Jukut Kamanilan

Youngia japonica (L.) DC.

Asteraceae

Lokasi di kebun Gulma

Ringkasan

Jukut kamanilan (Youngia japonica) adalah herba tegak semusim atau dua tahunan setinggi hingga 150 cm dari famili Asteraceae, tumbuhan asli China, Jepang, dan Korea yang kini tersebar hingga Meksiko dan Eropa. Daun muda dan tanaman mudanya disantap sebagai sayuran di Asia, sementara dalam pengobatan tradisional China dipakai mereduksi demam dan detoksifikasi. Jukut kamanilan juga dipercaya membantu mengatasi bisul dan alergi.

Agroekologi

Tanaman ini banyak dijumpai tumbuh di pinggiran jalan, daerah terganggu, lereng gunung, lembah gunung, hutan, tepi hutan, padang rumput di hutan, tepi sungai, jalan setapak, tepi jalan, daerah lembap, pada ketinggian 200-4.500 m dpl. Menyukai tempat terbuka tetapi mentolerir adanya naungan. Pertumbuhannya cocok di area dengan curah hujan tahunan rata-rata antara 800-2.000 mm.

Morfologi

  • Akar tunggang.
  • Batang silindris, diameter 0,5-6 mm, beralur, percabangan monopodial, gundul sampai hampir puber (berbulu pendek, halus), menghasilkan getah putih seperti susu.
  • Daun tunggal, letak tersusun berselang-seling, roset basal, stipula ada atau tidak ada, bentuk daun seperti sudip, pangkal meruncing, ujung membulat, tepi bergerigi halus sampai bercangap bergerigi halus, pertulangan menyirip, gundul.
  • Bunga berwarna kuning cerah dan ujungnya berwarna cokelat tua hingga hitam serta bergerigi, kuntum ray terdiri dari 10-20 helai, memiliki kelopak berjumlah 5-8 helai. Kepala sari berwarna hijau gelap (keunguan saat kering), tangkai putik dan cabang stylus berwarna kuning. Perbungaan bonggol majemuk malai.
  • Buah berbentuk bulat telur memanjang, permukaan beralur bersusulan, berwarna cokelat tua, ukuran panjang 1,2-2 mm, jumlah rongga 1, pappus berwarna putih.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif (biji).
  • Penyebaran benih dibantu oleh angin.

Kandungan Kimia

Seskuiterpen tipe guaiane, taraxasteryl acetate, n-docosanol, β-sitosterol, stigmasterol, retinol, β-daucosterol, asam dokosanoat, senyawa apigenin.

Khasiat

Mengobati luka, obat pencuci darah, mengatasi masalah pencernaan seperti konstipasi, penurun demam, bisul, gigitan ular, detoksifikasi, atopi (alergi), angina, keputihan, mastitis (peradangan pada jaringan payudara), konjungtivitis, rematik, bersifat antitusif. Memiliki aktivitas sebagai antikanker dan antivirus.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Luka dari Jukut Kamanilan

1. Luka

  • Ambil daun tanaman jukut kamanilan segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oles pasta daun pada luka.
Ramuan tradisional Bisul dari Jukut Kamanilan

2. Bisul

  • Siapkan daun tanaman jukut kamanilan segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oles pasta daun pada bisul.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanical Garden. 2017. Plants of the World Online: Youngia japonica (L.) DC. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:1124129-2. 13-09-2021.
  2. CAB International. 2021. Invasive Species Compendium: Youngia japonica (oriental false hawksbeard). https://www.cabi.org/isc/datasheet/117921#tosummaryOfInvasiveness. 13-09-2021.
  3. Useful Tropical Plants Database. 2021. Youngia japonica. http://temperate.theferns.info/plant/Youngia+japonica. 13-09-2021.
  4. Wakhidah AZ. 2019. KARAKTERISASI VARIASI MORFOLOGI Youngia japonica (L.) DC. (ASTERACEAE) DARI PULAU SUMATERA, INDONESIA. Jurnal Pro-Life 6(2): 112-121.
  5. Munira S et al. 2018. Pharmacological Activities of Youngia japonica Extracts. Annual Research & Review in Biology 25(5): 1-14. DOI: 10.9734/ARRB/2018/40629.