Cokelat
Ringkasan
Cokelat atau kakao (Theobroma cacao) adalah pohon setinggi hingga 10 meter dari famili Malvaceae yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah, dengan nama yang diambil dari kata Olmec 'kakawa' berarti makanan para dewa. Di Indonesia, kakao menjadi salah satu komoditas perkebunan andalan yang berperan penting bagi perekonomian nasional. Biji cokelatnya kaya antioksidan dan dipercaya membantu melancarkan peredaran darah serta meningkatkan suasana hati.
Agroekologi
Kakao tumbuh pada ketinggian rendah, biasanya di bawah 300 m dpl dengan curah hujan 1.500-2.000 mm/th, suhu tahunan 18-28,5 °C. Banyak ditemukan di hutan beriklim tropis, menyukai naungan dan tanah lembap dengan pH 5-6,5 juga berdrainase baik.
Morfologi
- Akar tunggang yang tumbuh ke samping dan ke bawah.
- Daun tunggal, tangkai daunnya bulat oval dan memanjang. Ujung dan pangkal daun meruncing, tepi daun merata.
- Bunga sempurna, warna putih kemerahan dan tidak berbau.
- Buah buni berbentuk bulat, jika matang berwarna merah, pangkal buah bagian dalam, dilindungi pulp..
- Biji terangkai pada plasenta, tumbuh dari
Budidaya
Perbanyakan secara generatif (biji) dan vegetatif (okulasi, stek, atau kultur jaringan).
Kandungan Kimia
Thiamin, riboflavin, pyridoxine, nicotinamide, asam amino, p-hydroxybenzoic acid, p-coumaric acid, vanillic acid, ferulic acid, protocatechuic, phenylacetic, phenylethylamine, theophylline, senyawa volatile, theobromine, caffeine, triglyserida, linoleic acid, sterolpoli, fenol dan flavonoid.
Khasiat
Antioksidan, mengontrol kadar LDL, mengurangi resiko pembekuan darah, melancarkan peredaran darah, meningkatkan mood/suasana hati, obat sakit kepala dan sesak napas, memperlambat pikun dan memelihara fungsi otak, memperlambat penuaan pada kulit.
Simplisia
- Pilih biji cokelat yang baik tidak terserang penyakit.
- Cuci berulang kali sampai bersih dari daging buah.
- Diletakkan ditampah dan dikeringkan di bawah sinar matahari.
- Setelah kering simpan dalam wadah tertutup.
Nama Lokal
Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Sakit Kepala
- Ambil 15 g serbuk biji kering cokelat.
- Seduh dengan ½ gelas air panas.
- Aduk hingga rata dan minum sekaligus.
2. Asma (sesak napas)
- Seduh 2 sdt serbuk biji cokelat kering dengan 1 cangkir air panas.
- Aduk hingga rata dan minum sekaligus.
- Minum ramuan 2 kali sehari.