Coleus (Miana)

Coleus scutellarioides (L.) Benth.

Lamiaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Coleus atau miana (Coleus scutellarioides) adalah herba setinggi hingga 150 cm dari famili Lamiaceae yang berasal dari Afrika tropis dan tersebar luas ke China, Indonesia, hingga Kepulauan Solomon. Warna dan motif daunnya yang unik dan mencolok menjadikannya tanaman hias pekarangan yang populer. Secara tradisional, miana juga dipercaya mempercepat pematangan bisul dan membantu mengatasi wasir.

Agroekologi

Tumbuh subur di dataran rendah sampai ketinggian 1.500 m dpl. Umumnya ditemukan di tempat lembap dan terbuka seperti pematang sawah, tepi jalan pedesaan di kebun-kebun sebagai tanaman liar. Menyukai sinar matahari secara tidak langsung.

Morfologi

  • Akar tunggang, warna kuning keputih-putihan.
  • Batang lunak, tegak dan merayap, beralur agak dalam, mempunyai penampang batang berbentuk segi empat. Percabangan monopodial.
  • Daun berbentuk hati, tepiannya dihiasi jorong-jorong yang bersambungan yang di dukung oleh tangkai daun, warna bervariasi.
  • Bunga bersusun dan muncul pada pucuk tangkai batang.

Budidaya

  • Perbanyakan dilakukan secara geberatif (biji) dan vegetatif (stek akar, batang, dan pucuk).
  • Stek batang dilakukan memotong batang tanaman sepanjang 10 cm, tancapkan di media tanam, siram tanaman secara teratur.

Kandungan Kimia

Terpenoid, tanin, flavonoid, minyak atsiri, saponin, sterols, campesterol, salvinorin, senyawa fenolik, alkaloid, flavonoid, quercetin, anthraquinones, antosianin.

Khasiat

Mempercepat pematangan bisul, membantu mengobati wasir, obat diabetes melitus, sakit perut, mules, luka atau borok, memperlancar pengeluaran darah haid, dan demam nifas.

Simplisia

  • Cuci daun miana di bawah air mengalir hingga bersih. Setelah itu tiriskan.
  • Keringkan dengan cara diangin-anginkan. Setelah kering simpan dalam wadah tertutup.

Nama Lokal

Sigresing (Batak), Adong-adong (Palembang), Jawer kotok (Sunda), Iler (Jawa Tengah), Ati-ati (Bugis), Serewung (Minahasa).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mempercepat pematangan bisul dari Coleus (Miana)

1. Mempercepat pematangan bisul

  • Oles 1 lembar daun miana dengan minyak kelapa secukupnya, lalu panggang dengan api kecil.
  • Dalam keadaan hangat tempelkan pada bagian bisul.
Ramuan tradisional Demam nifas dari Coleus (Miana)

2. Demam nifas

  • Ambil 7 lembar daun sri gading, 3 lembar daun miana.
  • Rebus ramuan dengan 1 gelas air hingga mendidih dan air tersisa ½ gelas.
  • Minum 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.