Gewor
Ringkasan
Gewor (Commelina benghalensis) adalah herba sepanjang hingga 90 cm dari famili Commelinaceae yang berasal dari Afrika dan menyebar melalui Semenanjung Arab hingga Asia Tenggara. Gulma sawah ini kerap dijadikan sayuran atau lalapan, sekaligus sumber pewarna alami dari getah bunganya. Gewor secara tradisional juga dipercaya mengobati diare, sakit kepala, dan luka bakar.
Agroekologi
Tumbuh di tepi hutan, kebun dan ditemukan pada ketinggian hingga 1.600 m dpl, curah hujan 1.000-2.100 mm/th. Pertumbuhan bunga optimal antara 30-35 °C, tetapi tumbuh baik antara 20-40 °C. Menyukai tanah berpasir, tahan terhadap kekeringan yang berkepanjangan.
Morfologi
- Akar serabut.
- Batang sukulen, beruas-ruas, sedikit menjalar, dan berwarna hijau.
- Daun tunggal, berwarna hijau, lonjong, bagian tepi sedikit berombak, permukaan berbulu, tekstur berlendir, panjang 3-6 cm, dan lebar 1-3 cm.
- Bunga majemuk berwarna biru, terletak di ujung cabang atau ketiak daun, kelopak berjumlah 3 helai, mahkota berbentuk jantung, dengan panjang 0,7-0,9 cm.
- Buah berbentuk bulat telur, panjang 5-7 mm, dan berwarna hijau.
- Biji bulat, kecil, dan berwarna hitam.
Budidaya
Tanaman ini dapat diperbanyak dengan memotong ruas batang dan dengan menekannya ke dalam tanah yang basah dan berpasir. Commelina benghalensis juga bisa dibudidayakan dari bijinya.
Kandungan Kimia
Saponin, flavonoid, polifenol, phlobatannins, tanin, minyak atsiri, alkaloid, katekol, aleuron, lactone, kumarin, asam amino, kuinon.
Khasiat
Mengobati diare, kusta, penyakit mata, sakit kepala, gangguan tenggorokan, luka bakar, sariawan, gangguan lambung, penurun panas, antiinflamasi, penyakit kulit dan gangguan pernafasan.
Simplisia
- Ambil daun gewor segar.
- Sortasi basah (tangkai daun dan bagian pucuk dibuang) kemudian cuci bersih.
- Jemur daun dengan sinar matahari langsung ± 7 hari.
- Masukkan simplisia dalam kemasan kedap udara dan simpan pada suhu ruang.
Nama Lokal
Gewor, Tali korang (Sunda), Gewo, Petungan (Jawa), Fangalu (Minahasa), Rulonga lootili (Gorontalo) .
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Luka
- Cuci dan tumbuk 5 g daun gewor segar hingga halus.
- Tempelkan pada bagian yang luka kemudian balut dengan kain bersih.
Sumber Referensi
- CABI. (No date). Invasive Species Compendium. Commelina benghalensis (wandering jew). https://www.cabi.org/isc/datasheet/14977. 11-02-2021.
- StuartXchange. (2015). Philippines Medicinal Plants. Commelina benghalensis Linn. http://www.stuartxchange.com/BiasBias.html. 11-02-2021.
- Fern, Ken. (2019). Useful Tropical Plants. Commelina benghalensis L. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Commelina+benghalensis. 11-02-2021.
- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.1997. Inventaris Tanaman Obat Indonesia (IV), Departmen Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.