bagian seperti cakram.
  • Buah beri.
  • Biji berukuran kecil, kira-kira 1,0 mm panjang dan diameter 0,7 mm. Biji bersifat urceolat, meruncing menjadi lebih memanjang.

Budidaya

Perbanyakan tanaman dilakukan melalui biji dan pemecahan akar.

Kandungan Kimia

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Khasiat

Mengobati gigitan ular dan katarak.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengobati gigitan ular dari Capit Udang

1. Mengobati gigitan ular

  • Ambil daun capit udang segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Tapal pasta daun pada gigitan ular.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. Palnt of the World Online: Cyclanthus bipartitus Poit. ex A.Rich. https://powo.science.kew.org/taxon/30336798-2. 10-09-2022.
  2. Tropical Plants Database, Ken Fern. 2022. Cyclanthus bipartitus. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Cyclanthus+bipartitus. 10-09-2022.
  3. Flora Fauna Web. 2022. Cyclanthus bipartitus. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/9/1916. 10-09-2022.
  4. Hortipedia.com. Cyclanthus bipartitus. https://en.hortipedia.com/Cyclanthus_bipartitus#/Flowers_and_Fruit. 10-09-2022.
  5. Leal E. S., Forzza R. C. 2012. Cyclanthaceae no estado do Pará, Brasil. Acta Botanica Brasilica 26(4): 822-835. 2012.