Kacang Hias

Arachis pintoi Krapov. & W.C.Greg.

Fabaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Arachis pintoi atau kacang hias berasal dari Brasil dan pertama kali diperkenalkan dari Singapura oleh pengusaha lapangan golf, kini banyak dijumpai sebagai penutup tanah di taman perkantoran, rumah sakit, dan pinggir jalan. Selain menekan pertumbuhan gulma, mencegah erosi, dan memperkaya nitrogen tanah, daunnya yang kaya protein juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Di daerah Bikol, kacang hias secara tradisional dipakai sebagai obat oles untuk bekas gigitan serangga dan kelabang.

Agroekologi

Kacang hias tumbuh di daerah tropis dan subtropis yang lembap. Tanaman ini dijumpai pada ketinggian 1.400 m dpl. Tumbuh paling baik di daerah dengan suhu siang hari tahunan berkisar antara 22-28 °C, tetapi dapat bertahan pada suhu 12-30 °C. Pertumbuhan pucuk terhenti karena embun beku, namun tanaman dapat tumbuh kembali dari akar tunggang jika embun bekunya ringan. Tanaman ini lebih menyukai curah hujan tahunan rata-rata yang berkisar 1.500-2.000 mm, namun dapat bertahan pada curah hujan 900-3.000 mm, dan dapat bertahan pada periode kering hingga 4 bulan. Tanaman ini tumbuh paling baik di tempat teduh, tetapi juga toleran terhadap sinar matahari penuh. Tumbuh baik di sebagian besar jenis tanah, lebih menyukai tanah subur tetapi berhasil di tanah dengan kesuburan rendah. Kacang hias ini tidak bisa berkembang baik di tanah liat yang berat, atau di tanah manapun yang membentuk lapisan keras setelah hujan, karena benih polong yang sedang berkembang tidak dapat menembus tanah dan mati. Tanaman ini dapat mentolerir kadar garam yang rendah di dalam tanah dan lebih menyukai tanah yang berdrainase baik, namun dapat mentolerir genangan air. Lebih menyukai pH dalam kisaran 5,4 - 6, mentoleransi 4,5 - 7,5.

Morfologi

  • Akar tunggang yang berbeda. Jaringan akar serabut yang padat, panjang hingga 20 cm, dengan bintil-bintil yang menampung bakteri pengikat nitrogen.
  • Batang tumbuh di sepanjang tanah dan berakar pada buku-buku.
  • Daun majemuk menyirip, masing-masing dengan 4 helai daun lonjong kecil yang puber di permukaan bawah. Daun rontok selama musim kemarau yang berkepanjangan.
  • Bunga berwarna kuning, terletak pada ketiak daun yang pendek. Tangkai bunga memanjang dan tumbuh hingga ke dalam tanah.
  • Buah berupa polong bawah tanah berbiji satu, berwarna cokelat muda, panjang 1 - 1,5 cm, diameter 6 - 8 mm. 

Budidaya

  • Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan menggunakan biji, setek dan stolon.
  • Bila biji masih segar mempunyai tingkat dormansi yang tinggi, yang dapat dikurangi dengan mengeringkan benih pada suhu 35 - 40 °C selama 10 hari. Saat menanam tanaman di area baru, benih harus diinokulasi dengan strain Bradyrhizobium tertentu, yang berbeda dengan yang digunakan pada kacang tanah komersial. Menabur benih di tempat – persemaian yang dipersiapkan dengan baik memang diperlukan, namun tidak penting. Benih harus disemai sedalam 2 - 6 cm.

Kandungan Kimia

Minyak esensial, tanin, lignin.

Khasiat

Daun ditumbuk dan dioleskan pada bekas gigitan serangga dan kelabang. Memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan anthelmintik. 

Nama Lokal

Rumput pinto, Kacang pinto.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengobati bekas gigitan serangga dan kelabang dari Kacang Hias

1. Mengobati bekas gigitan serangga dan kelabang

  • Ambil daun kacang hias secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oles pada kulit.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens, Kew. 2023. Plants of the World Online: Arachis pitoi. Krapov, & W. C.Greg. Arachis pintoi Krapov. & W.C.Greg. | Plants of the World Online | Kew Science. 19-10-2023.
  2. BPTUHPT Padang Mengatas. 2022. Arachis Pintoi. Arachis Pintoi (pertanian.go.id). 19-10-2023.
  3. Flora Fauna Web. 2023. Arachis pintoiNParks | Arachis pintoi. 19-10-2023.
  4. Stuartxchange. 2018. Mani-manian. Arachis pintoi Krapov & Greg. GOLDEN GLORY. Mani-manian, Arachis pintoi, GOLDEN GLORY : Philippine Medicinal Herbs / Philippine Herbal Medicines (stuartxchange.com). 19-10-2023.
  5. Tropical Plants Database, Ken Fern. 2023. Arachis pintoiArachis pintoi - Useful Tropical Plants (theferns.info). 19-10-2023.