Daun Sendok Panjang
Ringkasan
Plantago lanceolata atau daun sendok panjang berasal dari Eropa, Afrika Utara, dan Asia Barat-Selatan, kini tersebar luas hingga Amerika, Australia, dan Jepang. Daunnya dapat disantap sebagai sayuran, lendir dari kulit bijinya dipakai sebagai pengental dalam industri es krim dan kosmetik, sementara secara tradisional tumbuhan ini dipakai mengobati luka, gatal, diare, hingga berbagai peradangan saluran pernapasan dan pencernaan berkat sifat astringen dan antiinflamasinya.
Agroekologi
Daun sendok panjang merupakan gulma umum pada lahan budidaya dan padang rumput di daerah beriklim sedang hingga subtropis, juga menyebar ke daerah tropis, di mana spesies ini terutama ditemukan pada ketinggian sedang hingga lebih tinggi. Tanaman ini juga umum ditemukan tumbuh di pinggir jalan dan tanah terlantar dengan tanah netral atau dasar, pada jenis tanah yang lebih luas daripada beberapa kerabat dekat (seperti P. major dan P. media), tetapi tidak ditemukan di padang rumput terpanas dan terkering. Iklim yang cocok meliputi iklim dengan curah hujan musim dingin (temperate), curah hujan sepanjang tahun (temperate), curah hujan musim panas (temperate), curah hujan musim panas (sub-tropis). Pertumbuhannya berhasil di tanah yang cukup subur di tempat yang cerah, juga berhasil di tanah yang sangat miskin.
Morfologi
- Akar tunggang
- Batang berkerut, batang bawah tebal pendek, bulat, berwarna cokelat.
- Daun dalam roset basal, tersusun spiral, petiolate, jarang sessile, helai daun berbentuk linear-lanset, sampai bulat telur-elips sempit, menyempit bertahap ke tangkai daun, tepi daun rata atau bergigi (dentate) dangkal, gundul, ujung daun runcing (acute) atau meruncing (acuminate).
- Bunga biseksual, tidak mencolok, mahkota berlobus 4, berbentuk tabung, hampir sepanjang kelopak di sekitarnya. Tabung mahkota sekitar 2 - 3 mm, gundul, helai mahkota berbentuk lanset hingga bulat telur, lancip atau runcing. Benang sari 4, menonjol, mencolok, panjang 3-5 mm, kepala sari berwarna putih dengan semburat kuning. Scape tegak. Perbungaan paku (spicate), paku silindris menjadi bulat, panjangnya mencapai 4(-8) cm.
- Buah merupakan bukaan kapsul dengan operkulum, bulat telur, berbiji satu hingga dua yang membelah di tengah dan biji halus berbentuk perahu dengan bekas luka di sekitar tengah, berwarna cokelat, berlendir.
Budidaya
- Perbanyakan tanaman secara generatif melalui biji. Perkecambahan optimal telah diperoleh pada kelembapan tanah 21%.
- Perkecambahan paling baik untuk benih berumur 1 - 6 tahun dan pada suhu 25 - 30 °C.
- Benih mudah menempel pada hewan atau manusia, yang mendorong penyebaran.
Kandungan Kimia
Alkaloid, steroid, saponin, fenol, tanin, polisakarida, turunan asam caffeic (asam klorogenat, asam neoklorogenik, plantamajoside, acteoside (verbascoside), asam syringic, dan asam vanilat), flavonoid (apigenin, luteolin), glikosida iridoid (seperti aucubin, catalpol, dan asperuloside), terpenoid, kumarin.
Khasiat
Mengobati gatal, sakit kepala, menyembuhkan luka, menghentikan aliran darah dan mendorong perbaikan jaringan yang rusak, mengatasi radang kulit, sengatan serangga, sengatan matahari, bisul, bengkak, demam, diare, disentri, mual, gastritis (peradangan di dinding lambung) dan enteritis (peradangan pada usus halus dan lambung), tukak lambung, sakit gigi, sindrom iritasi usus besar, wasir, sistitis (peradangan pada kandung kemih karena infeksi), bronkitis, radang selaput lendir hidung, sinusitis, batuk, pilek, asma, oftalmia (radang pada mata), radang mulut dan tenggorokan, rematik, membantu detoksifikasi tubuh, mengatasi gigitan ular derik, pengobatan cacing parasit, obat kumur untuk aphthae, mengobati masalah kesuburan. Bersifat astringen, demulcent, diuretik, sedikit ekspektoran, pencahar, hemostatik. Memiliki aktivitas sebagai antivirus, antibakteri, antiinflamasi, antioksidan.
Simplisia
- Siapkan biji tanaman daun sendok panjang secukupnya, cuci bersih dengan air mengalir lalu tiriskan.
- Keringkan di bawah sinar matahari atau dengan oven suhu 40 °C hingga kadar air 10%.
- Haluskan menggunakan blender hingga menjadi bubuk.
- Simpan pada wadah bersih dan kedap udara.
Nama Lokal
Mostor cina (Sulawesi), Suripandak (Jawa Timur), Daun otot-ototan.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Luka
- Ambil daun sendok panjang secukupnya cuci hingga bersih.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Tapal pasta daun pada luka untuk menghentikan pendarahan.
2. Infeksi pada mata
- Siapkan daun sendok panjang secukupnya cuci hingga bersih.
- Rebus hingga mendidih.
- Biarkan hangat/dingin.
- Basuh mata dengan menggunakan air rebusan tersebut.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online: Plantago lanceolata. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:321285-2. 20-06-2022.
- CAB International. 2022. Invasive Species Compendium: Plantago lanceolata (ribwort plantain). https://www.cabi.org/isc/datasheet/41813#tosummaryOfInvasiveness. 20-06-2022.
- Tropical Plants Database, Ken Fern. 2021. Plantago lanceolata. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Plantago+lanceolata. 20-06-2022.
- Plant Resources of South-East Asia. 2016. Plantago lanceolata (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/en/Plantago_lanceolata_(PROSEA). 20-06-2022.
- Stuartxchange. 2018. Philippine Medicinal Plants: Lanting-haba. http://www.stuartxchange.org/Lanting-haba.html. 20-06-2022.