Girang
Ringkasan
Girang (Leea indica) adalah perdu setinggi hingga 5 meter dari famili Vitaceae yang umum dijumpai di hutan cemara sekunder Asia Tenggara, tersebar dari Bangladesh dan China hingga Australia Utara. Selain ditanam sebagai tanaman hias, girang juga dipakai sebagai pupuk hijau di lahan pertanian. Secara tradisional, tanaman ini dipercaya membantu perawatan kehamilan dan pascamelahirkan serta mengatasi bisul dan racun gigitan ular.
Agroekologi
Tumbuh pada daerah terestrial (hutan hujan utama, gunung, hutan hujan sekunder, hutan monsun, hutan pesisir, hutan rawa air tawar, padang rumput (savannah/scrubland) dengan ketinggian mencapai 2.500 m dpl. Tumbuh baik dengan sinar matahari penuh atau sebagian, lebih memilih tanah yang lembap, subur, dan berdrainase baik.
Morfologi
- Akar tunggal dengan warna cokelat muda.
- Batang berkayu, bercabang, bentuk bulat, masih muda merambat dan hijau.
- Daun majemuk, anak daun lanset, bertangkai pendek, tepi daun bergerigi, ujung daun runcing, pangkal membulat, panjangnya 6-25 cm, lebarnya 3-8 cm, berambut dan berwarna hijau.
- Bunga majemuk, bentuk malai, kelopak bulat telor, panjang 2-5 cm, kuning keputih-putihan.
- Buah berbentuk bulat, diameter ± 12 mm,masih muda hijau dan setelah tua ungu kehitaman.
- Biji kecil, bentuk segitiga dan berwarna putih kekuningan.
Budidaya
- Tanaman kayu tua dapat diperbanyak secara generatif (biji), ataupun vegetatif (stek batang).
Kandungan Kimia
- Alkaloid, flavonoid, terpenoid, glikosida, saponin, steroid, kuersetin, asam galat, lupeol, ol-sitosterol, asam ursolat, asam molicase arabinoside dan asam mlikat xyloside.
Khasiat
- Obat selama kehamilan, perawatan setelah melahirkan, obat pusing kepala, sakit perut, terkilir, mengatasi masalah kulit, antimalaria,bisul, anti racun ular.
Simplisia
- Pilih daun girang segar dan tidak busuk. Bersihkan dari kotoran yang menempel. Cuci hingga bersih dengan air mengalir lalu tiriskan.
- Iris daun dan letakkan di atas wadah lalu jemur selama beberapa hari dan tutup dengan kain tipis berwarna gelap.
- Setelah kering, masukan ke dalam plastik bersih yang tertutup rapat atau kedap udara.
Nama Lokal
Ginggiyang (Sunda), Jirang (Madura), Kayu ajer perempuan (Melayu), Mali-mali (Makasar), Uka (Maluku), Ngeteda (Halmahera), Kayu tua.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Alergi dan gatal
- Daun girang segar 1-2 genggam ditumbuk sampai halus.
- Oleskan ditempat yang alergi atau gatal.
2. Obat Sakit Kepala
- Siapkan daun girang segar sebanyak 7 g, dicuci bersih.
- Tumbuk hingga lumat, lalu tempelkan pada pelipis kiri dan kanan.