Jamur Tiram Kuning

Pleurotus citrinopileatus Singer

Pleurotaceae

Lokasi di kebun Rumah Jamur

Ringkasan

Jamur tiram kuning atau jamur tiram emas (Pleurotus citrinopileatus) adalah fungi dari famili Pleurotaceae yang berasal dari hutan kayu keras subtropis Rusia Timur, China Utara, dan Jepang, mulai dibudidayakan komersial di Amerika Utara sekitar 2000. Jamur berumur simpan pendek ini kaya antioksidan dan berpotensi dipakai dalam produk perawatan kulit. Jamur tiram kuning dipercaya membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan imunitas.

Agroekologi

Jamur tiram kuning merupakan jamur pembusuk yang memakan kayu keras seperti oak, beech, elm, dan tanaman keras lainnya. Habitatnya berada di daerah dengan iklim hangat dan hutan kayu keras di bawah pepohonan. Di Indonesia, daerah-daerah yang berketinggian tempat antara 400 - 800 m dpl dan lebih dari 800 m dpl adalah daerah yang cocok untuk budidaya jamur tiram. Jamur tiram kuning tumbuh pada suhu kamar dan di tempat yang lebih hangat. Kebutuhannya akan sinar matahari tidak banyak, namun meski intensitasnya rendah, tetapi sinar matahari tetap dibutuhkan untuk perkembangan spora-hifa-miselium. Tanpa cahaya matahari, pembentukan tidak maksimal. Pertumbuhan jamur tiram juga membutuhkan kelembapan tinggi, berkisar 80-90%. Bila kelembapan di bawah 80% dan berlangsung beberapa hari, maka tubuh buah akan mengalami kekeringan.

Morfologi

  • Batang silindris, pendek, berwarna putih, sering melengkung atau bengkok, dan panjangnya sekitar 20 - 50 mm dan diameter 2 - 8 mm, posisinya tidak tepat berada pada tengah (asimetris), tetapi agak ke pinggir.
  • Tubuh buah kecil, tumbuh berkelompok, berwarna kuning cerah sampai cokelat keemasan dengan tekstur permukaan kering seperti beludru. Topi muda biasanya berbentuk corong dan seiring bertambahnya usia, topi mungkin memudar menjadi hampir keputihan dan bentuknya menjadi lebih rata. Diameter topi berkisar antara 20 - 65 mm. Daging buahnya tipis dan berwarna putih, dengan rasa yang ringan dan tanpa bau yang menyengat.
  • Insang (gills) berwarna putih, jaraknya rapat, dan menjalar ke bawah batang.
  • Spora berukuran sangat kecil, ringan, berbentuk silinder atau elips, halus.

Budidaya

  • Perbanyakan melalui spora dan kultur jaringan. Umumnya spora disebarkan oleh angin dan seekor kumbang.
  • Biasanya dibudidayakan pada media biji-bijian, jerami, atau serbuk gergaji.

Kandungan Kimia

Lektin, glikoprotein, glucosylceramide, asam amino.

Khasiat

Meningkatkan imunitas, menurunkan tingkat gula dalam darah bagi penderita diabetes, meningkatkan gairah seksual laki-laki (afrodisiak). Memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antihiperlipidemia, antitumor, antikanker, antikolesterol, antiobesitas.

Nama Lokal

Jamur tiram emas.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Meningkatkan gairah seksual pria (afrodisiak) dari Jamur Tiram Kuning

1. Meningkatkan gairah seksual pria (afrodisiak)

  • Ambil jamur tiram kuning secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus hingga mendidih tambahkan sedikit garam.
  • Makan jamur yang sudah direbus bermanfaat untuk meningkatkan gairah seksual pria (afrodisiak).

Sumber Referensi

  1. EOL. Golden Oyster, Pleurotus citrinopileatus Singer 1942. https://eol.org/pages/1016971/articles. 06-04-2022.
  2. Jamur Oemah. Jamur Tiram Kuning (Pleurotus citrinopileatus). https://oemahjamur.blogspot.com/2017/10/jamur-tiram-kuning-pleurotus.html. 06-04-2022.
  3. Healing Mushrooms. Pleurotus citrinopileatus: Golden Oyster Benefits & Identification. https://healing-mushrooms.net/golden-oyster. 06-04-2022.
  4. Gary Emberger, Messiah University. 2008. Pleurotus citrinopileatus. https://www.messiah.edu/Oakes/fungi_on_wood/gilled%20fungi/species%20pages/Pleurotus%20citrinopileatus.html. 06-04-2022.
  5. Yusnu I. N. 2018. Sukses Budidaya Jamur Tiram. Ilmu Media Publishing.