Duku

Lansium domesticum Corrêa

Meliaceae

Lokasi di kebun Buah

Ringkasan

Duku (Lansium domesticum) adalah pohon setinggi 5-30 meter dari famili Meliaceae yang berasal dari Asia Tenggara, tersebar di Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Buahnya yang manis sangat digemari sebagai buah meja, sementara masyarakat Jawa memakai kayunya untuk tiang rumah dan gagang perkakas. Duku secara tradisional dipercaya menjaga sistem pencernaan dan menjadi sumber ekstrak pemutih alami dalam kosmetik.

Agroekologi

Duku dapat tumbuh dan berbuah baik di dataran rendah hingga ketinggian 600 m dpl dengan curah hujan 1.500-2.500 mm/th, pH tanah 6-6,5, suhu udara 25-35 °C. Tanaman ini biasanya ditanam di pekarangan.

Morfologi

  • Akar tunggang, menancap ke bawah tanah.
  • Batang berwarna abu-abu, berbentuk silindris, percabangannya monopodial.
  • Daun tulang daun menyirip, permukaan mengkilat, ujung meruncing pendek, tepinya rata.
  • Bunga terletak dalam tandan pada batang atau cabang yang besar, berukuran kecil, bertangkai pendek, dan berkelamin dua.
  • Buah berbentuk bulat, rasa manis.
  • Biji dikotil, berbentuk lonjong, dan agak bulat.

Budidaya

  • Perbanyakan generatif (biji), dan vegetatif (okulasi, cangkok, dan sambung pucuk).
  • Perbanyakan dengan biji akan berbuah lebih lama 8-10 tahun.

Kandungan Kimia

  • Daun: flavonoid, saponin dan triterpenoid.
  • Batang: flavonoid, saponin.
  • Biji segar: 6 tetranorterpenoid, domesticulide A-E (1-5), triterpenoid, limonids.
  • Kulit buah segar: minyak eteris, resin, triterpen onoceranoid.
  • Kulit buah kering: oleoresin (minyak eteris dan resin).

Khasiat

Menjaga kesehatan sistem pencernaan, sumber antioksidan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi demam, mengobati cacingan, disentri, mengobati sengatan kalajengking, sumber ekstrak pemutih alami pada kosmetik.

Nama Lokal

Dikenal dengan nama lokal, Lase (Nias), Langsak (Lampung), Lasat (Sulawesi Utara), Lansa (Sulawesi Selatan), Lasete (Maluku), Celoring (Bali).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Perut mulas dari Duku

1. Perut mulas

  • Sangrai 5 buah biji duku beserta kulitnya sampai hitam kemudian tumbuk hingga menjadi bubuk.
  • Seduh bubuk biji duku dengan ½ gelas air panas.
  • Minum 2 kali sehari dalam keadaan hangat hingga rasa mulasnya hilang.
Ramuan tradisional Mengatasi demam dari Duku

2. Mengatasi demam

  • Ambil biji buah duku 2-3 buah.
  • Tumbuk bijinya sampai halus kemudian campur dengan 1 gelas air matang.
  • Minum 1 kali sehari.

Sumber Referensi

  1. Heyne K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia I. Badan Litbang Kehutanan, Jakarta 659
  2. Hanum L, Kasiamdari RS. 2013. Tumbuhan Duku: Senyawa Bioaktif, Aktivitas Farmakologis Dan Prospeknya dalam Bidang Kesehatan. J. Biol. Papua 5(2):84-93
  3. Martha T, Wih WL, Ranti AS, Wasitaatmadja SM, Suryaningsih, Junardy FD, Maily. 2008. Review of Lansium domesticum Corrêa and its use in cosmetics. Boletín Latinoamericano y del Caribe de Plantas Medicinales y Aromáticas 7 (4):183-189. Universidad de Santiago de Chile, Chile.
  4. Saewan N, Sutherland JD, Chantrapromma K. 2006. Antimalarial tetranortriterpenoids from the seeds of Lansium domesticum Corr. Phytochem. 67(20): 2288-2293