Kadaka

Asplenium nidus L.

Aspleniaceae

Lokasi di kebun Rumah Kaca

Ringkasan

Kadaka (Asplenium nidus) adalah pakis epifit setinggi hingga 1 meter dari famili Aspleniaceae yang tersebar luas dari Afrika Timur hingga Australia dan Hawaii. Bentuk daunnya yang menyerupai sarang burung membuatnya dijuluki 'Paku Sarang Burung', sementara di Malaysia dipercaya sebagai rumah hantu wanita yang meninggal saat melahirkan. Kadaka secara tradisional dipakai meningkatkan pertumbuhan rambut dan meredakan nyeri persalinan.

Agroekologi

Kadaka dapat tumbuh secara terestrial di tanah, atau secara epifit di pohon dan terkadang di bebatuan, pada ketinggian mulai dari permukaan laut hingga 1.700 m dpl. Tanaman ini dapat hidup di area dengan kandungan bahan organik tinggi, kelembapan tanah dan kelembapan lingkungan yang tinggi, tetapi daunnya menjadi kuning jika akarnya terlalu basah, suhu udara 16-24 °C, dan menyukai naungan.

Morfologi

  • Akar berupa rimpang yang kokoh dan tegak. Rimpang ditutupi oleh sisik yang halus, lebat, dan berwarna cokelat.
  • Daun tunggal, muncul dari tengah tanaman membentuk kerucut terbalik atau roset menyerupai sarang burung, helaian daun berbentuk elips seperti pedang menyempit atau meruncing ke arah kedua ujung, panjang kira-kira 50-120 cm, dan lebar 10-20 cm, tepi daun rata dengan tekstur permukaan daun yang berombak/berkerut dan mengkilat, berwarna hijau, bagian bawah berwarna lebih pucat dengan garis-garis cokelat sepanjang anak tulang daun dan tersusun melingkar. Urat daun menyirip tunggal. Tulang daun menonjol di atas, rata di bawah, berwarna cokelat tua pada daun tua. Tangkai daun berwarna kuning pucat hingga hitam mengkilat, berlekuk di atas, dengan 2 untaian pembuluh di dasar yang bersatu ke atas menjadi untaian berlengan 4 tunggal. 
  • Sori biasanya agak panjang berbentuk seperti garis yang tersusun menyirip pada setiap helain daun, tersusun mengikuti venasi atau tulang daun, dilindungi oleh indusium sempit di bagian bawah daun, membuka secara normal ke arah pelepah daun, berwarna cokelat tua.
  • Spora dengan sayap tidak beraturan, menebal, berwarna cokelat muda transparan saat segar, berubah menjadi cokelat tua. Sporangium kecil dan bertangkai.

Budidaya

Perbanyakan menggunakan spora. Perkecambahan spora lebih mudah dan efektif bila ditumbuhkan secara in vitro.

Kandungan Kimia

Alkaloid, tanin, oxalic acid, phenols, flavonoid (gliricidin7-O-hexoside, quercetin-7-O-rutinoside, kaempferol 3-gentiobioside-7,4'-diglucoside, kaempferol 3-vicianoside, kaempferol 3- O-glycoside, dan myricetin-3-O-rhamnoside).

Khasiat

Meningkatkan pertumbuhan rambut, memudahkan persalinan saat melahirkan, meredakan nyeri persalinan, menurunkan demam, mengatasi nyeri dada, bisul, luka, asma, kaki gajah, kelemahan, mengobati pilek, penyakit kuning, malaria, sariawan, halitosis (bau mulut), bersifat depuratif (pembersih darah), sedatif (penenang), kontrasepsi, antioksidan, antikanker, antibakteri, dan antivirus.

Nama Lokal

Lokot (Kalimantan), Pakis sarang burung.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Meredakan nyeri persalinan dari Kadaka

1. Meredakan nyeri persalinan

  • Siapkan daun kadaka secukupnya lalu cuci hingga bersih.
  • Rebus daun hingga mendidih.
  • Saring hasil rebusan.
  • Minum selagi hangat.
Ramuan tradisional Pilek dari Kadaka

2. Pilek

  • Ambil daun kadaka secukupnya.
  • Bakar daun hingga mengeluarkan asap.
  • Hirup asap dari bakaran daun tersebut, lakukan sampai pilek terasa berkurang.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens. 2021. Plants of the World Online: Asplenium nidus L. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:17048040-1. 24-09-2021.
  2. Stuartxchange. 2019. Philippine Medicinal Plants: Pakpak-lauin. http://www.stuartxchange.org/Pakpak-Lauin.html. 24-09-2021.
  3. Flora Fauna Web. 2019. Asplenium nidus. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/5/1541. 24-09-2021.
  4. PHYTOMED NEPAL. 2021. Asplenium nidus L. https://phytomednepal.com/plant/asplenium-nidus-l. 24-09-2021.
  5. BALITHI. 2020. Klasifikasi dan Deskripsi Botani Asplenium nidus L. http://balithi.litbang.pertanian.go.id/berita-591-klasifikasi-dan-deskripsi-botani-asplenium-nidus-l.html. 24-09-2021.
  6. Useful Tropical Plants Database. 2021. Asplenium nidus. https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Asplenium+nidus. 24-09-2021.
  7. Tropical Biodiversity. 2014. Asplenium nidus. https://blogs.reading.ac.uk/tropical-biodiversity/2014/01/asplenium-nidus-2/. 24-09-2021.
  8. PROSEA. 2016. Asplenium (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/en/Asplenium_(PROSEA). 24-09-2021.
  9. Jarial R et al. 2018. Potent anticancer, antioxidant and antibacterial activities of isolated flavonoids from Asplenium nidus. Journal of King Saun University-Science 30(2): 185-192.