Green Shrimp Plant

Ruellia blechum L.

Acanthaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Green shrimp plant (Ruellia blechum) adalah herba semusim atau berumur pendek setinggi kurang dari 50 cm dari famili Acanthaceae yang berasal dari Meksiko hingga Amerika Selatan bagian utara. Tanaman ini populer sebagai hias di beberapa negara meski berpotensi menjadi gulma. Di Kosta Rika, rebusan green shrimp plant secara tradisional populer sebagai obat diare.

Agroekologi

Ruellia blechum merupakan tanaman gulma yang umumnya ditemukan tumbuh di pinggir jalan, ladang, daerah terganggu, tempat sampah, semak belukar terbuka, dan di sekitar dinding-dinding tua, pada ketinggian mulai dari permukaan laut hingga 0–2.285 m dpl. Spesies ini banyak terdapat di tempat yang datar dan terbuka dengan sinar matahari penuh. Secara iklim, spesies ini cocok berada di daerah tropis yang basah, tetapi memiliki potensi untuk bertahan hidup di daerah pesisir sub-tropis seperti di Queensland Tenggara.

Morfologi

  • Batang sering bersujud dan menghasilkan akar adventif di nodul atau buku yang lebih rendah, bercabang, sedikit berbulu atau hampir halus.
  • Daun berlawanan (opposite), berbentuk bulat telur (ovate), tipis, dasar daun tumpul atau membulat dan ujung daun runcing, tepi daun rata, sedikit strigose (berbulu pendek dan kaku) di permukaan atas dan hampir gundul (glabrous) di bawah, tangkai daun sekitar 2 cm, daun penumpu (stipule) tidak ada.
  • Bunga soliter atau berpasangan di ketiak daun, kecil, biseksual, setiap bunga memiliki 2 bracteoles linier. Kelopak terbagi menjadi 5 lobus linier, berbulu, sedikit melengkung. Mahkota bunga gamopetalous, hampir tidak lebih panjang dari bract, dengan tabung ramping dan 5 lobus subequal berkerut di kuncup, berbulu pendek halus, berwarna putih atau ungu pucat, sedikit melengkung. Benang sari berjumlah 4, disisipkan di atas bagian tengah tabung mahkota, kepala sari lonjong. Bracteoles linier-lanset, lancip, hingga 1 cm, bersilia dengan bulu sepanjang 2 mm atau lebih. Perbungaan berupa paku terminal yang rapat hingga panjang 6 cm.
  • Buah kapsul bulat telur, berbulu pendek halus, dengan 2 katup loculicidal, setelah kering merekah (dehiscent) plasenta naik secara elastis dari pangkal buahnya, berbiji banyak.
  • Biji berbentuk bulat (orbicular), diameter sekitar 1,5 mm, berwarna cokelat.

Budidaya

  • Perbanyakan melalui biji dan dari pecahan tanaman yang telah menghasilkan akar pada buku daun bagian bawah.
  • Biji dapat berkecambah pada suhu 10-40 °C, tetapi optimum pada suhu 20-35 °C.

Kandungan Kimia

Fraksi etil asetat (1-triacontanol, asam palmitat, stigmasterol, ligulariaphytin A, stigmasterol­-D­-glycoside).

Khasiat

Mengobati blenorrhoea, parasit usus, luka, pilek, batuk, campak, gigitan ular, disentri, pendarahan, menggigil, demam, mengatasi keringat malam pada anak-anak, masuk angin, muntah (antiemetik), pengobatan kanker dan diabetes, bersifat sebagai antiamebiasis dan diuretik.

Simplisia

  • Siapkan daun green shrimp plant cuci bersih dengan air mengalir lalu tiriskan.
  • Keringkan di bawah sinar matahari atau dengan oven suhu 40° hingga kadar air 10%.
  • Simpan di tempat bersih dan kedap udara.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Luka dari Green Shrimp Plant

1. Luka

  • Petik daun segar tanaman green shrimp plant, cuci hingga bersih.
  • Haluskan daun hingga menjadi pasta.
  • Oleskan pasta pada luka.
Ramuan tradisional Mengobati gigitan ular dari Green Shrimp Plant

2. Mengobati gigitan ular

  • Ambil daun dan seluruh bagian tanaman segar green shrimp plant, cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Tapal pasta pada luka gigitan ular.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. 2021. Plants of the World Online: Ruellia blechum L. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:224052-2. 16-01-2022.
  2. Stuartxchange. 2018. Philippine Medicinal Plants: Sapin-sapin. http://www.stuartxchange.org/Sapin-sapin.html. 16-01-2022.
  3. Lemmens R.H.M. J., Bunyapraphatsara N. 2003. Medicinal and poisonous plants 3. Plant Resources of South-East Asia, No 12(3). Backhuys Publishers, Leiden.
  4. Csurhes S. 2016. Invasive plant risk assessment: Green shrimp plant, Blechum pyramidatum. Queensland Government.