Kepel

Stelechocarpus burahol (Blume) Hook.f. & Thomson

Annonaceae

Lokasi di kebun Buah

Ringkasan

Kepel (Stelechocarpus burahol) adalah pohon langka setinggi hingga 25 meter dari famili Annonaceae, tumbuhan asli Indonesia yang kini menjadi flora identitas Daerah Istimewa Yogyakarta. Dahulu, buahnya hanya boleh ditanam kalangan keraton dan dipakai para putri sebagai deodoran alami penghilang bau badan. Kepel secara tradisional juga dipercaya bersifat antiinflamasi dan membantu menurunkan kadar asam urat.

Agroekologi

Tanaman ini ditemukan di hutan sekunder daerah dataran rendah tropis hingga ketinggian 600 m dpl. Menyukai tanah berpasir dengan kandungan bahan organik tinggi dan kondisi sinar matahari penuh. Biasanya tumbuh baik di antara rumpun bambu.

Morfologi

  • Akar tunggang, tidak berbanir.
  • Batang cokelat-kelabu tua sampai hitam, percabangan monopodial, terdapat tonjolan bekas tumbuh buah.
  • Daun tunggal, elip-lonjong sampai bulat telur-lanset, tepi daun rata, ujung daun runcing, hijau gelap, tidak berambut.
  • Bunga berumah satu, bunga jantan bergerombol (di bagian atas dan di cabang tua), bunga betina (di pangkal batang), harum, gundul atau sedikit berambut.
  • Buah bulat lonjong dengan bagian pangkal agak meruncing, cokelat (matang), perikarp warna cokelat berisi sari buah dapat dimakan.
  • Biji 4-6 tiap buah, elip, panjang 3,25 cm.

Budidaya

  • Perbanyakan generatif (biji) dan vegetatif (stek batang).
  • Biji disemai, pindah kebibitan polibag, bibit setinggi 50 cm dapat ditanam di lapangan dengan jarak 6 x 6 m atau 4 x 4 x 4 m.

Kandungan Kimia

Flavanoid (3,7,3',4'-tetrahidroksi -5-metil flavon), alkaloid, terpenoid, kaempferol-3-Orhamnoside, polifenol dan kuinon.

Khasiat

  • Antiinflamasi, menghilangkan bau mulut dan bau badan, antidiuretik, obat radang ginjal, menurunkan kadar asam urat, antioksidan, kontrasepsi, mencegah kanker.

Simplisia

belum tersedia.

Nama Lokal

Kecindul, Cindul, Simpol, Burahol, dan Turalak.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Asam urat dari Kepel

1. Asam urat

  • Rebus 7 lembar daun kepel dengan 3 gelas air hingga mendidih dan air yang tersisa 1 ½ gelas. Bagi 2 ramuan sama banyak.
  • Minum 2 kali sehari.
Ramuan tradisional Obat radang ginjal dari Kepel

2. Obat radang ginjal

  • Siapkan ± 1 buah kepel matang, cuci buah hingga bersih.
  • Makan langsung daging buah kepel.

Sumber Referensi

  1. Acuan Sediaan Herbal Volume 4 Edisi Pertama. 2008. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Asam Urat)
  2. Widyaningrum H., Tim Solusi Alternatif. 2019. Kitab tanaman obat nusantara. Cet. ke-2. Yogyakarta: Media Pressindo (Obat Radang Ginjal)