Lengkuas
Ringkasan
Lengkuas (Alpinia galanga) adalah herba berbatang semu setinggi hingga 2 meter dari famili Zingiberaceae yang berasal dari Asia Tenggara dan kini dibudidayakan luas di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan India. Terdapat dua varietas yang dikenal masyarakat, yakni lengkuas berimpang merah yang lebih sering dipakai sebagai obat dan lengkuas berimpang putih sebagai bumbu masak. Secara tradisional, rimpangnya dipercaya mengatasi panu, rematik, dan masuk angin.
Agroekologi
Tumbuh ideal di daerah dengan ketinggian 1–1.200 m dpl, curah hujan 2.500–4.000 mm/th, suhu udara 25–29 °C, wilayah terkena paparan sinar matahari dengan intensitas yang tinggi. Menyukai tanah yang lembap, gembur, dan berdrainase baik.
Morfologi
- Rimpang berwarna merah atau kuning muda-putih, beruas, permukaan mengkilap, berdaging, berserat kasar, mempunyai aroma khas dengan rasa yang pedas.
- Batang semu, tegak, bulat, kumpulan pelepah-pelepah daun, tidak bercabang, warna hijau kemerahan, permukaan halus.
- Daun tunggal, tangkai pendek, berbentuk lanset ujung meruncing, tulang daun menyirip, berwarna hijau, tepi daun rata.
- Bunga berbentuk tandan tegak, bertangkai, kelopak berbentuk lonceng atau corong, putih hingga putih kehijauan. Mahkota kuncup pada bagian ujung, berbentuk jorong, putih.
- Buah buni, bulat, keras, hijau (buah muda).
- Biji kecil-kecil, lonjong, dan berwarna hitam.
Budidaya
Perbanyakan melalui potongan rimpang yang memiliki mata tunas. Pilih lengkuas tua (9-10 bulan), semai (2-4 minggu) hingga tumbuh tunas dan akar, tanam pada media.
Kandungan Kimia
Terpenoid, tanin, fenol, flavonoid (galangin, kaempferol, kuersetin), saponin, carotol, cineole, fenchyl acetate, β-caryophyllene, methyl cinnammate, camphor.
Khasiat
Obat panu, diabetes, rematik, mengobati masuk angin, diare, menurunkan kolesterol, menjaga stamina tubuh, antikanker.
Simplisia
- Cuci rimpang hingga bersih dan tiriskan.
- Iris rimpang dengan ketebalan 0,2-0,5 cm. Susun irisan rimpang di tampah dan tutupi dengan kain berwarna gelap.
- Keringkan melalui penjemuran matahari ± 2 hari.
- Setelah kering, kemas dalam wadah kedap udara.
Nama Lokal
Halas (Toba), Lengkueueh (Aceh), Halawas (Simalungun), Lakuwe (Nias), Laos (Jawa, Madura), Lengkueh (Minang), Laja (Sunda).
Ramuan Tradisional
Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.
1. Reumatik
- Sediakan 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari dan 1 kuning telur ayam kampung.
- Lengkuas diparut dan diperas airnya, tambahkan kuning telur. Aduk rata.
- Minum 1 kali sehari.
2. Stamina tubuh
- Ambil 100 g lengkuas, 1 liter air, 200 g induk kunyit, 3 batang serai, 3 lembar daun salam, 1 ruas asam jawa, 100 g gula merah
- Kupas dan parut kunyit. Geprek lengkuas dan serai.
- Rebus semua bahan dengan api sedang selama 30 menit, saring kemudian minum.
Sumber Referensi
- Chudiwal AK, Jain DP, Somani RS. 2010. Alpinia galanga Willd. – An overview of phyto-pharmacological properties. India J. Nat. Prod. Resour. 1(2): 143-149.
- Kaushik D, Yadav J, Kaushik P, Sacher D, Rani R. 2011. Current pharmacological and phytochemical studies of the plant Alpinia galanga. J. of Chinese Integrative Med. 9(10):2061-1065.
- Suaib IS, Lakani I, Panggeso J. 2016. Efektifitas ekstrak rimpang lengkuas dalam menghambat aktifitas cendawan oncobasidium theobremae secara in-vitro. E-Jurnal Agrotekbis 4 (5): 506-511.