Kecubung
Ringkasan
Kecubung (Datura metel) adalah perdu setinggi hingga 2 meter dari famili Solanaceae yang berasal dari Amerika, dipakai sebagai obat sejak abad ke-10 dan kini populer sebagai pestisida alami di Asia Tenggara. Bangsa Mesir kuno bahkan memakai bunganya dalam ritual spiritual sejak awal masehi. Kecubung secara tradisional dipercaya meredakan asma, rematik, dan sakit gigi, namun perlu kehati-hatian karena bersifat racun pada dosis tinggi.
Agroekologi
Kecubung dapat ditemukan di pinggir jalan, semak belukar, padang rumput terbuka, hutan jati, dan di tepi sungai pada ketinggian 1.000 m dpl dengan curah hujan 60 mm/bln. Menyukai tempat terbuka dengan cahaya matahari penuh.
Morfologi
- Akar tunggang.
- Batang keras, tebal, bercabang banyak, memiliki bulu pendek, berwarna ungu kehijauan.
- Daun hijau, bulat telur, tunggal, tipis, tepi daun berlekuk tajam, letak berhadapan. Ujung dan pangkal daun meruncing, tulang daun menyirip.
- Bunga tunggal, menyerupai terompet, berwarna putih atau lembayung, panjang bunga kurang lebih 12-18 cm.
- Buah berbentuk bulat, pada bagian luarnya dihiasi duri-duri pendek dan dalamnya berisi biji-biji kecil berwarna kuning kecokelatan.
Budidaya
Perbanyakan generatif (biji) dan vegetatif (stek batang utama pada tanaman induk).
Kandungan Kimia
Antropin, hiposiamin, skopolamin, hiosin, tanin, metosdina, norhiosiamina, norskopolamina, kuskohigrina, nikotina, alkaloid, flavonoid, steroid, saponin, terpenoid, phytosterol, phenol.
Khasiat
Obat asma, kolera, rematik, sakit pinggang, memar, bisul, eksim dan diare, wasir, sakit kepala, sakit gigi, sakit telinga, susah buang air besar, mengobati ketombe.
Simplisia
- Cuci bersih daun kecubung segar dengan air mengalir.
- Keringkan daun selama 2 malam pada suhu kamar. Setelah itu, dilanjutkan dengan pengeringan menggunakan oven pada suhu 50 °C hingga kering.
- Haluskan daun yang telah kering hingga menjadi simplisia serbuk.
- Simpan simplisia di wadah/plastik kedap udara.
Nama Lokal
Kachobung (Madura), Padura (Tidore), Babotek (Timor), Bembe (Bima), Bulutuhe (Gorontalo), Tampong-tampong (Bugis).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Mengobati asma
- Ambil 10 lembar daun atau 10 g bunga tanaman kecubung, keringkan beberapa saat di bawah terik matahari. Setelah kering gulung daun atau bunga sampai menjadi lintingan kecil menyerupai rokok.
- Bakar sedikit bagian ujung lintingan daun atau bunga kecubung. Hindari membakar seluruh bagian daun atau bunga lalu segera matikan apinya.
- Hirup asap yang keluar dari hasil membakar lintingan daun atau bunga.
Sumber Referensi
- Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Datura metel. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Datura+metel 30-01-2021
- CABI. Invasive Species Compendium. Datura metel. https://www.cabi.org/isc/datasheet/18005 12-06-2020
- detikHealth.2010. HERBAL: Kecubung. https://health.detik.com/pengobatan-alternatif/d-1304034/herbal-kecubung 10-09-2020
- Paulus Patuk Ulung Lir Palopo, 2009. Toksisitas ekstrak biji kecubung (Datura metel L) terhadap mencit (Mus musculus Gazaensis) albino galur swiss webster. Skripsi. Universitas Atma Jaya. Yogyakarta.
- Intarina Hardiman, 2014. Sehat alami dengan herbal : 250 tanaman berkhasiat obat. Gramedia. Jakarta.
- Deherba.com. Irawan Fery. 2018. Efektifkah Kecubung untuk pengobatan Asma. https://www.deherba.com/kecubung-untuk-pengobatan-asma.html 09-07-2020