Kacang Kecipir

Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC.

Fabaceae

Lokasi di kebun Sayuran

Ringkasan

Kacang kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) adalah tumbuhan merambat semusim setinggi hingga 4 meter dari famili Fabaceae yang diperkirakan berasal dari Papua Nugini, kini tersebar hingga Afrika Timur, India, dan Asia Tenggara. Polongnya yang kaya protein dan serat menjadikannya sayuran bergizi tinggi di banyak dapur Nusantara. Selain dikonsumsi, kecipir juga dipakai secara tradisional untuk memperkuat tulang dan mengobati bisul.

Agroekologi

Tumbuh di daerah tropis di dataran rendah yang lembap hingga ketinggian 2.000 m dpl. Menyukai iklim kering dengan curah hujan 1.000-2.500 mm/th, suhu udara 18-30 °C, pH tanah 5,5-7, sinar matahari penuh, drainase baik (tidak tergenang air).

Morfologi

  • Akar tunggang memiliki akar samping yang panjang, menjalar datar dekat permukaan tanah, sebagian menebal membentuk umbi.
  • Batang silindris, beruas-ruas.
  • Daun majemuk dengan tiga anak daun, berbentuk bundar telur hingga segitiga.
  • Bunga berwarna putih kebiruan, tipe kupu-kupu, dalam karangan berisi 2-10 kuntum, tumbuh di ketiak daun, berkelamin dua.
  • Buah polong, lurus berbentuk segi empat dengan empat buah sayap yang bergerigi.
  • Biji bulat, diameter 5-10 mm, kuning, cokelat hingga hitam, kadang-kadang putih, kadang berbintik sebanyak 5-21 per polong.

Budidaya

Perbanyakan secara generatif (biji), berasal dari tanaman induk tua yang sehat, lebat dan bersih dari hama penyakit.

Kandungan Kimia

Polyphenols, flavonoid, tanin, phytate, lectins, phytoglutenins, cyanogenic glycosides, saponin, terpenoid, steroid.

Khasiat

Memperkuat sistem imun tubuh, antikanker, meningkatkan kekuatan tulang, mencegah cacat bayi baru lahir, menjaga vitalitas tubuh, menurunkan berat badan berlebih, mengobati bisul, mata bengkak, dan sakit telinga.

Simplisia

  • Petik daun yaitu 3 lembar dari pucuk, lakukan pada pagi hari.
  • Sortasi daun, cuci dan bersihkan menggunakan air mengalir. Setelah bersih, tiriskan dengan cara diangin-anginkan di dalam ruangan selama 1 hari.
  • Selanjutnya lakukan pengeringan dengan cara diangin-anginkan selama 10 hari.
  • Simpan dalam plastik kedap udara.

Nama Lokal

Kacang belimbing (Sumatra Utara, Sumatra Barat), Kacang embing (Palembang), Jaat (Sunda), Cipir (Jawa), Kelongkang (Bali), Biraro (Manado).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mata bengkak dan sakit telinga dari Kacang Kecipir

1. Mata bengkak dan sakit telinga

  • Rebus beberapa lembar daun kecipir dengan sedikit air sampai mendidih.
  • Setelah dingin teteskan air rebusannya ke mata atau telinga.

Sumber Referensi

  1. Fern, Ken. (2019). Useful Tropical Plants Database. Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Psophocarpus+tetragonolobus 27-08-2020.
  2. Ibuki, F. Kan, K.K. Kanamori, M. (Kyoto Prefectural Univ. (Japan). Faculty of Agriculture) Kotaru, M. et al. (1983). Chemical Composition of Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus) Varieties. Journal of Nutritional Science and Vitaminology. 29 巻 (1983) 5 号. https://doi.org/10.3177/jnsv.29.621. https://www.jstage.jst.go.jp/article/jnsv1973/29/5/29_5_621/_article/-char/ja/ on 27-08-2020.
  3. Health Benefits times. (No date). Winged bean (Psophocarpus tetragonolobus). https://www.healthbenefitstimes.com/winged-bean/ on 27-08-2020.
  4. Lim, T.K. (2012). Edible Medicinal And Non-Medicinal Plants: Vol. 2, Fruits. Springer. DOI 10.1007/978-94-007-1764-0_1. (pp. 867-878).
  5. PROTA. (2015). Plant Resources of Tropical Africa. Psophocarpus tetragonolobus. https://uses.plantnet-project.org/en/Psophocarpus_tetragonolobus_(PROTA) 27-08-2020.