Daun Simbuan

Paederia foetida L.

Rubiaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Daun simbuan (Paederia foetida) adalah liana merambat sepanjang hingga 7 meter dari famili Rubiaceae, tumbuhan asli Bangladesh, Bhutan, dan Kamboja yang kini tersebar hingga Melanesia dan Amerika Utara. Di Jawa Timur, daunnya yang beraroma khas diolah menjadi masakan pelas atau gembrot sembukan, selain lazim dijadikan lalapan. Secara tradisional, simbuan juga dipercaya meredakan sakit lambung, disentri, dan rematik.

Agroekologi

Tanaman ini tumbuh liar di lapangan terbuka, semak belukar atau di tepi sungai. Simbuan dapat hidup di dataran rendah hingga dataran tinggi, pada ketinggian optimum 700-1.300 m dpl.

Morfologi

  • Akar tunggang, dengan akar berwarna cokelat.
  • Batang massif, beruas, beralur, halus, dan berubah kasar dengan bertambah umur. Diameter 2–5 mm dan dari buku–bukunya dapat tumbuh akar berwarna cokelat.
  • Daun berwarna hijau, termasuk daun tunggal, berhadapan, berbentuk bulat telur, dengan ujung runcing. Daun bertulang, menyirip, bertangkai panjang, permukaan daun ada yang berbulu halus atau tidak berbulu.
  • Bunga kecil, berbentuk corong.
  • Buah buni, berbentuk bulat, berkilat, diameter 4-6 mm, dan berwarna kuning.

Budidaya

Perbanyakan secara generatif (biji) dan secara vegetatif (merunduk).

Kandungan Kimia

Aseperuloside, deacetylasperuloside, paederosid, scandoside, iridoid glikosida, paedorosidic acid, 6β -O-sinapoylscandoside, minyak atsiri, arbutin, oleanolic acid, sitosteron.

Khasiat

Antiinflamasi, antidiuretik, karminatif, obat sakit lambung (maag), gangguan usus, obat disentri, obat sakit mata, sakit telinga, buang air kecil tidak lancar, rematik, obat kurap.

Simplisia

  • Pilih daun segar. Bersihkan dari kotoran yang menempel. Cuci lalu tiriskan.
  • Iris daun dan letakkan diatas wadah, lalu jemur dan tutup dengan kain tipis berwarna gelap.
  • Setelah kering, masukan ke dalam plastik bersih yang tertutup rapat atau kedap udara.

Nama Lokal

Memiliki beberapa nama lokal, diantaranya Kasembukan (Jawa), Kahitutan (Sunda), Gumi siki (Ternate), Bintaos (Madura).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Maag dari Daun Simbuan

1. Maag

  • Daun simbuan segar sebanyak 25 lembar.
  • Bersihkan daun lalu kukus. Hindari perebusan karena akan mengurangi khasiat daun.
  • Makan sebagai sayur atau salad.
Ramuan tradisional Gangguan pada mata (panas dan bengkak) dari Daun Simbuan

2. Gangguan pada mata (panas dan bengkak)

  • Daun simbuan secukupnya, cuci bersih lalu rebus dengan air hingga mendidih.
  • Jika air sudah hangat, ambil daunnya lalu bungkus dengan kain dan letakkan di atas mata yang sakit sampai daun menjadi dingin lalu ganti kompresan tersebut.