Kacang Benguk
Ringkasan
Kacang benguk (Mucuna pruriens) adalah tumbuhan merambat semusim sepanjang 6-15 meter dari famili Fabaceae yang berasal dari India dan Afrika, dibudidayakan luas di daerah tropis. Kandungan L-DOPA-nya menarik minat industri farmasi, sementara biji tuanya diolah menjadi tempe pengganti kedelai. Kacang benguk secara tradisional dipercaya bersifat afrodisiak dan membantu mengurangi gejala tremor.
Agroekologi
Tumbuh di daerah pada ketinggian hingga 2.100 m dpl dengan suhu rata-rata pada siang hari berada dalam kisaran 20-30 °C. Menyukai tanah subur, lembap, berdrainase baik, dan sinar matahari langsung atau ternaungi sebagian. Tanaman ini di temukan pada tanah berpasir, lempung, berbatu, dan tanah vulkanik dengan pH tanah 5-7.
Morfologi
- Batang masif, bulat, berwarna hijau, dan berbulu halus.
- Daun menyirip ganda tiga, berbentuk lonjong sampai bulat telur, menyirip, warna hijau.
- Bunga majemuk membentuk rangkaian, dengan kelopak bunga abu-abu, mahkota berwarna keunguan atau putih.
- Buah polong yang menggerombol pada batang. Polong lonjong, panjang 4-15 cm, terdiri dari 3-6 biji, dilapisi bulu halus dan tipis.
- Biji bulat telur, padat, kecokelatan dengan bintik-bintik hitam.
Budidaya
- Perbanyakan dengan biji dan stek batang.
- Biji yang digunakan biji tua, dengan bentuk dan ukuran yang baik, jemur di terik matahari hingga kering kemudian letakkan di area teduh.
Kandungan Kimia
Alkaloid, prurienine, ß-sitosterol, glution, lesitin, asam venolat, triptamin, alkilamin, steroid, flavonoid, terpenoid, mucunadine, mucunain, minyak atsiri, dopamine.
Khasiat
Mengobat luka, artritis, cacingan, kolera, mengurangi gejala tremor, mengatasi disfungsi ereksi, mengobati, sebagai afrodisiak dan tonik, penekan batuk, pembersih darah, penurun panas dan kolesterol.
Simplisia
- Sediakan polong segar lalu cuci bersih dengan air mengalir dari kotoran yang menempel.
- Keringkan selama beberapa hari.
- Setelah kering, haluskan dengan blender.
- Masukkan ke dalam kemasan kedap udara atau steril.
Nama Lokal
Kacang kowas (Sunda), Kekara juleh (Meluku), Bhengok (Madura).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengobati luka
- Cuci 10 g daun segar mucuna pruriens hingga bersih. Tambahkan ¼ g kapur, lalu tumbuk sampai halus.
- Tempelkan pada luka kemudian balut dengan kain bersih.
Sumber Referensi
- Echo Community. (No date). Velvet Bean. https://www.echocommunity.org/resources/398d94f4-59aa-4500-b535-a08e67f8d78b. 23-02-2021
- Health Jade. (No date). Mucuna pruriens. https://healthjade.net/mucuna-pruriens/. 23-02-2021
- StuartXchange. (2021). Philippine Medicinal Plants. Nipai. http://www.stuartxchange.org/Nipai.html. 23-02-2021
- Inventaris tanaman obat indonesia (I) jilid 2. 2001. Mengobati Luka Badan penelitian dan pengembangan kesehatan. Depkes.
- Zenodo. 2017. THE TRADITIONAL USES AND PHARMACOLOGICAL ACTIVITIES OF MUCUNA PRURIENS (L)DC: A COMPREHENSIVE REVIEW. https://zenodo.org/record/1007255#.YfyVTNVBzIV 03-02-2021.
- Kronika. Kara Benguk, Gizi Melimpah Tanaman Hampir Punah. http://kronika.id/kara-benguk-gizi-melimpah-tumbuhan-hampir-punah/ 03-02-2021.