Jarak Bali
Ringkasan
Jarak bali (Jatropha podagrica) adalah perdu sukulen setinggi 0,5-1 meter dari famili Euphorbiaceae yang berasal dari Amerika Tengah, dengan batang bawah unik menyerupai botol yang menjadikannya favorit sebagai tanaman hias pot dan bonsai. Jarak bali secara tradisional dipercaya sebagai tonik afrodisiak sekaligus dipakai menyembuhkan luka, demam, dan gigitan ular.
Agroekologi
Tanaman jarak bali tumbuh dengan lingkungan yang optimal, dengan ketinggian tempat 0 - 1000 m dpl, suhu berkisar antara 18 - 30 °C, curah hujan rata-rata 300 - 1.200 mm per tahun, berdrainase baik, tidak tergenang, dan pH tanah 5.0 - 6.5. Menyukai daerah dengan sinar matahari penuh dan separuh naungan, serta lebih menyukai kondisi air yang tidak terlalu banyak.
Morfologi
- Batang bawah bengkak, menonjol, berkulit abu-abu, dengan caudex besar seperti botol.
- Daun tangkai daun berukuran 8 - 10 cm. Daun perisai (peltate), hijau mengkilap bagian atas daun, abu-abu-hijau bagian bawah daun, tepi rata, bergelombang, atau dangkal 3- sampai berlobus 5, 6 sampai 8 urat menjari (palmate), diameter sampai 30 cm, dengan batang kokoh menempel di bagian bawah daun.
- Bunga kecil, berwarna merah terang atau merah jingga, dan berkelompok seperti karangan di ujung tangkai panjang berwarna merah.
- Buah berbentuk kapsul, ellipsoidal, sekitar 1,5 cm, dengan 3 alur membujur, awalnya berwarna hijau dan berdaging, matang menjadi coklat tua dan pecah secara eksplosif untuk menghasilkan 2 hingga 3 biji hitam, menyebarkannya sejauh 3 - 4 m.
- Biji halus dan berwarna coklat mengkilat, panjangnya sekitar 1,5 - 2 cm.
Budidaya
Pembibitan tanaman jarak bali dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman yang berasal dari stek cabang atau batang maupun biji/benih. Bahkan penyedian bibit dengan menggunakan teknik kultur jaringan. Pembibitan biasanya banyak yang menggunakan biji yang dilakukan dengan menggunakan media polibag yaitu dengan cara melakukan persemaian tanaman dengan media polibag yang sudah diolah dengan media tanah yang dicampur dengan pupuk, dan lakukan pemeliharaan seperti tanaman lainnya hingga tumbuh dengan baik.
Kandungan Kimia
Alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, kumarin, steroid, fenol, asam fenolik, glikoflavon, proanthocyanidins, asam japodat, erythrinasinate, fraxidin, triterpen, fraxidin, fraxetin, scoparone, 3-acetylaleuritolic acid, sitosterol dan sitosteron, oleum infernale atau oleum ricini majoris, toxalbumin (kursin).
Khasiat
Sebagai tonik, afrodisiak, dan bantuan ereksi (viagra) pada pria, menyembuhkan luka, menghilangkan rasa sakit, mengurangi pembengkakan, detoksifikasi gigitan ular, mengobati infeksi, mengobati penyakit kuning, gonore, sebagai pencahar, obat cacing, aborsi, obat asam urat, kelumpuhan, penyakit kulit, rematik, pruritus, penyakit kulit parasit, agen hemostatik, antipiretik, diuretik, koleretik, rematik, wasir, cacingan, sakit gigi dan mulut, gangguan menstruasi, glositis, gangguan postpartum, bisul.
Nama Lokal
Jarak batang gajah, Jarak botol.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Wasir
- Ambil daun jarak bali secukupnya lalu cuci hingga bersih.
- Haluskan daun hingga menjadi pasta.
- Oleskan pasta pada wasir.
2. Obat kumur untuk penyakit gigi dan mulut
- Ambil buah, daun, dan bunga jarak bali secukupnya lalu cuci hingga bersih.
- Rebus seluruh bahan hingga mendidih.
- Diamkan hingga hangat/dingin.
- Gunakan sebagai obat kumur untuk penyakit gigi dan mulut.
Sumber Referensi
- Stuartxchange. 2019. Philippine Medicinal Plants: Buddha belly plant. http://www.stuartxchange.org/BuddhaBellyPlant. 28-09-2021.
- Royal Botanic Gardens. 2017. Plants of the World Online: Jatropha podagrica Hook. http://plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:350415-1. 28-09-2021.
- Flora Fauna Web. 2019. Jatropha podagrica Hook. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/2/1/2154. 28-09-2021.