Daun Encok
Ringkasan
Daun encok (Plumbago zeylanica) adalah perdu setinggi hingga 2 meter dari famili Plumbaginaceae yang berasal dari Sri Lanka dan menyebar hingga Indo-China dan Asia Tenggara. Meski dikenal mengandung racun, tanaman ini secara tradisional tetap dipakai sebagai obat luar di India dan Afrika untuk masalah kulit. Daun encok juga dipercaya meredakan sakit kepala, rematik, dan kurap.
Agroekologi
Tanaman ini membutuhkan penyinaran sepanjang hari, media dengan pH netral. Biasa ditemukan di daerah terbuka seperti savanna (padang rumput), pinggiran hutan, dan ladang. Tumbuh baik hingga ketinggian 800 m dpl.
Morfologi
- Akar tunggang.
- Batang berkayu, bulat, licin, beralur, dan bercabang.
- Daun berwarna hijau, tidak lengkap, tunggal, tulang daun menyirip, tepi daun rata, ujung daun bulat, permukaan daun licin mengkilat.
- Bunga berwarna putih, jumlah kelopak ada 5, tangkai bunga berbulu, benang sari berwarna ungu.
- Buah kecil, bulat panjang, buah muda berwarna hijau, buah tua warna hitam.
Budidaya
Perbanyakan secara generatif dengan menggunakan biji dan secara vegetatif dengan stek.
Kandungan Kimia
Plumbagin, alkaloid, flavonoid, glucosida, saponin, steroid, tanin, polifenol, antrakuinon, isoshinanolone, plumbagic acid, β-sitosterol, 4-hydroxybenzaldehyde, trans-cinnamic acid, vanillic acid, 2, 5-dimethyl-7-hydroxychromone, indole-3-carboxaldehyde.
Khasiat
Obat sakit kepala, rematik, mengatasi kurap, obat pelancar buang air kecil, antijamur dan antimikroba, meningkatkan nafsu makan, membantu pencernaan, gigitan ular, bisul, kusta, dan wasir.
Simplisia
- Siapkan daun encok segar.
- Cuci sampai bersih.
- Keringkan dengan cara diangin- anginkan atau dengan oven suhu 40 derajat
- Setelah kering haluskan hingga menjadi serbuk.
Nama Lokal
Nama sebutan lain untuk tanaman ini adalah, Bama (Bali), Ki encok (Sunda), Godong encok (Jawa), Kareka (Madura), Oporio (Timor).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Rematik
- Cuci daun encok segar 15 g sampai bersih lalu tambahkan 1 sdm kapur sirih.
- Tumbuk sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang diserang reumatik.
- Lakukan 2 kali sehari.
2. Gigitan ular dan bisul
- Cuci hingga bersih 3-4 lembar daun encok.
- Tumbuk hingga lumat.
- Aplikasikan sebagai tapal selama 15 menit hanya untuk menghindari kulit melepuh atau pecah.