Jahe-jahean
Ringkasan
Jahe-jahean (Globba pendula) adalah herba setinggi 55-80 cm dari famili Zingiberaceae yang tersebar di Thailand, Sumatra, dan Kalimantan. Beberapa suku di Sumatra Selatan secara tradisional memakainya sebagai obat etnobotani untuk perut kembung pascapersalinan dan sariawan. Di Vietnam, rimpang jahe-jahean dipakai mengobati rematik dan osteoartritis.
Agroekologi
Jahe-jahean banyak dijumpai di tempat yang lembap dan ternaungi pada ketinggian 1.200-1.300 m dpl.
Morfologi
- Rimpang di dalam tanah, daging putih, permukaan glabrous dan jarak antar shoot 1,1 cm.
- Pseudostem tinggi 27 cm,diameter 0,7 cm, pangkal merah hati.
- Daun jumlah lembaran daun 4 - 6, Vagina panjang 19 cm,hijau bertotol merah, berbulu, putih. Ligula; panjang 0,25 cm, ujung bulat, permukaan berbulu halus, hijau totol merah. Petiole; panjang 0,1 cm, hijau. Lamina; panjang 3,5 - 12 cm, lebar 1,2 - 3,5 cm, margin rata, ujung acuminatus, pangkal acutus, permukaan berbulu, hijau.
- Bunga berwarna oranye. Peduncle/ gagang bunga memiliki panjang 5,5 cm, hijau. Stamen coklat kemerahan, panjang anther 0,4 cm, lebar 0,3 cm, anther menempel di kiri dan kanan stigma, panjang filament 2,21 cm, orange serta memiliki 2 appendage. Lateral staminode; oval, panjang 0,8 cm, lebar 0,5 cm, orange. Gynoecium pistilum orange, stylus panjang 2,3 cm, stigma berbentuk segitiga, putih.
Budidaya
Perbanyakan menggunakan pembagian rimpang.
Kandungan Kimia
Labdane diterpene, indirubin, vanillin, asam vanilat, 2 (3H)-benzoxazolone, beta-sitosteril-D-glucopyranoside, beta-sitosterol, 7-alpha-hydroxysitosterol, dan isoandrographolide.
Khasiat
Dalam pengobatan tradisional Vietnam, rimpang G. pendula digunakan untuk mengobati rematik dan osteoartritis. Di Malaysia, orang menggunakan rebusan rimpang untuk wanita pascapersalinan dan obat cacing. Di Indonesia telah digunakan untuk mengobati perut kembung. Memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi.
Nama Lokal
Pedas kancil (Palembang, Sumatra), Jae kera (Bangka).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Anti inflamasi
- Ambil daun tanaman jahe-jahean secukupnya lalu cuci hingga bersih.
- Rebus hingga mendidih.
- Saring hasil rebusan.
- Minum.
2. Rematik
- Siapkan daun tanaman jahe-jahean secukupnya lalu cuci hingga bersih.
- Rebus hingga mendidih.
- Biarkan hingga hangat/dingin.
- Saring lalu minum.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. 2021. Plants of the World Online: Globba pendula Roxb.. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:796769-1. 16-12-2021.
- Kurniati Sri. 2011. Ekologi dan Distribusi Zingiberaceae di Kawasan Hutan Aek Nauli Kanupaten Simalungun. Tesis. Fakultas Matematika da Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sumatera Utara. Medan. https://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/42393/097030024.pdf?sequence=1&isAllowed=y. 16-12-2021.
- Christophe Wiart, Pharm D. PhD. 2012. Medicinal Plants of China, Korea and Japan. Bioresources for tomorrows Drugs and Cosmetics. CRC Press. London. New York. https://www.google.co.id/books/edition/Medicinal_Plants_of_China_Korea_and_Japa/MaduhNghjb4C?hl=id&gbpv=1&dq=globba+pendula&pg=PA55&printsec=frontcover. 16-12-2021.
- Ngo Thi Phuong., Do Thi Thanh Huyen, Bui Thi Hai Hoa. 2020. A New Polyoxygenated Cyclohexene From the Rhizomes of Globba pendula Roxb.. SAGE Publications. https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/1934578X20922382. 16-12-2021.