Luya-luyahan

Globba campsophylla K.Schum.

Zingiberaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Globba campsophylla atau luya-luyahan adalah tumbuhan endemik Filipina dari keluarga Zingiberaceae yang tumbuh berumpun kecil. Masyarakat lokal secara tradisional memanfaatkannya untuk meredakan demam, batuk, dan pilek, sementara bentuk bunganya yang unik menjadikannya pula digemari sebagai tanaman hias.

Agroekologi

Habitat G. campsophylla, terrestrial di kawasan hutan dipterocarp yang teduh dengan lingkungan lembap. Merupakan tumbuhan bawah dengan rerumputan dan spesies Araceae. Spesies ini juga ditemukan tumbuh sebagian besar di dekat sungai pada ketinggian antara 1.300 sampai 1.400 m dpl.

Morfologi

  • Rimpang pendek, merayap, berdaging dan berumbai dengan akar berdaging berdiameter hingga 1 – 2 cm.
  • Batang dengan 3 - 4 batang berdaun.
  • Daun berbentuk lanset menjadi elips hingga bulat telur, gundul, sessile, panjang 23 – 30 cm, lebar 5 – 7 cm. Ujung atau puncak daun meruncing (acuminate) sampai cuspidate, pangkal atau dasar daun bulat, permukaan adaksial berwarna hijau muda ke hijau tua, permukaan abaksial berwarna keputihan, tepi daun rata. Daun selubung hijau ke arah puncak dan berwarna merah ke marun hingga arah pangkal daun.
  • Bunga memiliki bibir bunga (labellum) segitiga, 2 lobus. Bracts dan bracteoles berwarna putih, caducous (luruh atau gugur). Kelopak (calyx) putih menjadi terang hijau, berbentuk tabung, 3 ujung/bergigi. Filamen panjang, melengkung, labellum putih bergaris kuning sebagian menyatu dengan bunga tabung dan staminodes lateral terpasang di bawah. Benang sari ramping dengan kepala sari berwarna kuning krem ​​dan tidak memiliki taji. Ovarium (bakal buah) bulat, bulat telur, halus. Memiliki perbungaan terminal.
  • Buah kapsul, berbentuk bulat sampai lonjong, beralur, berwarna kehijauan, permukaan licin, panjangnya sekitar 1 - 1,3 cm.

Budidaya

Perbanyakan secara vegetatif melalui rhizhome.

Kandungan Kimia

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Khasiat

Menyembuhkan demam, batuk dan pilek.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Demam dari Luya-luyahan

1. Demam

  • Ambil rimpang dan daun kecil tanaman luyah-luyahan secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus hingga mendididih.
  • Biarkan hangat/dingin.
  • Saring lalu minum.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online: Globba campsophylla K.Schum. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:796712-1. 19-07-2022.
  2. Acma F.M., Mendez N.P. 2018. Noteworthy records of Philippine endemic gingers (Zingiberaceae) in the buffer zone of Mt. Hamiguitan Range Wildlife Sanctuary, Davao Oriental, Philippines. Environmental and Experimental Biology, 16: 111–115. https://doi.org/10.22364/eeb.16.10.
  3. Naïve M.A.K. 2017. Zingiberaceae of Kalatungan Mountain Range, Bukidnon, Philippines. Bioscience Discovery, 8(3): 311-319.