Kembang Kuning
Ringkasan
Kembang kuning (Senna surattensis) adalah perdu setinggi hingga 7 meter dari famili Fabaceae yang tersebar luas dari India dan Thailand hingga Australia dan Afrika. Tanaman ini populer sebagai penghias taman di Hawaii, Taiwan, dan Hong Kong berkat ketahanannya terhadap polusi udara. Daun mudanya dapat diolah sebagai sayuran, sementara secara tradisional kembang kuning dipercaya bersifat pencahar dan membantu mengatasi gonore serta disentri.
Agroekologi
Tanaman ini cocok di iklim tropis dan subtropis yang membutuhkan sinar matahari penuh atau paling tidak sedikit teduh, tanaman tumbuh baik di tanah yang lembab. Umumnya tumbuh di hutan jati dan tanah rawa hingga ketinggian 300 m dpl.
Morfologi
- Batang memiliki cabang muda tanpa rambut atau dengan rambut yang pendek.
- Daun terdiri dari 4-9 pasang anak daun, panjang tangkai 1,5-5 cm. Bentuk bulat telur sampai bulat telur-memanjang, ukuran daun 3-10 cm x 1-5 cm, permukaan atas daun licin atau berambut tipis.
- Bunga aksilar berwarna kuning, sepal bagian dalam membulat, petal bulat telur memanjang.
- Buah polong pipih, berbulu, berisi 20-35 biji.
- Biji berwarna hitam, berkilau, panjang 1 cm.
Budidaya
- Perbanyakan secara generatif (biji).
- Kulit biji cukup keras, diperlukan perlakuan skarifikasi.
Kandungan Kimia
Flavonoid, quercetin, quercetin 3-O-glucoside 7-O-rahmnoside, rutin, alkaloida, polifenol, beta sitosterol, saponin, tanin, steroid, triterpenoid.
Khasiat
Hepatoprotektif, obat pencahar, mengobati gonore (kencing nanah), disentri, antijamur, obat diabetes, sakit tenggorokan, gigitan ular.
Nama Lokal
Kembang koning, Kemoning, Kuning (Nusa Tenggara).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Batuk dan radang tenggorokan
- Siapkan daun 5–15 g dicuci hingga bersih dengan air mengalir.
- Seduh dengan 1 gelas air panas.
- Saring dan minum selagi hangat.
2. Kencing nanah
- Siapkan 10 g akar kembang kuning dicuci dan potong-potong.
- Rebus dengan 1 gelas air selama 15 menit lalu dinginkan dan saring.
- Minum 2 kali sehari sama banyak pada pagi dan sore hari.
Sumber Referensi
- National Parks. Flora & Fauna Web. Senna surattensis (Burm. f.) H. S. Irwin & Barneby https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/1/7/1789 21-01-2021
- Widiyaningrum Herlina. 2019. Kitab Tanaman Obat Nusantara. Media Pressindo. Jakarta.
- School of Chinese Medicine. Medicinal Plant Images Database. https://libproject.hkbu.edu.hk/was40/detail?lang=en&channelid=1288&searchword=herb_id=D00338 15-08-2020.