Kacang Tanah
Ringkasan
Kacang tanah (Arachis hypogaea) adalah herba semusim setinggi 15-70 cm dari famili Fabaceae yang berasal dari Bolivia Selatan dan Argentina, masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17 dibawa pedagang China dan Portugis, pertama ditemukan di Maluku. Bijinya kaya protein dan minyak, menjadi salah satu minyak nabati paling umum di dunia. Kacang tanah secara tradisional dipakai dalam pengobatan Afrika dan China sebagai obat batuk serta pencahar ringan.
Agroekologi
Kacang tanah dapat ditemukan tumbuh di area hingga ketinggian 1.500 m dpl. Tanaman ini tumbuh paling baik di bawah sinar matahari penuh di tanah yang lembap, ringan, kaya humus, tetapi dikeringkan dengan baik, serta berdrainase baik. Kacang tanah sangat cocok ditanam pada jenis tanah lempung berpasir, liat berpasir atau lempung liat berpasir dengan kemasaman (pH) tanah dalam kisaran antara 6,5−7,0, pada pH tanah 7,5−8,5 (bereaksi basa) daun akan menguning dan terjadi bercak hitam pada polong. Suhu bulanan rata-rata antara 22-27 °C mampu menghasilkan tanaman terbaik, sementara pertumbuhan berhenti pada suhu sekitar 15 °C. Kacang tanah menyukai area dengan kisaran curah hujan tahunan antara 750-1.250 mm/th serta toleran terhadap kekeringan dan dapat menahan kekurangan air yang parah.
Morfologi
- Akar tunggang yang berkembang dengan baik dengan banyak akar lateral, memiliki bintil pengikat nitrogen.
- Batang pendek serta berbuku-buku, bercabang.
- Daun berwarna hijau, tersusun spiral, majemuk menyirip, 4-foliolate dengan dua pasang selebaran yang berlawanan. Helai daun berbentuk bulat telur atau elips, dasar daun berbentuk segitiga sungsang (cuneate)-membulat, ujung daun membulat atau terbelah (emarginate) dan berekor kecil (mucronate).
- Bunga berbentuk seperti kupu-kupu, memiliki kelopak dengan 4 lobus atas bergabung, lobus bawah bebas. Mahkota berwarna kuning pucat sampai oranye-merah, jarang putih, berbentuk bulat standar. Benang sari (8–)10, bergantian dengan kepala sari kecil berbentuk bulat dan kepala sari yang lebih besar berbentuk lonjong, menyatu di pangkal.
- Buah polong berbentuk lonjong, silinder, berisi 1 sampai 6 biji dengan penyempitan di antara biji, memiliki cangkang yang keras berwarna cokelat.
- Biji berbentuk silindris hingga bulat telur, dengan ujung runcing atau pipih, tertutup kulit biji tipis dengan rentang warna dari putih hingga ungu tua.
Budidaya
- Perbanyakan secara generatif (biji). Rendam benih selama 12 jam dalam air hangat dan tabur benih sedalam 5-7 cm.
- Pemilihan bibit tanaman unggul berasal dari tanaman induk yang sehat, tua, dan cukup kering dengan kadar air kurang lebih 12%, serta pilih bibit yang warnanya cerah, tidak pucat, tidak keriput, bebas hama penyakit, tidak cacat dan bernas.
- Suhu tanah merupakan faktor penting yang mempengaruhi perkecambahan benih dan pertumbuhan awal kecambah. Pada suhu tanah kurang dari 18 °C, kecepatan perkecambahan akan lambat, sebaliknya suhu tanah >40 °C akan mematikan benih yang baru ditanam. Kecepatan tumbuh tanaman kacang tanah meningkat dengan meningkatnya suhu dari 20 °C menjadi 30 °C. Suhu untuk pertumbuhan optimum berkisar antara 27 °C dan 30 °C tergantung pada macam varietas.
Kandungan Kimia
Asam (arachidic acid, aspartic acid, behenic acid, chlorogenic acid, stearic acid, gadoleic acid, gentisic acid, lauric acid, linoleic acid, oleic acid, p-coumaric acid, palmitic, palmitoleic, ascorbic acid, caprylic), arachin, lecithin, flavonoid (quercetin, rutin), beta-carotene, asam amino (aspartic acid, glutamic acid, alanine, arginine, cystine, phenylalanine, glycine, histidine, isoleucine, leucine, lysine, methionine, proline, serine, tyrosine, threonine, tryptophan, valine).
Khasiat
Baik untuk ibu hamil (mencegah bayi lahir dalam kondisi cacat), mengurangi depresi, menurunkan resiko terkena penyakit batu empedu, obat tetes mata untuk mengobati luka mata dan katarak, gonore, melawan sifilis, mengobati rematik, mencegah kecenderungan hemofilia, pengobatan beberapa kelainan darah (mucorrhagia dan perdarahan rematik) pada hemofilia, obat tetes telinga terhadap kotoran telinga, mengatasi ketidaksuburan wanita, menghilangkan bekas gigitan serangga, meredakan batuk, mengobati radang selaput dada, disuria (nyeri pada saat buang air kecil), enteritis (termasuk kolitis), bersifat afrodisiak, pencahar ringan, antiinflamasi, dan diuretik.
Nama Lokal
Kacang una, Suuk (Sunda), Kacang jebrol, Kacang bandung, Kacang tuban, Kacang kole, Kacang banggala.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Menghilangkan bekas gigitan serangga
- Ambil daun kacang tanah secukupnya lalu cuci hingga bersih.
- Haluskan daun hingga menjadi pasta.
- Gosokkan pasta daun ke bekas gigitan serangga.
2. Meningkatkan kesuburan
- Siapkan kacang tanah 100 g lalu cuci hingga bersih.
- Rebus kacang sampai matang dan empuk lalu makan.
- Disarankan mengkonsumsi kacang tanah setiap hari untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan.
Sumber Referensi
- Useful Tropical Plants Database. 2021. Arachis hypogaea. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Arachis+hypogaea. 24-09-2021.
- Royal Botanic Gardens. 2021. Plants of the World Online: Arachis hypogaea L. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:318562-2. 24-09-2021.
- PROTA. 2015. Arachis hypogaea (PROTA). https://uses.plantnet-project.org/en/Arachis_hypogaea_(PROTA). 24-09-2021.
- Flora Fauna Web. 2019. Arachis hypogaea. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/6/1683. 24-09-2021.
- Geetha K et al. 2013. AN OVERVIEW ON ARACHIS HYPOGAEA PLANT. IJPSR 4(12): 4508-4518.
- Dosen Pertanian.Com. 2019. Kacang Tanah; Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya. https://dosenpertanian.com/kacang-tanah/. 24-09-2021.