Marasi

Curculigo latifolia Dryand. ex W.T. Aiton

Hypoxidaceae

Lokasi di kebun Utama

Ringkasan

Marasi (Curculigo latifolia) adalah herba tegak setinggi hingga 1 meter dari famili Hypoxidaceae yang berasal dari Indonesia hingga Indo-China. Di Karo, daunnya dipakai membungkus makanan khas cimpa, sementara di Kalimantan seratnya dianyam menjadi tali dan kain tenun. Daging buahnya yang mengandung curculin memberi rasa manis alami dan secara tradisional dipercaya menjadi pengganti gula bagi penderita diabetes.

Agroekologi

Pertumbuhannya menyukai tempat yang lembap dengan sedikit sinar matahari, di bawah naungan pohon. Sebarannya paling banyak ditemui pada
lahan hutan sekunder muda dengan intensitas cahaya 50–70%. Marasi banyak ditemukan di daerah lereng gunung dengan ketinggian 1.500 m dpl.

Morfologi

  • Akar serabut, rimpang berumbi.
  • Batang bulat.
  • Daun tumbuh langsung dari batang dalam tanah, bentuknya memanjang dan bertekstur seperti lipatan-lipatan kecil.
  • Bunga warna kuning cerah, kecil, tersusun rapat, kelopak berjumlah 6, daun pelindung berbulu. Muncul dari sela-sela daun.
  • Buah buni, membulat, diameter 5 mm, warna bening keputihan.
  • Biji banyak, kecil hitam seperti buah naga.

Budidaya

Dibudidayakan secara intensif dengan dua cara, yaitu dengan stolon/umbi akar (vegetatif) dan dengan bijinya (generatif).

Kandungan Kimia

Curculin, asam galat, asam protokatekuat, asam p-hidroksibenzoat, asam gentisat, asam klorogenat, asam vanillat. 

Khasiat

Mengobati sakit ginjal, batuk, sakit kepala, sakit perut, sakit mata, menguatkan fungsi seks, pengganti gula bagi pengidap diabetes, menurunkan demam, melancarkan air seni.

Simplisia

  • Ambil akar (rhizoma) marasi, pisahkan dari kotoran yang menempel.
  • Cuci bersih dengan air mengalir.
  • Iris-iris akar menjadi bagian yang lebih kecil.
  • Jemur di bawah sinar matahari atau dikeringkan menggunakan oven dengan suhu 40 °C hingga kadar air kurang dari 10%.
  • Haluskan dengan blender kemudian ayak.
  • Simpan dalam wadah kedap udara.

Nama Lokal

Sukkit (Toba), Singkut (Karo), Pisi (Lampung), Lentahi (Palembang), Cua mok (Papua).

Ramuan Tradisional

Ramuan berikut merupakan pengetahuan tradisional turun-temurun, bukan pengganti diagnosis atau saran medis profesional. Konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum digunakan.

Ramuan tradisional Mengatasi batuk dari Marasi

1. Mengatasi batuk

  • Siapkan buah marasi dan daun sirih secukupnya.
  • Bersihkan dengan air mengalir bahan.
  • Kunyah bersamaan kedua bahan. Isap sarinya dan buang ampasnya.
Ramuan tradisional Menurunkan demam dari Marasi

2. Menurunkan demam

  • Ambil akar marasi secukupnya.
  • Rebus dengan 1 gelas air hingga mendidih.
  • Minum ramuan selagi hangat.

Sumber Referensi

  1. Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. Molineria latifolia http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Molineria+latifolia. 30-01- 2021.
  2. University Sains Malaysia, 2020. Lemba. (Mengatasi batuk). https://www.amdi.usm.my/index.php/lemba-plantdatabase. 30-10-2020.