Kelapa
Ringkasan
Kelapa (Cocos nucifera) adalah palem setinggi 10-14 meter dari famili Arecaceae yang asal-usulnya masih diperdebatkan, ada yang menyebut Lembah Andes di Kolombia, Amerika Selatan, ada pula yang meyakini berasal dari Asia Selatan atau Pasifik Barat. Hampir seluruh bagian pohon ini dimanfaatkan, mulai dari air dan daging buah, minyak, hingga sabut untuk kerajinan dan sabun. Secara tradisional, kelapa juga dipakai menetralkan racun, menurunkan demam, dan mengobati luka bakar.
Agroekologi
Tanaman ini banyak dijumpai di daerah tropis. Tumbuh pada ketinggian mulai dari pinggir laut hingga 600 m dpl. Menyukai daerah dengan curah hujan 1.300-2.300 mm/th, tanah berdrainase baik, lama penyinaran matahari minimum 120 jam/bln, tidak toleran terhadap naungan, suhu udara 20-27 °C, pH tanah 6,5-7,5.
Morfologi
- Akar serabut, juga memiliki akar rambut.
- Batang lurus, berbentuk silindris, tidak bercabang, tidak berkambium, ramping, warna abu-abu, terdapat pola beralur atau bercincin.
- Daun majemuk, hijau kekuningan. Anak daun berbentuk lanset, panjang 50-150 cm.
- Bunga berwarna krem sampai kuning, berumah satu, muncul dari ketiak daun.
- Buah hijau, besar, bagian tengah berserabut, kulit dalamnya (tempurung) keras, berisi cairan endosperma, berdaging putih.
Budidaya
- Perbanyakan menggunakan buahnya sebagai benih. Benih yang bagus, 4/5 bagian berkulit cokelat, sabut tidak luka, mulus, jika digoncang terdengar suara nyaring.
- Persemaian (polybag) selama 6-12 bulan, setelah berdaun 6 helai, tinggi 90-100 cm, pindahkan ke lapangan. Pemotongan akar keluar polybag dilakukan 2-3 hst.
Kandungan Kimia
Cytokinin, auxin, gibberellins (GAs), asam amino, terpenoid, alkaloid, resin, glikosida, steroid, lauric acid, myristic acid, caproic acid, capryllic acid, capric acid, oleic acid.
Khasiat
Mengatasi gangguan mulut dan gigi, menetralkan racun, mengontrol tekanan darah, penurun demam, mengobati luka bakar, kudis, eksema, cacingan, diare, mengurangi rasa mual, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
Simplisia
Informasi belum tersedia.
Nama Lokal
Informasi belum tersedia.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Diare dan mual
- Siapkan ½ gelas air kelapa muda, ½ sdt garam, ½ gelas air mendidih.
- Campur semua bahan, aduk hingga larut.
- Minum setiap 2 jam sampai diare berhenti.
2. Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil)
- Siapkan kelapa tua, lalu parut dan peras dagingnya.
- Mixer santan sampai ± 20-30 menit (kecepatan sedang). Tuang dalam wadah transparan.Diamkan ± 24 jam.
- Setelah santan memecah/berpisah antara ampas, air dan minyak, ambil sedikit demi sedikit secara perlahan ampas yg paling atas sebelum minyak kemudian letakkan pada wadah saringan, lanjutkan hingga minyak habis/mendekati air.
- Biarkan minyak menetes sedikit demi sedikit sampai seluruh yang ada disaringan habis, Ulangi menyaring 3 kali.
Sumber Referensi
- Ministry of Health. 2009. Guidelines For the Use of Herbal Medicines in Family Health Care. Ministry of health, republic of indonesia
- Yudi Hamdani. 2004. Pembuatan Minyak VCO. Medan.
- Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info . Cocos nucifera. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Cocos+nucifera 13-01- 2021