Gambutan

Passiflora foetida L.

Passifloraceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Gambutan (Passiflora foetida) adalah tumbuhan merambat dua tahunan sepanjang hingga 2,5 meter dari famili Passifloraceae yang berasal dari Amerika Selatan dan kini tersebar ke seluruh daerah tropis termasuk Hawaii. Kandungan antioksidannya menjadikan tanaman ini berperan penting sebagai obat tradisional. Gambutan dipercaya meningkatkan kesuburan wanita, menjadi penawar gigitan ular, dan meredakan gangguan tidur.

Agroekologi

Merupakan gulma yang dapat ditemukan di lahan terbengkalai, lahan pertanian, tepi jalan dan hutan di dataran rendah hingga pada ketinggian 1.500 m dpl. Tumbuh dengan baik pada iklim sedang hingga tropis, memerlukan tanah yang kaya humus, lembab, memiliki drainase yang baik, serta naungan. Curah hujan minimum yang dibutuhkan adalah 900 mm/th dan suhu 19-29°C, kelembaban antara 80-90%, pH tanah 6,5-7,5.

Morfologi

  • Batang silindris, bulat lama kelamaan berkayu
  • Bunga berkelopak 3 helai berwarna hijau berbentuk seperti jarum yang bercabang. Mahkota bunga 5 helai dan mahkota tambahan 5 helai yang berwarna putih dan bagian dasar berwarna merah muda.
  • Daun berbentuk jantung bertaju 3, ujung daun runcing.
  • Buah buni, bulat agak memanjang diameter sekitar 2 - 3 mm. Buah yng masih muda berwarna hijau dan buah yang masak berwarna kuning.
  • Biji berwarna hitam berbentuk pipih.

Budidaya

Perbanyakan secara generatif (biji) dan vegetatif (stek cabang dan stek tunas muda).

Kandungan Kimia

Flavonoid, glikosida, alkaloid, fenol, steroid, tanin, phytosterol, cyanogenic glycoside, anthraquinones, saponin, cardiac glycosides, passifloricins, α-pyrones dan vitexin.

Khasiat

Meningkatkan kesuburan wanita, penawar gigitan ular, mengobati gangguan tidur, batuk dan pilek, menyembuhkan luka, antimikroba, mengobati masuk angin, obat cacing, melancarkan air seni.

Nama Lokal

Kelubut, Rambusa, Blungsun (Jawa), Permot, Rajutan, Kaceprek (Sunda), Pacean, Gegombo (Aceh), Lemanas (Palembang), Remugak (Lampung), Markisa hutan.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Peluruh air seni dari Gambutan

1. Peluruh air seni

  • Ambil 10 g daun gambutan segar dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit, setelah dingin disaring.
  • Hasil saringan diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Ramuan tradisional Luka karena gigitan ular dari Gambutan

2. Luka karena gigitan ular

  • Siapkan daun gambutan secukupnya, cuci hingga bersih dengan air mengalir.
  • Haluskan daun hingga menjadi pasta.
  • Oleskan pada luka.

Sumber Referensi

  1. Paulraj JA, Subharamanian H, Suriyamoorthy P, Kanakasabapathi D. 2014. Phytochemical screening, GC-MS analysis and enzyme inhibitory activity of Passiflora foetida L. Indo American Journal of Pharm Research. 4(08): 3525-3524.
  2. Patil AS, Paikrao HM, Patil SR. 2013. Passiflora foetida Linn: A complete morphological and pytopharmacological review. Int. J. Pharm. Bio. Sci. 4(1): 285 – 296.