Digitalis
Ringkasan
Digitalis (Digitalis purpurea) adalah herba tahunan atau dua tahunan setinggi hingga 2 meter dari famili Plantaginaceae yang berasal dari Eropa Barat, telah dipakai orang Romawi kuno dan masuk edisi pertama Farmakope Amerika Serikat pada 1820. Tanaman ini menjadi dasar pengobatan penyakit jantung modern berkat kandungan senyawa jantungnya yang kuat, namun seluruh bagiannya sangat beracun dan memerlukan pengawasan medis ketat.
Agroekologi
Digitalis sangat mudah tumbuh karena dapat tumbuh di berbagai kondisi. Spesies ini dapat tumbuh di habitat yang cerah atau daerah yang teduh, bahkan dapat tumbuh juga di tanah kering atau tanah lembap. Namun, spesies ini berkembang paling baik di daerah yang sebagian teduh dengan tanah kering ringan yang kaya nitrogen atau daerah yang baru saja terganggu, misalnya oleh kebakaran atau pembukaan hutan. Selain itu, digitalis dapat tumbuh di berbagai suhu, mulai dari -25 ËšC. Karena toleran terhadap suhu dingin ini, digitalis dapat dengan mudah menjajah habitat liar seperti hutan beriklim sedang, hutan terbuka, tepian pagar, tebing laut, padang rumput berbukit yang kering, dan lereng gunung berbatu. Spesies ini juga mampu beradaptasi dengan baik di tanah masam.
Morfologi
- Akar tunggang bercabang.
- Batang tegak, tebal, silindris, tidak bercabang, tomentose (berbulu halus seperti wol, ikal).
- Daun berseling (alternate), lanset-bulat telur, menyempit ke atas. Hampir semua daun crenate, hanya letak daun yang tertinggi yang memiliki tepi daun rata. Permukaan atas sedikit puber, hijau tua, sedikit keriput. Permukaan bawah hijau keabu-abuan, sangat puber. Tulang daun menyirip. Tangkai daun bersayap dan panjang.
- Bunga memiliki kelopak berlobus 5, berbentuk bulat telur dan lancip di puncak. Mahkota berbentuk lonceng (campanulate), memiliki 4 lobus, berwarna ungu muda dengan bintik-bintik merah dan putih di bagian dalam, bilabiate dengan bibir atas tumpul dan ujung bulat telur di bibir bawah. Gundul di luar dan memiliki tenda putih di bagian dalam. Memilki 2 benang sari panjang dan 2 benang sari pendek, serta 1 ovarium (bakal buah) superior. Perbungaan berupa raceme, tersusun dari 15–50 atau lebih bunga.
- Buah kapsul 2-katup, villous (berambut panjang, lurus, putih keperak-perakan), berbentuk ovate, berkelenjar.
- Biji kecil, lonjong, terpotong (truncate).
Budidaya
Perbanyakan secara generatif menggunakan biji. Biji berukuran kecil, sehingga saat penyemaian biji dapat dicampur dengan pasir. Benih biasanya berkecambah dalam 2 - 4 minggu pada 20 °C.
Kandungan Kimia
Glikosida jantung atau kardenolida (digitoxin, digoxin, ouabain, oleandrin, dan proscillaridin), minyak atsiri, steroid saponin (desgalactotigonin, digitonine, purpureagitoside), acteoside, purpureaside A, calceolarioside B, plantainoside D, flavones, flavonoid chrysoeriol, asam organik.
Khasiat
Mengobati penyakit jantung, asma, epilepsi, TBC, sembelit, sakit kepala, kejang, luka dan luka bakar, bisul, abses, kelumpuhan, gembur-gembur (edema), menyembuhkan borok, mengurangi pembengkakan. Memiliki aktivitas sebagai sitotoksik, antidiabetes, antioksidan, imunologi, hepatoprotektif, neuroprotektif, dan kardioprotektif.
Simplisia
- Siapkan daun digitalia segar, cuci bersih dengan air mengalir lalu tiriskan.
- Keringkan di bawah sinar matahari atau dengan oven suhu 40° hingga kadar air 5%.
- Haluskan menggunakan blender hingga menjadi bubuk.
- Simpan di tempat bersih dan kedap udara.
Nama Lokal
Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Menyembuhkan borok
- Ambil daun segar digitalis secukupnya.
- Cuci bersih dengan air mengalir.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Oleskan pasta daun pada daerah yang sakit borok.
2. Sakit kepala
- Siapkan daun digitalis segar secukupnya.
- Bersihkan dari kotoran yang menempel dengan mencuci di air mengalir
- Giling sampai halus.
- Oleskan pada kening untuk mengurangi sakit kepala.
Sumber Referensi
- Al-Snafi A. E. 2017. PHYTOCHEMICAL CONSTITUENTS AND MEDICINAL PROPERTIES OF DIGITALIS LANATA AND DIGITALIS PURPUREA- A REVIEW. INDO AMERICAN JOURNAL OF PHARMACEUTICAL SCIENCES, 4 (02), 225-234. http://doi.org/10.5281/zenodo.344926.
- Jadhav M., Ghanghav S., Singh N. 2018. DIGITALIS PURPUREA: AN OVERVIEW ON PHYTOCHEMICAL AND PHARMACOLOGICAL PROFILE. International Journal of Pharmacognosy, Vol. 5(9): 563-570. DOI 10.13040/IJPSR.0975-8232.IJP.5(9).563-70.
- Plants For A Future. 2021. Digitalis purpurea L. https://pfaf.org/USER/Plant.aspx?LatinName=Digitalis+purpurea. 25-11-2021.
- Drugs.com. 2021. Digitalis. https://www.drugs.com/npp/digitalis.html. 25-11-2021.
- Royal Botanic Gardens. 2021. Plants of the World Online: Digitalis purpurea L. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:802077-1. 25-11-2021.
- The Plant List. 2010. Digitalis purpurea L. http://www.theplantlist.org/tpl/record/kew-2768087. 26-11-2021.
- Bioweb. 2007. Digitalis Purpurea. http://bioweb.uwlax.edu/bio203/2011/durham_eric/habitat.htm. 26-11-2021.