Kacang Panjang

Vigna unguiculata (L.) Walp.

Fabaceae

Lokasi di kebun Sayuran

Ringkasan

Kacang panjang (Vigna unguiculata) adalah tumbuhan merambat semusim setinggi hingga 2,5 meter dari famili Fabaceae yang berasal dari India dan China, kini banyak dibudidayakan di Asia Tropis termasuk Indonesia. Varietas hibrida kacang panjang merah yang lebih baru dikembangkan bahkan dipercaya membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Kacang panjang juga dipercaya bersifat antikanker dan membantu mencegah kelainan antibodi.

Agroekologi

Kacang panjang tumbuh baik pada dataran medium sampai rendah (kurang dari 800 m dpl), dapat ditanam di lahan sawah, tegalan atau pekarangan pada setiap musim. Tanaman ini toleran terhadap kekeringan. Menyukai tanah lempung berpasir (latosol) yang mengandung humus dengan pH 5,5-6,5.

Morfologi

  • Akar tunggang berwarna cokelat muda.
  • Daun majemuk, lonjong, berseling panjang 6-8 cm, lebar 3-4,5 cm, berwarna hijau.
  • Bunga muncul di ketiak daun, majemuk, tangkai silindris, berwarna putih atau kebiruan, bentuk kupu-kupu, dalam satu tangkai terdiri 4 sampai 6 kutum bunga.
  • Buah berbentuk polong berwarna hijau panjang 15-25 cm.
  • Biji lonjong, pipih ,berwarna cokelat muda.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif (biji).
  • Biji direndam dalam air, lalu pilih biji yang tenggelam dan yang mengambang dibuang.

Kandungan Kimia

Antosianin, kuersetin, flavonoid, saponin, polifenol, stigmasterol, sitosterol, thiamines, riboflavin.

Khasiat

Antikanker, menurunkan resiko kanker payudara, antibakteri, antivirus, antioksidan, meringankan gangguan saluran kencing, diabetes melitus, peluruh air seni, mencegah kelainan antibodi, meningkatkan fungsi limfa dan sel darah merah, demam berdarah, sakit pinggang, pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan mengobati sembelit.

Simplisia

  • Kumpulkan daun segar dan tidak busuk.
  • Cuci hingga bersih dengan air mengalir.
  • Jemur di bawah naungan selama beberapa hari sampai kering.
  • Kemas dalam plastik/wadah bersih.

Nama Lokal

Kacang lanjaran (Jawa), Kacang turus (Sunda).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Diabetes melitus dari Kacang Panjang

1. Diabetes melitus

  • Siapkan 2 buah kacang panjang merah, 1 bh tomat.
  • Haluskan semua bahan menggunakan blender lalu tambahkan air matang 150 ml, saring ramuan dan minum.
Ramuan tradisional Peluruh air seni dari Kacang Panjang

2. Peluruh air seni

  • Cuci 50 g daun kacang panjang segar hingga bersih.
  • Rebus dengan 2 gelas air selama 30 menit, setelah dingin disaring.
  • Minum 2 kali sehari, pagi dan sore hari.

Sumber Referensi

  1. Fern, Ken. (2014). Useful Tropical Plants. Vigna unguiculata sesquipedalis. http://www.tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Vigna+unguiculata+sesquipedalis. 24-03-2021.
  2. Jagdish Reddy. (2019). Yard Long Beans Farming Cultivation Practices. https://agrifarming.in/yard-long-beans-farming-cultivation. 23-12-2020.
  3. Khatun. J.A, Azad.M.A.K, Ahmed.M.S. (2020). Asian Australasian Journal of Food Safety and Security.
  4. USDA NRCS. (2012). Plant Guide. https://plants.usda.gov/plantguide/pdf/pg_viuns2.pdf. 23-12-2020.
  5. USDA National Nutrient Database. (2019). Yard Long Beans Nutrition Facts. https://www.nutrition-and-you.com/yard-long-beans.html. 24-03-2021.