Lili Paris

Chlorophytum comosum (Thunb.) Jacques

Asparagaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Chlorophytum comosum atau lili paris berasal dari Afrika Tengah dan Selatan, membentang dari Liberia dan Nigeria hingga Etiopia dan Afrika Selatan, serta kini dinaturalisasi luas di berbagai benua—bahkan dianggap invasif di Australia. Tumbuhan ini populer sebagai tanaman hias gantung maupun indoor, sementara dalam tradisi Tiongkok akarnya dipakai mengobati bronkitis, luka bakar, dan patah tulang.

Agroekologi

Chlorophytum comosum tumbuh di berbagai lingkungan mulai dari permukaan laut hingga 1.000 m dpl dan pada tanah sedimen atau vulkanik, yang berasal dari batuan induk granit, dolerit, serpih dan batu pasir dengan pH 5.5-7.5. Di daerah alaminya, curah hujan tahunan rata-rata adalah antara 500 dan 2000 mm. Chlorophytum comosum membutuhkan tempat teduh atau terlindung dari sinar matahari langsung sebagai lingkungan tumbuhnya.

Morfologi

  • Akar memiliki sistem perakaran padat yang terdiri dari umbi berdaging putih memanjang yang menebal dan akar halus. Umbi memiliki bentuk kerucut di kedua ujungnya, panjangnya antara 5 dan 10 cm dan diameternya antara 0,5 dan 1 cm.
  • Stolon tumbuh menyamping. Dari setiap stolon, anakan yang berbentuk seperti laba-laba membentuk daun dan akar. Dengan laba-laba tanaman menyebar secara vegetatif dan merupakan cara yang mudah untuk memperbanyak lili paris.
  • Batang vegetatif pendek dan kekar dengan ruas yang sangat pendek, sedangkan tangkai bunga kaku, kurus, dan sedikit berkeropeng.
  • Daun muncul langsung dari rimpang untuk membentuk roset. Daun sederhana, tanpa tangkai daun, linier-lanset, susunan alternatif dan memiliki warna hijau tua. Laminanya rata, dengan rusuk sejajar, tepi keseluruhan atau sedikit bergelombang, mengarah ke ujung runcing. Dimensi daun bervariasi panjangnya antara 20 dan 45 cm dan lebar antara 0,6 dan 2,5 cm. Pada spesies liar daun berwarna hijau namun telah banyak dikenal yang berbentuk putih atau kuning variegata.
  • Bunga berumah satu (hermaprodit) dan menyelesaikan siklus biologisnya dalam beberapa jam. Mereka disatukan 1 hingga 6 pada perbungaan berkelompok, sumbu yang awalnya tegak, tetapi dalam kurva pertumbuhan penuh, membentuk busur dengan panjang 30 hingga 75 cm (11-30 in). Dimana perbungaan menyentuh tanah planlet berdaun dan akar diproduksi. Setiap bunga individu memiliki bentuk seperti bintang, diameter 1,8 sampai 2 cm (0,7-0,8 in) dan terdiri dari 3 sepal memanjang dan 3 kelopak 0,6 sampai 1 cm (0,23-0,4 in) panjang. Benang sari adalah 6, dengan filamen halus sepanjang 0,3 hingga 0,5 cm (0,11-0,2 inci), dengan kepala sari sepanjang 0,3 hingga 0,35 cm (0,11-0,14 inci). Tangkai putik (style) pendek dan halus dengan stigma kecil dan kapitat.
  • Buah kapsul tiga sel yang mengandung 9 hingga 45 biji.
  • Biji hitam, halus, mengkilat dan rata.

Budidaya

Perbanyakan lili paris dengan pembagian rimpang dan dari planlet.

Kandungan Kimia

Beberapa asam lemak, senyawa isoprenoid dan steroid, 4′-methylphenyl-1C-sulfonyl-β-D-galac-toside.

Khasiat

Menjaga hati tetap sehat, menyembuhkan bronkitis, batuk dan pilek, prebiotik potensial, digunakan dalam penyembuhan tulang dan luka bakar. Memiliki aktivitas sebagai antikanker.

Nama Lokal

Tanaman laba-laba (Melayu).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Batuk dari Lili Paris

1. Batuk

  • Ambil daun segar lili paris secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Peras pasta ambil airnya.
  • Minum.
Ramuan tradisional Obat pencahar dari Lili Paris

2. Obat pencahar

  • Petik daun segar lili paris secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rendam dengan air tunggu hingga beberapa saat.
  • Saring lalu minum.
Ramuan tradisional Luka bakar dari Lili Paris

3. Luka bakar

  • Ambil daun segar lili paris secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Peras pasta ambil airnya.
  • Oles pada luka bakar.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online: Chlorophytum comosum (Thunb.) Jacques. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:532810-1#synonyms. 25-08-2022.
  2. Kalliergeia. Spider Plant (Chlorophytum comosum) - Description and Uses.https://www.kalliergeia.com/en/spider-plant-chlorophytum-comosum-description-uses/. 25-08-2022.
  3. BALAI PENELITIAN TANAMAN HIAS. 2019. CHLOROPHYTUM COMOSUM THUNB JACQUES. http://balithi.litbang.pertanian.go.id/berita-697-chlorophytum-comosum-thunb-jacques.html. 25-08-2022.
  4. Igor V Rzhepakovsky. dkk. 2022. Phytochemical Characterization, Antioxidant Activity, and Cytotoxicity of Methanolic Leaf Extract of Chlorophytum Comosum (Green Type) (Thunb.) Jacq. Molecules 2022, 27, 762. https://doi.org/10.3390/molecules27030762.
  5. Health benefit times. Health benefits of Spider Plant: Spider Plant Chlorophytum comosum. https://www.healthbenefitstimes.com/spider-plant/. 25-08-2022.