Laban

Vitex pinnata L.

Lamiaceae

Lokasi di kebun Area Teduh

Ringkasan

Laban (Vitex pinnata) adalah pohon setinggi hingga 25 meter dari famili Lamiaceae yang berasal dari Asia tropis, tersebar dari Myanmar hingga Indonesia. Kayunya yang kuat dan tahan air dipakai membuat pintu, jendela, dan mebel, sementara orang Dayak memakai daunnya sebagai obat disentri. Laban secara tradisional dipakai mengobati sakit perut, demam, dan malaria.

Agroekologi

Vitex pinnata umum ditemukan di daerah yang relatif kering di hutan dataran rendah, di mana ia dapat ditemukan pada ketinggian hingga 1.000 meter. Tanaman ini ditemukan di daerah dengan sinar matahari penuh di mana curah hujan tahunan rata-rata berada dalam kisaran 590 - 1.500 mm, dan suhu tahunan rata-rata 20 - 32 °C.

Morfologi

  • Akar tunggang yang kuat.
  • Batang berkayu, silindris, kulit batang berwarna abu-abu kekuning-kuningan atau coklat muda, halus hingga bersisik dan terkadang bergalur.
  • Daun majemuk, 3 atau 5 helai daun, helai daun tengah elips hampir sessile, dua luar biasanya jauh lebih kecil dari yang lain, ovate atau elips, 3-25 cm, lebar 1,5-10 cm; pangkal bulat sampai bentuk baji, ujung meruncing, tepi rata, tulang daun menyirip 10-20 pasang urat, terdapat bulu berwarna hijau kekuningan.
  • Bunga dalam malai terminal, setiap bunga (diameter sekitar 8 mm) memiliki 5 kelopak putih hingga ungu yang harum.
  • Buah berwarna hitam keunguan (diameter sekitar 5 - 8 cm), bulat, mengkilat dan berdaging.
  • Biji tertutup endokarp batu yang keras.

Budidaya

Laban berkembang biak dengan biji. Sebelum di tanam biji diberi perlakuan perendaman benih selama 15 detik dalam air panas untuk merangsang dan meningkatkan perkecambahan. Benih mulai berkecambah 10 - 40 hari setelah disemai dengan tingkat perkecambahan 60 - 80 %.

Kandungan Kimia

Saponi, tanin, glukosida iridoid (pinnatoside), tiga flavonoid (viscioside, apigenin, dan luteolin).

Khasiat

Mengobati sakit perut, disentri, demam, malaria, luka.

Nama Lokal

Laban, Amola, Gagil, Humulawan, Kalapapa, Kulimpapa batu, Kulimpapa, Leban (Dayak), Simpor, Kulumpapa, Daun menjari Laban, Laben, Leban, Pagil (Kalimantan), Hiketaroe (Pulau Sumba), Pampa (Pulau Komodo), Kopiher (Karo Bahasa), Aloban-Batu, Aloban Kardoek atau Aloban bunga (Sumatra).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Sakit perut dari Laban

1. Sakit perut

  • Ambil kulit kayu laban secukupnya.
  • Cuci kulit kayu dengan air mengalir hingga bersih.
  • Rebus hingga mendidih.
  • Saring hasil rebusan.
  • Minum selagi hangat.
Ramuan tradisional Demam dari Laban

2. Demam

  • Cuci bersih daun laban segar secukupnya.
  • Giling halus bahan hingga menjadi pasta.
  • Tempelkan ramuan pada kening.
  • Lakukan sampai demam berkurang.

Sumber Referensi

  1. Rusyana Yaya. 2011. Laban (Vitex pinnata.) http://floranegeriku.blogspot.com/2011/06/laban-vitex-pinnata.html. 14-09-2021.
  2. Useful Tropical Plants Database. 2021. Vitex pinnata. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Vitex+pinnata. 14-09-2021.
  3. Royal Botanic Gardens. 2017. Plants of the World Online: Vitex pinnata L.. http://plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:865935-1. 14-09-2021.
  4. Flora Fauna Web. 2021. Vitex pinnata. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/5/6/5628. 14-09-2021.
  5. A. Muhammad, Genoveva M. Lenny. 2018. Uji Toksisitas dan Identifikasi Fitokimia Ekstrak Ranting Leban (Vitex Pinnata) dari Putussibau, Kalimantan Barat. Majalah Kedokteran UKI. Vol. 34 No. 2 (2018) : APRIL - JUNI. 
  6. A. Athar, Nathan Mbong, Chad D. Iverson, dkk. 2009. Minor Chemical Constituents of Vitex Pinnata First Published January 1, 2009 Research Article https://doi.org/10.1177/1934578X0900400102.