Kiwi
Ringkasan
Actinidia chinensis var. deliciosa atau kiwi berasal dari pegunungan Tiongkok bagian selatan dan tengah, di mana buah ini dikenal dengan sebutan 'yangtao' dan telah dibudidayakan sejak ratusan tahun lalu sebelum menyebar ke Selandia Baru, Italia, dan Chili yang kini menjadi produsen utamanya. Selain kaya vitamin C, E, dan B, buah kiwi mengandung enzim actinidin yang berguna melunakkan daging, dan penelitian menunjukkan potensinya dalam mendukung kesehatan kardiovaskular.
Agroekologi
Actinidia deliciosa adalah tanaman yang cukup kuat, mentolerir suhu hingga sekitar -20 °C ketika sepenuhnya tidak aktif, meskipun pertumbuhan muda di musim semi sangat rentan terhadap kerusakan oleh salju akhir dan dapat dibunuh kembali pada -2 °C. Tanaman membutuhkan musim tanam bebas embun beku 6 - 8 bulan. Mereka juga membutuhkan pendinginan musim dingin 600 - 1.100 jam di bawah 7 °C dan musim panas yang panjang dan hangat untuk mematangkan buah. Lebih menyukai tanah asam lempung yang sehat, tidak menyukai tanah alkalin dan menjadi klorosis pada pH 6 atau lebih tinggi. Menoleransi pH dalam kisaran 5,5 hingga 7,3. Menyukai posisi terlindung dan berhasil di semi-teduh tetapi sinar matahari penuh adalah yang terbaik untuk produksi buah.
Morfologi
- Batang berkayu kuat.
- Daun hijau besar berbentuk hati kasar hingga 25 cm, yang berubah warna kemerahan di musim gugur.
- Bunga berwarna putih krem hingga kuning, sedikit beraroma dan lebarnya mencapai sekitar 5 cm. Mereka diproduksi di ketiak daun pada Mei-Juni dan diserbuki oleh lebah. Tanaman betina berbuah jika diserbuki.
- Buah yang terkenal adalah buah beri berwarna cokelat, berbentuk oval, panjangnya mencapai 8 cm, ditutupi dengan bulu-bulu halus. Daging yang dapat dimakan berwarna hijau cerah dengan banyak biji hitam kecil.
Budidaya
Perbanyakan tanaman kiwi dilakukan secara generatif dengan biji. Taburkan biji kiwi di atas media penyemaian berupa tanah gembur atau humus. Biarkan selama 10 hari dan pastikan bibit terlindung dari sinar matahari langsung. Setelah ada daun pada tunas, maka biji kiwi siap untuk ditanam pada lahan.
Kandungan Kimia
Triterpenoid, saponin, dan senyawa fenolik (flavonoid, polifenol, antrakuinon, dan kumarin) bervariasi dalam struktur.
Khasiat
Pengobatan penyakit seperti hepatitis, edema, rheumatoid arthritis, kanker lambung, asma, penyembuhan luka bakar akut, mengobati jerawat dan lingkar hitam mata, kanker payudara, kanker hati dan kerongkongan, dan pengangkatan batu di saluran kemih. Buah, akar, dan batang memiliki sifat diuretik, piretik, dan sedatif. Memiliki aktivitas sebagai antitumor, antioksidan, antiinflamasi, imunoregulator, hipolipemik, antidiabetik, dan aktivitas pelindung kardiovaskular.
Nama Lokal
Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Jerawat
- Siapkan buah kiwi secukupnya cuci hingga bersih kupas ambil dagingnya.
- Haluskan daging buah kiwi dan tambahkan satu sendok jus lemon.
- Biarkan mengering selama sekitar setengah jam lalu bilas dengan air hangat.
- Lakukan selama tiga hari. Anda akan melihat perbedaannya, jerawat akan berkurang dan bekasnya akan memudar.
2. Mengurangi lingkaran hitam
- Ambil buah kiwi secukupnya cuci hingga bersih kupas ambil dagingnya.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Tapal pada mata.
- Penggunaan ekstrak buah kiwi secara teratur pada mata juga dipercaya mengurangi banyak masalah mata lainnya.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens. Plants of the World Online: Actinidia chinensis var. deliciosa (A.Chev.) A.Chev.. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:60458895-2#image-gallery. 16-05-2022.
- Useful Temperate Plants. 2021. Actinidia chinensis. http://temperate.theferns.info/plant/Actinidia+chinensis. 16-05-2022.
- Vivek Kumar Raman, Sunil Kumar Chauhan dan Arijit Chaudhuri. Actinidia deliciosa: A Nature’s Boon to Modern Pharmacotherapeutics. Applied Pharmaceutical Science and Microbiology. https://www.researchgate.net/publication/344545197_Actinidia_Deliciosa_A_Nature's_Boon_to_Modern_Pharmacotherapeutics.
- Xirui He, Jiacheng Fang, Xufei Chen, Zefeng Zhao, Yongsheng Li, Yibing Meng dan Linhong Huang. 2019. Actinidia chinensis Planch.: A Review of Chemistry and Pharmacology. Front. Pharmacol.. https://doi.org/10.3389/fphar.2019.01236.