Kecrutan
Ringkasan
Kecrutan atau pohon tulip Afrika (Spathodea campanulata) adalah pohon setinggi 25-35 meter dari famili Bignoniaceae yang berasal dari hutan kering tropis Afrika, kini populer sebagai peneduh jalan meski kerap dianggap gulma invasif. Bunganya yang berbentuk terompet merah menyala menjadi daya tarik utamanya. Kecrutan secara tradisional dipercaya membantu mengatasi malaria, diabetes melitus, dan disentri.
Agroekologi
Tanaman ini secara alami tumbuh di hutan, pinggir sungai, dan semak belukar, hingga ketinggian 2.000 m dpl, pH 5-7,5. Pohon ini tidak tahan terhadap angin kencang dan naungan, tetapi membutuhkan cahaya matahari penuh untuk pertumbuhannya. Suhu berkisar 27-30 °C pada siang hari.
Morfologi
- Batang berdiameter hingga 60 cm.
- Kulit batang berwarna abu-abu cokelat saat muda dan berubah menjadi abu-abu kehitaman saat menua.
- Daun memiliki tipe majemuk menyirip berbentuk bulat merata dan bagian pinggir daun rata.
- Bunga majemuk, berwarna merah jingga, berukuran besar dan mencolok. Mahkota bunga berbentuk lonceng yang lebar.
- Buah berwarna cokelat kehitaman dan memiliki katup yang berbentuk perahu.
Budidaya
Perbanyakan menggunakan biji, stek, sambung, cangkok dan anakan.
Kandungan Kimia
Alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, terpenoid, tanin, glikosida, sterol, cerebroside, iridoid, keton, phenol, asam karboksilat, benzyl benzoate, geranyl acetone, β-caryophyllene, farnesyl aceton, aromadendrene, tricosane.
Khasiat
Obat malaria, HIV, diabetes melitus, edema, disentri, sembelit, gangguan pencernaan, bisul, penyakit kulit, luka, demam, peradangan uretra, penawar racun, mengurangi ruam pada bayi, antiinflamasi, analgesik, antibakteri, antioksidan, antifungal.
Simplisia
Belum tersedia.
Nama Lokal
Kiengsrot, Ki acret (Sunda).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Menyembuhkan luka
- Siapkan kulit batang kecrutan secukupnya.
- Cuci hingga bersih.
- Tumbuk hingga menjadi pasta.
- Tempelkan pada luka.
2. Mengurangi ruam pada bayi
- Ambil batang kecrutan secukupnya, cuci hingga bersih.
- Siapkan air kemudian didihkan bersama batang lalu saring.
- Ramuan digunakan untuk mandi.
Sumber Referensi
- Boniface PK. 2017. Advances on ethnomedicinal uses, phytochemistry, and pharmacology of Spathodea campanulata P. Beauv. EC. Pharmacol. and Toxicol. 5(2): 51-62.
- CABI. Invasive Spesies Compendium. Spathodea campanulate (African tulip tree) - Invasive Species Compendium. https://www.cabi.org/isc/datasheet/51139 12-06-2020.
- Dhanabalan R, Doss A, Balachandar S, Kezia E, Jagadeeswari M, Karthik H. 2008. In vitro phytochemical screening and antibacterial activity of organic leaf extracts of Spathodea campanulata P. Beauv against hospital isolated bacterial strains. Ethnobot. Leaflets 12: 1022-28.
- Porsea.2018. Spathodea campanulata. https://uses.plantnet-project.org/en/Spathodea_campanulata_(PROTA) 10-12- 2019.
- Kumar SN, Thampi N. 2015. Phytochemical screening and characterization of the bioactive compounds from the leaves of Hyptis suaveolens and Spathodea campanulata. J. Chem. and Pharmaceut. Res. 7(7): 840-850.
- Wagh AS, Butle SR. 2018. Plant profile phytochemistry and pharmacology of Spathodea campanulata P. Beauvais (African tulip tree): A review. Int. J. Pharm. and Pharmaceut. Sci. 10: 1-6.