Cingkam
Ringkasan
Cingkam (Bischofia javanica) adalah pohon besar dari famili Phyllanthaceae yang dapat tumbuh hingga 40 meter dengan diameter batang mencapai 150 cm, tersebar luas dari Asia Selatan dan Tenggara hingga Australia dan China. Kayunya bernilai ekonomi sebagai bahan bangunan, sementara daun mudanya lazim disantap sebagai lalapan atau salad oleh masyarakat Batak. Kulit kayunya secara tradisional dipakai mengobati diare, maag, dan luka.
Agroekologi
Tanaman ini tumbuh dengan baik di ketinggian 400-1.700 m dpl. Sering dijumpai tidak jauh dari anak sungai, lembah yang teduh, dan senang tumbuh di atas tanah yang gembur dan dalam, berliat, berpasir atau berbatu, dengan kandungan air yang cukup dengan sinar matahari penuh.
Morfologi
- Batang agak bengkok, cabang pendek, mengeluarkan getah merah bening, encer atau agak seperti jelli.
- Daun tersusun spiral, majemuk, beranak daun tiga, anak daun berbentuk bundar telur, bertulang daun menyirip.
- Bunga kecil, kehijauan, bunga jantan dengan sepal menyatu di pangkal.
- Buah bulat, bergaris tengah 1,2-1,5 cm, bergetah, hitam kebiruan jika masak.
- Biji berwarna cokelat, lonjong.
Budidaya
Perbanyakan dilakukan dari biji, stek batang, stek pucuk bahkan dengan stek akar.
Kandungan Kimia
Flavonoid, lenersetin, sitosterol, asam stearate, asam linolenat, asam palmitat, asam elagit.
Khasiat
Antileukemia, antiinflamasi, antimikroba, antialergi, antidiare, mengobati luka bakar, merangsang pertumbuhan rambut, mengobati batuk tidak berdahak. Kulit kayu: dapat mengobati luka, diare, maag, asam lambung, obat kumur.
Simplisia
- Pilih daun cingkam segar. Bersihkan dari kotoran yang menempel. Cuci lalu tiriskan.
- Iris daun dan letakkan di atas wadah jemur selama beberapa hari dan tutup dengan kain tipis berwarna gelap atau menggunakan oven dengan suhu 40 °C.
- Setelah kering, masukan ke dalam plastik bersih yang tertutup rapat atau kedap udara.
Nama Lokal
Singkam (Batak), Tingkeum (Gayo, Aceh), Gintungan, Gintung, Gentung, Ginting keranjang (Jawa), Gadog, Ki maung (Sunda), Marintek, Kayawu (Minahasa), Simamo (Ternate).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Batuk kering
- Siapkan 1-2 genggam daun cingkam yang masih muda.
- Dapat langsung dimakan atau ditumbuk terlebih dahulu kemudian diperas airnya, minum setiap pagi dan sore hari.
Sumber Referensi
- Kinho Julianus, Irawati Diah dkk. 2011. Tumbuhan Obat Tradisional di SULUT jilid II. Balai Penelitian Kehutanan Menado.